Langsat Pecas Ndahe

Juni 1, 2011 § 60 Komentar

Suatu hari yang teduh di Taman Langsat, Jakarta Selatan. Komunitas Bike to Work, Jalan Sutra, dan Langsat, menggelar Kopdar Akbar pada Minggu, 29 Mei 2011.

Belasan komunitas menggelar tenda dagangan dan lebih dari seribu pengunjung mengunjungi acara itu. Kopdar dimeriahkan oleh penampilan Bonita and The Husband. « Read the rest of this entry »

Setahun Pecas Ndahe

Desember 14, 2010 § 25 Komentar

Pada mulanya adalah niat baik. Lalu sebuah gerakan yang bergulir dari sebuah riak kecil menjadi gelombang besar. Tepat setahun yang lalu.

Saya masih ingat hari itu, 4 Desember 2009 gagasan mengumpulkan koin untuk Prita Mulyasari digemakan lewat situs Koin Keadilan. Pada hari-hari itu, Pos Langsat, riuh oleh orang-orang yang datang membawa koin dan para relawan yang menampung dan menghitungnya. « Read the rest of this entry »

Tumpeng Pecas Ndahe

Oktober 28, 2009 § 67 Komentar

tumpengTumpeng nasi kuning menandai acara peringatan Hari Blogger Nasional di angkringan Wetiga, Langsat, Jakarta, tadi malam. Ada sekitar 30-an narablog yang berkumpul menghangatkan acara sederhana di kedai milik Juragan Gembul itu.

Meski tak semelimpah ruah pengunjung Pesta Blogger 2009 Sabtu lalu, narablog yang datang di Wetiga mewakili beragam komunitas. Ada Enda Nasution sebagai tuan rumah yang didampingi Manusia Kursi PB 2009 Iman Brotoseno. Lalu ada para “pemain lama” seperti Nukman Lutfie, Pitra Satvika, dan Epat. Pendatang baru diwakili oleh Tongki yang masih duduk di bangku SMA.

Beberapa komunitas yang hadir, di antaranya, Kopdar Jakarta yang diwakili pasangan Joey-Chichi, Dilla Kepik Cantik, Dita Peri Gigi, Si Manis Oelpha, juru video Goenrock, dan Taufik. Lalu ada Miss Maharrani dari Curipandang. Ada pula Donny BU dan Arief dari ICT Watch yang mampir sebentar. Ada Nopi dari TPC Surabaya. Rara dan Ina Purpleholic dari AngingMammiri, Makassar. Zamroni, Sita, dan Tikabanget dari komunitas Cah Andong, tiga kawan dari Kampung Gadjah aka ID-Gmail, serta beberapa kawan narablog lain yang saya lupa namanya. Maaf.

Apa yang saya dapat malam itu selain tumpeng nasi kuning? « Read the rest of this entry »

Ngerumpiers Pecas Ndahe

Agustus 31, 2009 § 50 Komentar

Mau berbuka dengan yang manis? Mau kenalan dengan pengelola Ngerumpi yang ayu, kinyis-kinyis, dan semok itu? Mau foto bersama para perempuan ceriwis di balik keberisikan Ngerumpi? Mau foto bersama para penulis Ngerumpi? Kenalan? Foto berdua? Minta tanda tangan?

undangan-ngerumpi

Aha! Ki Sanak, pengelola Ngerumpi — sampean tahu kan siapa mereka — yaitu duet maut Simbok Venus dan Silly Sableng, hendak bikin acara kopdar bersama para Ngerumpiers. Ini sebutan untuk anggota, penulis, komentator, pembaca setia, pemandu sorak, pokoknya komunitas penggemar situs Ngerumpi.

Kapan? Di mana? « Read the rest of this entry »

Obrolan Pecas Ndahe

Mei 27, 2009 § 80 Komentar

Boediono, calon wakil presiden yang sederhana dan santun itu, menjagokan Manchester United dalam laga final Piala Champions nanti malam. Sampean pegang siapa?

boediono

Pertama Jusuf Kalla. Lalu Prabowo Subianto. Dan tadi malam Boediono. Itulah daftar politikus yang pernah bertemu blogger dalam tiga bulan terakhir ini. Jusuf Kalla bertemu blogger di Cafe Pisa, Mahakam, Jakarta Selatan, pada 19 Maret 2009 lalu. Prabowo Subianto tatap muka dengan blogger di Restoran Amigos, Bellagio Mal, pada 31 Maret 2009. Nah, Boediono memilih warung angkringan Wetiga sebagai tempat ngobrol bersama blogger pada 26 Mei 2009.

Tuan rumah acara tadi malam adalah Komunitas Langsat yang memberi tajuk pertemuan itu “Obrolan Langsat, Boediono Menjawab.” Komunitas Langsat didirikan oleh para pengurus Politikana dan dagdigdug di Jalan Langsat I/3A, Jakarta Selatan.

Acara itu sengaja diberi label “Boediono Menjawab” karena memang untuk memberi kehormatan bagi calon wakil presiden yang akan mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono menuju kursi RI-1 menjawab isu-isu yang menerpa dirinya, seperti neoliberal, pasar bebas, privatisasi BUMN, dan sebagainya. « Read the rest of this entry »

Wetiga Pecas Ndahe

Oktober 26, 2008 § 31 Komentar

Makanlah dengan lauk lapar. Begitulah leluhur saya dulu pernah memberi nasihat. Bila kita lapar, makanan apa pun jadi terasa enak. Lalu berhentilah ketika kenyang. Makan dan minumlah secukupnya saja karena pada dasarnya kita makan itu sekadar menyambung hidup.

Bertahun-tahun kemudian, setelah saya sudah bisa mencari makan dan minum sendiri, saya mulai mengerti arti nasihat para tetua itu. Saya memahami filosofi tentang makan: bukan makanannya yang penting, melainkan untuk apa kita makan.

wetiga

Maka, Jumat malam lalu, di bawah langit mendung Jakarta, di tepian Jalan Langsat di kawasan Kebayoran Baru, saya pun menyantap makanan berteman rasa lapar di warung angkringan yang baru saja diresmikan: Warung Wedangan Wifi (aka wetiga) yang punya tagline “4 Sehat. 5 Sempurna. 6 Internet.” « Read the rest of this entry »

Tumpengan Pecas Ndahe

Oktober 20, 2008 § 123 Komentar

Mau kopdar? Makan-makan? Ngobrol asyik sampai pagi? Menggelandang bersama bintang-bintang dinihari?

***

Colonel Gembul melebarkan sayap bisnisnya. Setelah sukses dengan usaha warung ayam goreng krispi bermerek dagang Kentaki (kenyang tapi keki), Gembul kini membuka bisnis baru: Warung Wedangan Wifi (aka Angkringan).

Warung kampung kosmopolit WWW itu akan diresmikan Jumat, 24 Oktober, 2008, pukul WIB 20.00 di rumah persinggahan blogger Indonesia dagdigdug di Jalan Langsat 1/3A, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (lihat peta). « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with langsat at Ndoro Kakung.