Wat Pho Pecas Ndahe

April 15, 2013 § 43 Komentar

Pada sebuah siang yang lengas di awal Januari 2013, saya melancong ke Bangkok. Salah satu obyek wisata yang saya datangi adalah Kuil Buddha Tidur.

Silakan tonton video pendek tentang tempat yang pernah dikunjungi oleh Presiden Amerika Serikat Barack Obama ini.

>> Selamat hari Senin, Ki Sanak. Apakah sampean ingin datang ke kuil ini?

Wat Pho Pecas Ndahe

Februari 18, 2013 § 88 Komentar

Di jantung Kota Bangkok yang sibuk dan riuh, ia rebahan dengan kaki selonjor. Raungan kendaraan bermotor dan deru tuk-tuk seolah tak mengganggu posisinya yang santai. Siapakah dia?

Buddha | Wajah Buddha sedang rebahan

Buddha | Wajah Buddha sedang rebahan

Orang menyebutnya sebagai patung Buddha Tidur atau Reclining Buddha. Berada di dalam kompleks Kuil Wat Pho yang asri, patung ini merupakan salah satu daya tarik wisata Bangkok yang wajib dikunjungi. « Read the rest of this entry »

Madame Tussauds Pecas Ndahe

Januari 25, 2013 § 60 Komentar

Jalan-jalan ke Bangkok, Thailand, rasanya kurang lengkap bila tak mampir ke museum patung lilin yang tersohor itu, Madame Tussauds.

foto-8

Museum yang memiliki koleksi replika para tokoh dunia itu selalu memancing rasa penasaran saya. Maklum, saya ingin mengenal lebih dekat sosok-sosok yang biasanya hanya saya lihat dari jauh atau dari fotonya di majalah.

Maka, ketika diajak teman-teman dari Lucid Communications ke Thailand pekan lalu, saya pun menyempatkan diri mampir ke sana. « Read the rest of this entry »

Berlin Pecas Ndahe

Juni 20, 2012 § 68 Komentar

Berlin dalam tiga kata? Jerman, Hitler, dan tembok. Inilah bekal yang saya simpan dalam hati ketika untuk pertama kali menginjakkan kaki di sana, April tahun 2011.

Bekal itu menari-nari sebagai imajinasi. Lalu menjelma menjadi dua video pendek. Tentang Berlin dan Pelabuhan Hamburg. « Read the rest of this entry »

Melbourne Pecas Ndahe

Oktober 20, 2010 § 85 Komentar

Musim semi di Melbourne. Angin berdesir-desir dingin pagi itu ketika pesawat yang saya tumpangi mendarat di bandar udara Tullamarine, Sabtu pekan lalu. Saya naikkan kerah jaket dan bergegas menuju meja imigrasi.

“Welcome to Melbourne, Sir. Have a nice day,” petugas imigrasi itu menyapa dengan ramah.

Saya membalas dengan tersenyum dan berlalu.

Jam di atas pintu keluar menunjukkan pukul 10.00 waktu setempat. Melbourne sudah sibuk. Orang lalu lalang di trotoar. Kendaraan melaju di atas jalanan beraspal yang licin. Tiba-tiba handphone saya berdering. Sebuah SMS masuk.

Ehm! Rupanya dia tahu jadwal saya. Setelah bertukar kabar, saya pun masuk kendaraan yang hendak mengantar ke arah kota Melbourne. « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with travel at Ndoro Kakung.