Takdir Pecas Ndahe

Mei 23, 2008 § 35 Komentar

Apakah takdir itu sebenarnya? Siapa yang punya?

Ketika tendangan penalti John Terry melebar ke samping gawang Manchester United dan Chelsea gagal merebut piala juara Liga Champions, apakah itu yang disebut takdir?

Rumput lapangan Stadion Luzhiniki memang basah setelah diguyur hujan, tapi dari 14 eksekutor penalti, hanya Terry yang terpeleset. Apakah ini takdir?

Ronaldo memang berhasil menyundul bola masuk ke gawang Petr Cech, tapi mengapa ia juga gagal mengeksekusi penalti? Apakah ini juga takdir?

Saya ndak tahu. Begitu juga saya ndak mengerti siapa saja sebetulnya pemilik takdir.

Apakah ini juga takdir, ketika si Fulan, lulusan universitas negeri ternama dengan indeks prestasi 4, tapi belum juga mendapat pekerjaan setelah lulus dua tahun lalu. Apakah si Fulan tak bisa punya takdir?

Saya ndak tahu. Takdir mungkin milik kita semua. Hanya saja dia sering ngumpet dan kita susah menemukannya. Barangkali juga takdir itu bukan punya siapa-siapa, tapi sering mampir ke mimpi-mimpi kita di malam hari.

Karena itu, ada si Badu yang dari dulu tetap miskin. Ada si Riwut yang dari dulu tak beroleh jodoh dan tetap melajang hingga renta. Ada si Kaya yang berlimpah harta meski kerjanya ongkang-ongkang kaki di kursi bambu.

Sebab, kita tak pernah tahu dan punya jawaban, mengapa John Terry yang sudah bertahun-tahun merumput tapi masih tetap bisa gagal juga melesakkan bola ke gawang. Kita tak tahu kenapa Ronaldo, walaupun sudah mencetak gol, masih gagal memasukkan bola di adu penalti. Kita tak pernah tahu mengapa Si Fulan tak juga dipanggil kerja meski otaknya encer. Kita tak pernah mengerti si Riwut yang cantik jelita tak juga punya pasangan.

Mengapa kita selalu menyebut takdir sebagai simbol, jawaban lain, dari sebuah kegagalan? Apakah karena ini tanda kita sebagai manusia memiliki keterbatasan? Atau kemalasan? Adakah takdir adalah penyangkalan dari ketidakmampuan kita?

Saya ndak punya jawabannya, Ki Sanak. Bahkan khatib yang membawakan khotbah Jumat di masjid dekat rumah saya tadi jadi terdengar lebih sejuk di siang yang panas dan lengas ini pun tak punya. Mungkin sudah takdir.

Dan, sayangnya, saya ndak pernah menemukan takdir dijual di rak-rak pasar swalayan. Kalau ada, saya ingin membeli satu, untuk sampean …

Iklan

§ 35 Responses to Takdir Pecas Ndahe

  • mikow berkata:

    bukan takdir si pemain, tapi emang sudah takdir kalo MU juara LC tahun ini πŸ™‚

  • gessh berkata:

    kalu harga bahan pokok + bbm naik takdir juga?

  • Nayantaka berkata:

    takdir temennya doyok ya?

  • Hedi berkata:

    apakah jadi blogger top seperti sampeyan juga termasuk takdir? πŸ˜›

  • datum berkata:

    menyalahkan takdir mungkin salah satu mekanisme untuk menenangkan hati yang kecewa ndoro… πŸ™‚

    ketika John Terry itu gagal menendang itu sesuai dengan paragraf ndoro selanjutnya, bukan takdir.. tapi namanya “terpeleset” πŸ˜› tapi ndoro seneng kan MU menang??? πŸ˜›

    @nayantaka…
    itu kadir… πŸ˜€
    kalo nkadir itu temennya ndoyok…

  • panditanegara berkata:

    takdir saya ndoro ditempatkan kerja di ujung nusantara,
    tapi takdir saya juga ketemu temen-temen baru yang menyenangkan di sini, plus pengalaman luar biasa.
    udah lama ndak urun komen di blog ndoro, tapi saya ndak pernah melewatkan satu artikel pun lho
    Jalan terus, ndoro! πŸ™‚

  • Chic berkata:

    laaaaah.. Ndoro ngomongin soal takdir juga.. hihihihi πŸ˜›

  • liemz berkata:

    hmm, jadi bertanya-tanya,
    “Apa benar yang namanya takdir itu sudah ditentukan oleh Yang Di Atas?”

  • KiMi berkata:

    Mungkin gak ya John Terry menyalahkan takdir karena dia gagal eksekusi penalti? πŸ˜€

  • ika berkata:

    saya masih melajang,,,bagaimana ini??? *takdir oh takdir* πŸ˜€

  • btw khotbah jum’at-nya ngomongin takdir Ronaldo g’?

  • dobelden berkata:

    karena tidak bisa melewati batas kemampuan tuhan ndoro πŸ˜€

  • Nonton berita tadi pagi, John Terry pas langkah terakhir mau nendang penalti, cederanya kambuh. makanya penaltinya melenceng. aya2 wae πŸ™‚

    Takdir nya belum waktunya. Semua nya pasti ada waktunya. Semuanya sesuai dengan rencana Yang Di Atas. Rencanya NYA yang sempurna ituh untuk ciptaan NYA.

  • Aris Heru Utomo berkata:

    Kalau PSSI enggak pernah juara, apakah itu namanya takdir? Terus kalau Ketua Umum PSSI dipenjara dan kekeuh utk tetap jadi Ketua, apakah itu juga takdir?

    Btw, mau takdir si Terry kepleset atau tidak, saya senang MU yg ditakdirkan juara. Bravo MU!

    *enggak pernah berharap PSSI atau klub Indonesia ditakdirkan menjadi juara di event internasional kalau sistemnya masih seperti sekarang ini*

  • Gum berkata:

    kalau memang dijual bebas, takdir seperti apa yang mau njenengan belikan buat saya, pak?

    saya belikan bukunya Sutan Takdir Alisyahbana saja. mau?

  • silent reverie berkata:

    Semoga aku ditakdirkan ketemu Kaka-Ac Milan πŸ™‚

  • indra berkata:

    Ntar Taun Depan Lah Takdir Chelsea Jadi Juara

  • dilla berkata:

    Yang punya takdir cuman Yang Di Atas, ndoro… Jadi belinya ya sama Dia…:)

  • […] dikutip dari blog Ndorokakung, ketika tendangan penalti John Terry melebar ke samping gawang Manchester United dan Chelsea gagal […]

  • […] dikutip dari blog Ndorokakung, ketika tendangan penalti John Terry melebar ke samping gawang Manchester United dan Chelsea gagal […]

  • rubeno berkata:

    takdir memang kejam… πŸ˜€

  • suryo berkata:

    sebut saja kegagalan itu sebagai disharmonisasi dengan lingkungan, dengan alam.
    karena meliputi multi faktor, tentu saja bahkan kalau ada yg jual, kita tidak mampu membelinya πŸ™‚
    dan sebut saja harmonisasi dengan alam sebagai keberuntungan..

  • funkshit berkata:

    takdir.. alesan terakhir dari sebuah kegagalan.. kasian takdir selaludisalahkan

  • usamah berkata:

    “Apakah ini juga takdir, ketika si Fulan, lulusan universitas negeri ternama dengan indeks prestasi 4, tapi belum juga mendapat pekerjaan setelah lulus dua tahun lalu. Apakah si Fulan tak bisa punya takdir?”

    Definisi takdir :adalah suatu ketetapan akan garis
    kehidupan seseorang, bukan barang jadi atau lucky.

    Tetapi takdir hasil dari sebuah usaha, bukan ongkang2 kaki lantas dapat kerjaan atau lulus dg nilai cum laude(kemelu)hehe

  • usamah berkata:

    Dan takdir bisa baik juga bisa buruk

  • ngodod berkata:

    apkah juga takdir kalo AC MILAN musim depan hanya tampul di Piala UEFA… Tidak…!!!! :((

  • silly berkata:

    Saya tidak pernah bisa membedakan mana takdir yg tidak mungkin saya rubah, mana takdir yg butuh usaha saya agar bisa merubah keadaan…

    Takdir… hanya Dia yg berhak menentukan takdir seseorang, kita hanya wajib menjalaninya dengan Iklhas bukan???… πŸ˜€

    duh, gak nyambung yah, lagian lagi males ngomongin bola… Toh MU juga menang khan??? (Ehh, harusnya ikutan jingkrak2 dong ndoro, kok postingannya malah kek gini, hehehe… dari kemarin sampe bingung mo komen, kenapa MU menang posting kok malah ngomongin ‘takdir’, yg biasanya berhubungan dengan perasaan mellow seseorang, seperti dirikyu, hehehehe… )

  • detnot berkata:

    hidup emyulah pokoknamah ndoro !

  • kelakuanku berkata:

    Kalau saya mah hidup PSIS Semarang ajah deh…..
    Tapi walau bagaimana kelakuan pengurus PSSI,… yg bikin deg-degan kalo lg main ya cuma PSSI.. walaupun hasilnya kalah mulu…..

    Salam kenal ndoro…

  • Julia berkata:

    ..mo makan tahu, gigit cabe nya dulu.. tapi ending nya tuh tahu malah jatoh ke tanah di senggol orang..
    bibir panas-pedih-perih-puedez apa daya ga ada tukang teh botol..

    kaya nya ituh takdir juga, Ndoro..

  • ning berkata:

    pangapunten ndoro,
    kesupen asale tepangan, dalem kesengsem kaleh postingane jenengan ndiko, ndoro kakung…

    pun melok2 koment jhe’.
    jebule durung kenalan, hehehee….

    ndoro kakung maniac lahhh POKOKE’

    maniac? wah, gawat .. πŸ˜›

  • ning berkata:

    sing “maniac” kulo ndoro,
    keno virus “pecasndahe”

    wuenyak..enyak..enyak…

    hiiiiiiiiiiii….
    gek-gek, TAkdir Kulo (???)
    ampuuuuuuunnn!!!!!!!

  • Veen berkata:

    oalah, jeru pol ndoro.. ngebahas takdir tu ibarat kita yang, *you know lah* manusia biasa, terbatas daya jangkaunya. ‘So be it’, gitu.. Biarlah Tuhan yg ngatur. Kita usaha saja.. mudah-mudahan naik kelas kelak, dapet nilai bagus dari-NYA, loh kayak ujian sekolah aja(emang iya kalee) , gak nyambung ya? wakawakwak..! maap deh

  • Veen berkata:

    [..} saya masih melajang,,,bagaimana ini??? *takdir oh takdir* ..

    Takdir baru saja menyapa.. takdirku membaca komenmu mbak ika..
    hikikikik…

  • Daeng Nuntung berkata:

    Duh, senangnya jumpa dengan ndorokakung di Makassar tadi malam… makasih sudah berbagi dengan kawan-kawan Blogger. Impresif…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Takdir Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

%d blogger menyukai ini: