JakJazz Pecas Ndahe

November 27, 2007 § 41 Komentar

Sudahlah Mas, sudah … simpan saja maaf dan penyesalanmu. Aku tahu bahkan sejak kamu belum mengucap janji itu dan akhirnya tak bisa kau tepati.

Tak usah kau pikirkan lagi kesempatan menonton JakJazz yang lewat begitu saja di depan mata kita. Tak usah kau sesali pekerjaan yang menahan langkahmu itu. Tak usah kau ingat lagi perintah tuan-tuan yang membuatmu tak bisa menjemputku itu.

Tahun depan toh JakJazz bakal datang lagi. Daripada kau mengutuk waktu yang lenyap, lebih baik menyalakan harap.

Aku tahu JakJazz itu tontonan yang begitu merangsang sensasi dan menggoda imajinasimu. Aku juga paham betapa kau ingin menunjukkannya padaku.

Tapi, buat aku, kamulah sesungguhnya pertunjukkan hidup yang tak pernah kehabisan pesona. Warna-warni JakJazz bukan apa-apa dibanding seluruh denyut dan gairah kehidupan yang kau tunjukkan setiap hari kepadaku.

Rayuan gombalmu pastilah tak kalah memukau dibanding lecutan stik drum Gilang Ramadhan. Lekukan tubuhmu yang harum tembakau sekoal toh lebih seksi ketimbang suara serak Syaharani. Bahkan senyummu pun jauh lebih menawan daripada finger tap Wayan Balawan.

Jadi buat apa gundah gulana kalau aku sudah mendapatkan semuanya pada sosokmu? Kamu adalah seni, keindahan, tanpa tepuk tangan. Aku toh bukan pemuja hal-hal yang akhirnya bisa diraih banyak oleh orang, betapapun mahalnya.

Kamu tahu kenapa?

Karena keindahan tak cuma hadir dalam sebuah tontonan bertiket sekian ratus ribu rupiah. Kita toh bisa melihat ada yang indah pada etalase rumah makan di Pecenongan, stempel karet di kaki lima Malioboro, sampul album Pink Floyd, pada segala sesuatu yang sehari-hari, yang sementara, yang sepele — seperti dirimu.

Bukankah di Bali juga keindahan bisa didapat pada patung keramik yang besok mungkin pecah?

Kamu lebih dari segalanya itu. Sebab, kamulah cintaku yang paling sempurna …

>> Surat elektronik seorang perempuan kepada kekasih hatinya yang tak pernah sempat terkirimkan.

Iklan

§ 41 Responses to JakJazz Pecas Ndahe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading JakJazz Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

%d blogger menyukai ini: