Ndoro Kakung


Beranda | Arsip


Tumpeng Pecas Ndahe

Oktober 28, 2009 2:00 pm

tumpengTumpeng nasi kuning menandai acara peringatan Hari Blogger Nasional di angkringan Wetiga, Langsat, Jakarta, tadi malam. Ada sekitar 30-an narablog yang berkumpul menghangatkan acara sederhana di kedai milik Juragan Gembul itu.

Meski tak semelimpah ruah pengunjung Pesta Blogger 2009 Sabtu lalu, narablog yang datang di Wetiga mewakili beragam komunitas. Ada Enda Nasution sebagai tuan rumah yang didampingi Manusia Kursi PB 2009 Iman Brotoseno. Lalu ada para “pemain lama” seperti Nukman Lutfie, Pitra Satvika, dan Epat. Pendatang baru diwakili oleh Tongki yang masih duduk di bangku SMA.

Beberapa komunitas yang hadir, di antaranya, Kopdar Jakarta yang diwakili pasangan Joey-Chichi, Dilla Kepik Cantik, Dita Peri Gigi, Si Manis Oelpha, juru video Goenrock, dan Taufik. Lalu ada Miss Maharrani dari Curipandang. Ada pula Donny BU dan Arief dari ICT Watch yang mampir sebentar. Ada Nopi dari TPC Surabaya. Rara dan Ina Purpleholic dari AngingMammiri, Makassar. Zamroni, Sita, dan Tikabanget dari komunitas Cah Andong, tiga kawan dari Kampung Gadjah aka ID-Gmail, serta beberapa kawan narablog lain yang saya lupa namanya. Maaf.

Apa yang saya dapat malam itu selain tumpeng nasi kuning?

Banyak. Ada pidato Enda yang mengingatkan kembali tentang blog, pentingnya narablog sebagai produsen informasi, dan media sosial yang terus berubah, dan sebagainya. Lalu piwulang Kiai Nukman tentang blog sebagai trend sesaat.

Tapi tentu saja, yang paling penting buat saya adalah energi dan aura persahabatan dari kawan-kawan sesama narablog yang terus menggelora malam itu. Senang rasanya melihat antusiasme yang penuh di wajah mereka ketika doa-doa didaraskan dan pidato diucapkan.

Reriungan yang akrab tadi malam juga kembali mengingatkan saya tentang pertanyaan-pertanyaan yang menari-nari terus hari-hari ini: Benarkah blog kehilangan pesonanya? Mengapa para pelopor mulai kehilangan semangat? Bagaimana masa depan blog? Dan seterusnya … Pertanyaan itu menjadi pembicaraan setelah muncul fenomena berhentinya beberapa narablog, terutama yang disebut sebagai para early adopter itu, memperbarui jurnal daringnya.

Saya memang merasa Google Reader saya lebih sering melompong belakangan ini, tak menampilkan pembaruan isi blog beberapa kawan. Tapi lihatlah halaman depan rumah blog lokal seperti dagdigdug dan blogdetik. Belum lagi di penyedia hosting blog luar negeri, seperti Multiply, Posterous, Tumblr, Blogspot, WordPress, dll. Setiap hari ada saja blog yang baru muncul di sana. Artinya, pepatah mati satu tumbuh seribu masih berlaku di ranah blog.

“Kalau isinya hanya copy-paste atau terjemahan dari media lain masih dianggap sebagai blog bukan?” Benny Chandra bertanya melalui Twitter.

Menurut saya, apa pun isinya, sepanjang memakai mesin blog, dia tentu masih disebut blog. Ini seperti pertanyaan apakah para pekerja infotainment itu wartawan bukan?

Menurut Undang-Undang Pers nomor 40 Tahun 1999, “Wartawan adalah orang yang secara teratur melaksanakan kegiatan jurnalistik.” Yang dimaksud dengan kegiatan jurnalistik, menurut undang-undang itu, meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik, dan segala jenis saluran yang tersedia.

Sedangkan blog, menurut Wikipedia, “…. (a contraction of the term “weblog”)[1] is a type of website, usually maintained by an individual with regular entries of commentary, descriptions of events, or other material such as graphics or video. Entries are commonly displayed in reverse-chronological order. “Blog” can also be used as a verb, meaning to maintain or add content to a blog.”

Jadi pekerja infotainment itu ya wartawan juga seperti halnya blog yang isinya hanya copy-paste dari blog lain itu tetap disebut blog. Suka tak suka, begitulah definisinya.

Kalau isinya hanya seperti itu, pantaskah bila blog mulai kehilangan daya pukau?

Mungkin maraknya blog yang berisi tulisan semacam itu yang membuat banyak orang malas membaca-baca blog. Mereka beralih ke media bacaan lain. Barangkali pula itu disebabkan oleh kian banyaknya para narablog yang hiatus dan membuat bacaan bagus kian sedikit. Akhirnya, blog pun kehilangan pesona.

Mengapa para narablog pelopor seperti kehilangan gairah ngeblog?

Kalau menurut saya sih, karena memang begitulah tabiat para pelopor. Mereka selalu mencoba hal-hal yang baru, mengeksplorasi, untuk kemudian menjelajah horison baru. Setelah blog mereka kupas habis, giliran Facebook dan Twitter yang dikunyah-kunyah. Posterous dan Tumblr pun sudah dicoba. Tapi kelak bukan tak mungkin Twitter pun ditinggal dan diganti layanan baru. Entah seperti apa.

Jadi benarkah blog itu hanya trend sesaat?

Bagi para pionir itu mungkin iya. Tapi jangan lupa: selalu ada orang baru, generasi penerus, yang tergoda oleh blog dan tertarik mencobanya. Mati satu, tumbuh seribu ….

Jurnal daring ini menurut saya akan bertahan dan dipakai oleh sebagian kalangan sampai akhir zaman. Ini seperti radio yang diramalkan akan mati begitu televisi muncul. Nyatanya, siaran radio masih didengarkan orang sampai detik ini.

>> Selamat hari Rabu, Ki Sanak. Kapan sampean terakhir ngeblog?

Beri peringkat:

Diposkan oleh: Ndoro Kakung

Kategori: Blog

Tag: , , , , , ,

67 Tanggapan to “Tumpeng Pecas Ndahe”

  1. blog bukan trend sesaat!!
    selamat hari blogger ya Ndor

    By masoglek on Oktober 28, 2009 pada 2:13 pm

  2. Selamat hari narablog, kemarin. Nge-blog dengan hati seperti kata ndoro adalah jawaban yang paling simpel. Untuk berbagi dan tetap melayani hati, kita harus selalu berbagi. Untuk mengolah SQ dan EQ, kita berpikir, lalu menuliskannya dalam blog untuk dicerna hari ini atau besok, oleh saya atau orang lain. Blog itu diary saya yang paling baik karena dia selalu memberi tapi nggak juga suka marah-marah kalau saya banyak ceramah. Selamat juga aku pertamax. Yes.

    By nengยฎatna on Oktober 28, 2009 pada 2:15 pm

  3. Barusan aja aku posting blog!! ahahha.. setelah 3 tahun, napsuku untuk ngeblog masih membuncah2!! ๐Ÿ˜€ kemaren mo sok gabung tapi ternyata gak bisa.. kapan2 deh kenalan yang bener2 proper sama mas wicak.. hehee.. ๐Ÿ˜€

    By titiw on Oktober 28, 2009 pada 2:15 pm

  4. jadi bener nih Blog Hanya Trend Sesaatโ„ข…?

    By JalanSutera.comโ„ข on Oktober 28, 2009 pada 2:15 pm

  5. asyiikk… aku mau ngeblog wae. biar gak dianggap blogger sesaat…..
    nih, aku sumbang sedikit sumpah: http://blontankpoer.com/sumpah-blogger/

    By blontank poer on Oktober 28, 2009 pada 2:15 pm

    1. BLOGGER SESAAT apa BLOGGER SESAT kang? :p

      By nahdhi on Oktober 29, 2009 pada 7:51 am

  6. terakhir ngeblog??? 2 bulan yang lalu kayaknya. Sibuk ama anak Ndor ๐Ÿ˜€
    /*ngeles

    By pinkina on Oktober 28, 2009 pada 2:18 pm

  7. maaf ga bisa dateng, ndoro ๐Ÿ™‚

    By venus on Oktober 28, 2009 pada 2:20 pm

  8. jadi ingat riset IndoPac Edelman + Blogfam, di mana usia blog umumnya sekitar 2 tahun, lalu setelah itu mengalami penurunan kualitas dan kuantitas posting. Sebabnya beragam, dari menikah sampai urusan pekerjaan.

    Kalau melihat yg senior memang sudah banyak yang bertumbangan. Mereka mencoba “tantangan” media baru. Yang junior pasti akan selalu bermunculan.

    Yang kurang adalah, bagaimana yang junior ini bisa lebih dekat dengan senior. Supaya tongkat estafet pun bisa dilakukan. (kok kayak alih kepemimpininan ya?) Intinya sih, supaya yang junior pun tahu bagaimana awal muawal blogging di Indonesia, dan bagaimana mereka menentukan visi blog mereka di masa datang

    *duh hari ini saya kok nulisnya serius terus sih. kembali ngegombal di twitter*

    By Pitra on Oktober 28, 2009 pada 2:20 pm

  9. waah.. daku pengen ikutan makan tumpeng :((
    btw terakhir ngeblog barusan ndoro… *sungkem*

    By iphandotnet on Oktober 28, 2009 pada 2:24 pm

  10. Blog adalah the power of media right on your hand. Kapan yah terakhir ngeblog. Minggu lalu Ndor, kl kapan terakhir ngemikrobloging ya barusan ajah. ๐Ÿ™‚

    By naphi on Oktober 28, 2009 pada 2:24 pm

  11. daku pengen ikut ndorooo…

    By iphan on Oktober 28, 2009 pada 2:25 pm

  12. mnrt saya sih blog bukan trend sesaat ndor. setiap media itu punya kelebihan dan kekurangannya sendiri.. sebagai social media, orang lebih percaya baca ulasan sesama konsumen ttg suatu produk (misalnya), dibanding baca ulasan si produsen.. krn sesama konsumen pasti bicara apa adanya.. makanya walaupun muka2 lama udh ada yg ilang, tapi ada lagi muka2 baru. contoh lain musik itu lebih efektif dipromosiin lewat radio daripada tv padahal radio jangkauannya lbh kecil dr tv.. tapi musik tsbt jadi lebih sering didenger. lbh sticky jadinya..

    jadi pidato gini yah :p oiya sori ndor kmrn ga bs dateng.. selamat hari blogger yah! ๐Ÿ˜€

    By eliabintang on Oktober 28, 2009 pada 2:25 pm

  13. alhamdulillah dua hari berturut2 saya ada posting ndoro ๐Ÿ˜€

    By dony on Oktober 28, 2009 pada 2:27 pm

  14. tumpengnya tolong dikirim Ndoro ke kalsel ..hehee
    salam knal Ndoro

    By Rizal on Oktober 28, 2009 pada 2:27 pm

  15. mau ikut nyoba makan nasi tumpengnya ndorrrr, boleh ngga? hhihiihihii

    By yurika on Oktober 28, 2009 pada 2:30 pm

  16. Tapi jangan lupa: selalu ada orang baru, generasi penerus, yang tergoda oleh blog dan tertarik mencobanya. Mati satu, tumbuh seribu โ€ฆ.

    Yup, ini juga yang saya sampaikan ke salah satu media di Jogja ketika dia mengajukan pertanyaan yang sama, Ndor. Meskipun orang-orang lama tidak banyak yang meng-update blogna dalam intensitas tinggi, tapi masih banyak orang-orang baru yang semakin meramaikan blogosphere ini…huhuhu…..

    Kpan ya saya terakhir update?
    Umm..baiklah, abis ini yaa… ๐Ÿ˜‰

    By sita 'pporicrazy' on Oktober 28, 2009 pada 2:30 pm

  17. Hal apapun pasti ada titik jenuh. itulah alasan Roy suryo bilang blog hnya tren sesaat. ๐Ÿ˜€
    Namun saya tau maksud roy suryo mengatakan itu, ia menyindir untuk tetap semangat ngeblog walau rasa jenuh pasti menghampiri. thank you roy suryo.
    hahahaaaaa

    By Ershad on Oktober 28, 2009 pada 2:38 pm

  18. aku kemaren ngeblog ndor! ๐Ÿ˜€
    Betewe sambel goreng ati-nya di tumpeng kemaren enyyaakkk ๐Ÿ˜›
    Happy blogging all!

    By dilla on Oktober 28, 2009 pada 2:49 pm

  19. aku dah lama gak ngeblog, bahan ada tapi tinggal nunggu passion untuk nulis… doh

    By suprie on Oktober 28, 2009 pada 2:52 pm

  20. Bahayanya tulisan ndoro ini bisa membuat banyak org ninggalin blog, supaya dibilang pionir. hahahaaa

    By Ershad on Oktober 28, 2009 pada 3:01 pm

  21. aku kalo habis ngeluyur sebisa mungkin aku tulis di blog, ndoro.. ๐Ÿ˜€

    saya masih blogger baru, jadi masih pengen terus nulis..

    By zam on Oktober 28, 2009 pada 3:31 pm

  22. kemaren di Loenpia – blogger Semarang adalah hari wajib posting…sebagai perayaan Hari Blog Nasional…
    saya ngeblog dari tahun 2004..timbul tenggelam siy..tapi syukurnya masih teteup semangat mpe sekarang…hehe ๐Ÿ˜‰

    By Yessi Greena on Oktober 28, 2009 pada 3:35 pm

  23. Aduh, video yang kemaren belum ke-edit Hihihi… Pokoknya semalas atau serajin apapun update blog, jangan pernah kehilangan gairah untuk berbagi ๐Ÿ™‚

    By -GoenRock- on Oktober 28, 2009 pada 3:37 pm

  24. dapet salam dari jophn bonham ๐Ÿ˜€

    By balibul on Oktober 28, 2009 pada 3:39 pm

  25. Lha di blog saya kalo ndak membahas soal vasektomi yang komentar sedikit, Ndoro. Lama-lama khan ya males

    By Yahya Kurniawan on Oktober 28, 2009 pada 3:41 pm

  26. Twitter ‘kan blog juga tapi versi mikro … ๐Ÿ™‚

    By aad on Oktober 28, 2009 pada 3:54 pm

    1. menurutku, antara twitter dan Blog konvensional, ya mmg samaยฒ blogging, namun ada jurang lebar yg membedakan antara keduanya.

      By Ershad on Oktober 28, 2009 pada 4:27 pm

  27. saya terakhir kali ngeblog kemarin, ndor.
    selamat hari rabu..

    By morishige on Oktober 28, 2009 pada 4:23 pm

  28. alhamdullilah masih apdet biarpun seminggu sekali :mrgreen:

    By Chic on Oktober 28, 2009 pada 4:26 pm

  29. Lha dalah, saya dah lama menelantarkan blog saya, hampir sebulan ga ada posting.. Nyobain twitter, facebook, tapi err.. saya malah kangen nulis di dashboard blog ๐Ÿ˜€

    Selamat hari blogger, ndoro, semoga bukan yang terakhir..

    By Nazieb on Oktober 28, 2009 pada 5:04 pm

  30. mati satu tumbuh seribu, memang cocok Kang Mas Ndoro. Cuman aja, yang mati kan bisa idup lagi. Masih dianggap bloger pionir kah?
    Kalo tumbuh satu mati seribu, itu namanya virus, malware, etc. Bener ga Ndoro?

    By dapursaji on Oktober 28, 2009 pada 5:48 pm

    1. Wonderful goods from you, man. I’ve understand your stuff proevius to and you are just too wonderful. I actually like what you have acquired here, certainly like what you are stating and the way in which you say it. You make it entertaining and you still care for to keep it smart. I can not wait to read far more from you. This is actually a wonderful web site.

      By Raju on Mei 30, 2012 pada 10:21 am

  31. aku kok yakin kalo di luar sana masih banyak blogger-blogger baru yang mencoba berbagi, bercerita, berkeluh kesah tanpa menghiraukan kicau-kicau dunia keramaian…

    By nicowijaya on Oktober 28, 2009 pada 8:18 pm

  32. lucunya yg dulu rame2 protes pada klaim RS justru sekarang malah ga ngeblog sama sekali

    By hedi on Oktober 28, 2009 pada 10:04 pm

  33. saya kemaren update lagi, setelah sebulan…

    By grubik on Oktober 28, 2009 pada 11:25 pm

  34. Saya belum mau putus ama ngeblog, Ndor. Masih mau berkreasi dalam gagasan, mengaplikasikannya dalam tulisan lalu membagikannya kepada sesama teman…hehe.

    By tukangpoto on Oktober 28, 2009 pada 11:34 pm

  35. ah blog hanya tren sesat *apaa?!!* sesaat ternyata… ๐Ÿ˜†

    kapan yaa terakhir ngeblog? kemaren kayaknya… ๐Ÿ˜€

    By dita.gigi on Oktober 29, 2009 pada 2:50 am

  36. Bagi saya, blog bukan trend sesaat ๐Ÿ™‚
    Saya ngeblog sejak 2002 dan tak pernah dikalahkan oleh Friendster, Multiply, Twitter dan konco2nya meski saya pernah terkubur lama justru gara2 cinta (*halahhhh kenangan masa muda*)

    Kalau Google Reader Ndoro sepi coba add punya saya heheh Insya Allah setiap rabu dan sabtu ada curhat saya yang terbaru..

    Sampeyan kan mau mbaca curhat saya tho, Ndoro? ๐Ÿ™‚

    By DV on Oktober 29, 2009 pada 6:30 am

  37. Kalau arti Blog di Wikipedia kan seperti itu. Kalau menurut undang-undang di Indonesia blog diartikan sebagai apa ndoro? Soalnya kalau nanti ada kasus hukum mengenai blog, yang harus dipakai kan definisi menurut undang-undang, bukannya definisi menurut Wikipedia apalagi definisi menurut ndoro. Iya to?

    By nahdhi on Oktober 29, 2009 pada 7:49 am

  38. Blog mungkin tren sesaat. Tapi keinginan orang utk sharing, adalah abadi. Medianya bisa berpindah. Saya sendiri sejak 2005 sampai sekarang masih konsisten ngeblog, walaupun beberapa saat tergoda dengan Facebook dan Twitter. Sekarang malah lagi semangat menulis. Sayang, banyak hikmah hidup tercecer begitu saja jika tidak dituliskan. Ikatlah ilmu dengan menuliskannya, kata Ali bin Abi Thalib.

    By Roni on Oktober 29, 2009 pada 7:57 am

  39. huaa… nyeselnya ga dateng.. tapi yah, mau gimana lagi? emang saya pas hari selasa kemaren musti cepet pulang buat persiapan cuti ๐Ÿ˜€

    By Billy Koesoemadinata on Oktober 29, 2009 pada 9:19 am

  40. Kepengennya sih tidak menjadi anggota Keluarga Alumni Blogger

    By andrias ekoyuono on Oktober 29, 2009 pada 10:35 am

  41. Tiap Senin pagi, blog Strategi + Manajemen selalu diupdate, tanpa henti, hingga hari ini.

    Jumlah subscriber terus bertambah, dan minggu ini mau menembus angka 4000 (empat ribu) pelanggan. Suatu saat, targetnya bisa punya 10,000 subscibers.

    Blog dengan mutu yang kokoh, dengan tema yang solid, dan ditulis secara konsisten; pasti akan terus bertahan.

    By Yodhia @ Blog Strategi + Manajemen on Oktober 29, 2009 pada 11:57 am

  42. makasih Ndoro.. bukunya zudah dibaca juga ‘ngeblog dengan hati’… Jadi Semangat ngeblog.
    Mohon ijin jadi ‘Penggemar Ndoro Kakung’

    By Budak Bageur on Oktober 29, 2009 pada 12:07 pm

  43. sudah lama nda mampir, sungkem ndoro ^^
    selamat hari blogger juga ya

    By ansella on Oktober 29, 2009 pada 12:47 pm

  44. 4 tahun punya blog, belom pernah kepikiran untuk berhenti dan mengapusnya…

    By Introverto on Oktober 29, 2009 pada 1:53 pm

  45. seorang teman ternyata lebih semangat nulis di blognya setelah dia pulang dari pestablogger09. sepertinya acara tsb membawa berkah. so tetap semangat dan tetap berkarya saja. kadang kalau dipaksakan kita pun jadi biasa.

    By antown on Oktober 29, 2009 pada 10:02 pm

  46. Jika tiada yang abadi di dunia maya maka blog seharusnya berganti nama menjadi tiada; senada dengan pernyataan banyak orang bahwa nobody’s perfect…tapi ketika kukenalkan namaku adalaq nobobody mereka buru-buru menarik ucapannya.

    Salam blogging,
    Baba the ‘nobody’

    By BabaliciouS on Oktober 30, 2009 pada 3:58 am

  47. karena dikutip di sini, saya tulis juga mengapa saya mengatakan “blog memang tren sesaat”. Berdasarkan data, memang demikianlah faktanya:
    http://www.virtual.co.id/blog/blogging/blog-memang-tren-sesaat/

    By Nukman Luthfie on Oktober 30, 2009 pada 9:23 am

  48. Tergantung temanya pak.kalo cocok,malah ga habis2nya dikorek.contohnya indomotoblog yg distrikeri oleh pak triatmono,di gelandangi oleh pak satar-indobikers,dan dikiperi pak taufik.tanpa mengecilkan pemain inti dan cadangan lainnya,tulisan2 beliau2 selalu dinanti untuk dikomentari,maklum banyak orang2 yg terlibat dan berkepentingan di dalamnya .malah banyak yg tertarik ngeblog karena terinspirasi oleh beliau2..seperti saya.
    Kalo saya perhatikan,komentator juga berpengaruh dalam kelanggengan sebuah blog.jika tak ada komen,hambar rasanya kalo mau nerusin postingan2 selanjutnya..

    By lekdjie semprul,dab! on Oktober 30, 2009 pada 5:31 pm

  49. […] memperingati hari blog nasional yang ketiga yang jatuh pada 27 Oktober 2009 yang lalu! Apapun platformnya, ngeblog adalah spiritnya! Bagikan artikel […]

    By Nge-Tweet, Nge-Plurk, Nge-Facebook.. Nge-BLOG! | Donny Verdian on Oktober 30, 2009 pada 8:02 pm

  50. Saya termasuk blogger baru. Rajin nulis baru akhir-akhir ini. Kalau memang trend sesaat, okelah. Bukankah perubahan adalah sesuatu yang abadi dan pasti? Tapi jika ini adalah trend, pasti suatu saat nanti ada gerakan back to blog. seperti mode back to 60’s, 70’s, 80’s. Begitulah.

    Tabik!

    By Budhi Kusuma Wardhana on Oktober 31, 2009 pada 5:52 am

  51. Lha Enda aja jarang banget update blog ๐Ÿ˜›

    By Daus on Oktober 31, 2009 pada 10:52 am

  52. Saya gak kebagian nasi kuningnya ndoro. Jadi makan sego kucing aja deh he2…

    *semangat ngeblog hingga nanti*

    By zulhaq on November 1, 2009 pada 12:20 am

  53. Ngariung sambil makan2 tentu sangat gayeng ya mas.
    Kapan2 ikut ach kalau dekat saja, maklum sudah tuwir ha ha ha
    Selamat dan sukses selalu
    Salam hangat dari Surabaya

    By Pakde Cholik on November 1, 2009 pada 8:13 am

  54. Makan-makan sambil ngobrol bareng tentu sangat asyik, apalagi kalau ada organ tunggal lagu2 campur sari dan dangdhut..wow pasti menambah semarak suasana.
    Makan kenyang dengan hiburan segar tentu mencerahkan jiwa-raga
    Salam dari Jombang

    By MbahKung on November 1, 2009 pada 8:17 am

  55. sUDAH TIDAK DAPAT DItinggalkan yang namanya tumpeng dengan kegiatan peringantan or syukuran in Indonesia. mulai masyarakat desa hingga Eksekutif. “BARANG WAJIB!”

    SALAM PEMUDA!
    Ass

    By AIDS memanggilmu "REMAJA" on November 1, 2009 pada 2:17 pm

  56. blog itu bukan trend sesaat,..
    tapi bloggernya mungkin saja sesat..

    By leksa on November 1, 2009 pada 9:22 pm

  57. blog bukan trend sesaat, namun karena blog bukan kerjaan jadilah ngeblog saat sempat dan saat ada ide saja, mereka tidak malas ngeblog tapi karena masih ada hal lain yg menjadi prioritas untuk dikerjakan.

    Selamat ulang tahun blogger ๐Ÿ™‚

    By aris on November 2, 2009 pada 10:40 am

  58. Tergantung orang dan niatnya ndor, dlm pelbagai kegiatan, tak cuma ngeblog pasti ada istilah (sorry lho) anget2 tahi ayam (padhl sy belum pernah ngemek). akan selalu patah tumbuh hilang berganti, seperti mode. Yang pasti, saya masih berupaya tetap nge-blog (walau kerapnya males juga)….

    By vlisa on November 2, 2009 pada 1:24 pm

  59. Ndoro.. tambahin google readernya pake link.ku aja pasti rame deh gak sepi.. ๐Ÿ˜› hehhe
    kePDan tingkat tinggi ๐Ÿ˜› cabs dulu, mo minum teh drpd dipelototin Ndoro hehehe

    By Eka Situmorang-Sir on November 6, 2009 pada 9:33 pm

  60. Blog hanya trend sesaat berlaku bagi sebuah generasi. Kalau generasi tersebut sudah mengupas habis blog, tentu mereka akan bosan, dan kemungkinan besar dunia blog akan digantikan dengan generasi muda atau generasi dibawahnya. Hehe

    By SmarterDOS on November 22, 2009 pada 8:28 pm

  61. poko’e.. maknyuuuuusssss….. ๐Ÿ˜€

    By eka on Juli 20, 2010 pada 11:27 pm

  62. Pokoke mantap deh…

    By Informasi Terbaru on November 1, 2010 pada 12:13 pm

  63. jadilah bloger yg istiqomah…. (maaf, kalo ngacau)

    By agusisdiyanto on November 2, 2011 pada 6:08 pm

  64. Baca ini jadi senyum-senyum sendiri. Siapa yang sangka sekarang banyak yang senang dapat predikat bloger. bermunculan komunitas yang membanggakan seperti “Emak Blogger” yang saya ikuti, lalu menikmatinya saat mendapat keuntungan finansial dari job riview, kental persahabatan dari copdar, membaur dengan wartawan saat event tertentu. Diperlukan instansi pemerintah sbg corong mereka, sarana empuk buat mereka yang bercita-cita menerbitkan buku, dll…:)

    By mutia on Maret 11, 2015 pada 9:19 am

Tinggalkan Balasan



Mobile Site | Full Site


Get a free blog at WordPress.com Theme: WordPress Mobile Edition by Alex King.