Homo Pecas Ndahe

Januari 2, 2008 § 28 Komentar

Tahun baru. Blog baru. Kenapa tidak?

Mumpung masih banyak gagasan dan angan-angan. Senyampang masih ada penyedia hosting gratisan. Bahwa hasilnya kurang memuaskan sampean atau sudah basi, ya itu urusan sampean, bukan urusan saya.

Saya ndak tahu blog komikus sontoloyo ini bakal jadi seperti apa kelak. Mungkin malah berhenti begitu saja kalau saya bosan.

Tentu saja karena membuat komik bukan keahlian saya. Dokter Hewan Tito pasti lebih jagoan soal beginian. Ia tinggal corat-coret sebentar, pasti sudah jadi. Sedangkan saya harus memanfaatkan pertolongan Strip Generator — yang gratisan juga.

Jadi saya ndak berharap muluk-muluk, misalnya jadi komikus seleb. Halah. Biarlah waktu yang menentukan kelak blog ini bakal jadi seperti apa karena saya memang ndak meniatkan apapun. Ndak ngetop yang biarkan saja. Lah wong cuma iseng-iseng.

Begitu pula ketika memilih nama Homo Jakartensis. Jangan tanya kenapa saya memilih nama itu, dan bukan, misalnya, blog komikus. Soalnya pemilihan nama itu juga iseng-iseng. Asal comot yang tiba-tiba terlintas di benak saya.

Semoga sampean terhibur …

Iklan

§ 28 Responses to Homo Pecas Ndahe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Homo Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

%d blogger menyukai ini: