Boediono Pecas Ndahe

Mei 16, 2009 § 93 Komentar

boediono pusingPenunjukkan Boediono sebagai calon wakil presiden yang akan mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono memicu kontroversi. Ia dianggap menganut paham neoliberal, antek asing, dan bertanggung jawab atas pengucuran dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia.

Benarkah Boediono pendukung neolib dan antek asing? Apakah dia bukan figur yang cocok menjadi pendamping pemimpin pemerintahan?

Saya ndak tahu. Tapi rasanya benar apa kata para ahli ekonomi dan orang-orang pintar yang berpendapat bahwa tantangan terbesar bagi Presiden Republik Indonesia mendatang — siapa pun dia — lebih banyak datang dari sektor ekonomi. Reformasi ekonomi masih jauh dari selesai. Angka kemiskinan masih cukup tinggi. Dampak krisis global akan terus berlanjut. Masalah tersebut harus mampu diselesaikan oleh semua kandidat yang ingin menjadi pemimpin pemerintahan.

Boediono, seorang teknokrat dan ekonom, dianggap Yudhoyono sebagai figur yang mempunyai kemampuan menjawab tantangan itu. Apa dasarnya? Doktor ekonomi bisnis lulusan Wharton School University of Pennsylvania, Amerika Serikat, itu sudah membuktikan kemampuannya di bidang moneter. « Read the rest of this entry »

Caleg Pecas Ndahe

April 15, 2009 § 105 Komentar

Gagal meraih suara membuat para calon legislator bertingkah aneh. Ada yang gila, bahkan ada pula yang bunuh diri. Tak siap kalah?

Kalah dan menang dalam permainan itu memang biasa. Tapi kalau kalah dalam pemilihan umum, lain lagi ceritanya. Begitulah kisah yang kita dengar hari-hari ini menyangkut para calon legislator yang gagal meraup suara, padahal sebelumnya sudah merogoh modal tak sedikit.

Kisah tentang mereka yang terlempar keluar dari jalan menuju Senayan itu macam-macam. Ada yang unik, lucu, bahkan yang mengenaskan pun ada. Saya mencuplik beberapa, dari kliping daring yang terkumpul beberapa hari belakangan ini — setelah penghitungan suara pemilu dimulai.

Di Bulukumba, misalnya, caleg Partai Penegak Demokrasi Indonesia, Andi Langade Karaeng Mappangille, bersama tim suksesnya memblokir jalan sepanjang 3 kilometer. Aksi nekat tersebut, menurut situs berita Inilah, diduga akibat perolehan suaranya yang tidak mencukupi menjadi caleg terpilih. « Read the rest of this entry »

TPS Pecas Ndahe

April 10, 2009 § 46 Komentar

Syahdan di sebuah TPS, Pemilu 2009, 9 April 2009. Sebuah karikatur karya Imam Yunni

Syahdan di sebuah TPS, Pemilu 2009, 9 April 2009. Sebuah karikatur karya Imam Yunni.

Enda Pecas Ndahe

Maret 21, 2009 § 57 Komentar

Blogger Indonesia mencatat sejarah baru. Setelah diundang berbincang-bincang santai oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, blogger juga diundang Ketua Umum Partai Golkar itu mengikuti perjalanan kampanyenya.

Inilah untuk pertama kalinya dalam sejarah modern Indonesia ada orang partai, politikus, ketua partai besar, dan orang nomor 2 di negeri ini yang mengajak wakil dari wilayah penulisan daring (online) mengikuti perjalanan politiknya menemui konstituen.

Dan blogger yang beruntung itu adalah Enda Nasution, blogger terkemuka dan pendiri Politikana, situs diskusi politik web 2.0.

Tapi jangan berprasangka buruk dulu, Ki Sanak. Enda bukan pendukung dan sedang berpromosi untuk JK. Dia juga bukan kader Golkar. Seperti yang ditulis Enda di Twitter:

To make it clear. I am not campaigning for JK nor a kader partai. Just invited on the campaign trail. I’ll welcome invitation from others.

Buat saya, Enda adalah blogger yang sangat beruntung mendapatkan kesempatan pertama mengikuti perjalanan politik seorang ketua partai ke daerah. « Read the rest of this entry »

Ndoro Pecas Ndahe

Maret 9, 2009 § 112 Komentar

Ternyata wajah karikatural saya laku juga dijadikan barang dagangan. Setidaknya, seorang calon legislator sampai perlu meminjam tanpa permisi gambar saya yang menjengkelkan ini untuk kampanye. Ha-ha-ha-ha …

ndoro kakung jadi caleg

Siapakah caleg itu? « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with pemilu2009 at Ndoro Kakung.