Gembok Pecas Ndahe

April 4, 2008 § 45 Komentar

Headline harian Warta Kota hari ini.

Saya jadi ingat kisah lawas dari balik tembok keraton dan taman sari zaman dulu. Setiap kali sang raja atau sultan pergi berperang, celana dalam permaisuri dan gundik-gundik dipasangi gembok. Kuncinya dikantongi raja.

Bayangkan, bagaimana kalau mereka mau pipis atau pup? Pakai pampers? Lah kalau rajanya pergi berbulan-bulan, apa pampers itu ndak penuh?

Iklan

§ 45 Responses to Gembok Pecas Ndahe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Gembok Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

%d blogger menyukai ini: