Summer Course Pecas Ndahe

Maret 13, 2009 § 66 Komentar

kompetiblog-banner

“Ke Belanda dengan Rp 4.000,” kata Paman Tyo.

Dalam hati saya membatin, “Ah, kemahalan. Anak-anak Jogja hanya perlu mengeluarkan Rp 1.000 agar dapat terbang ke Belanda.”

Loh memangnya ada apa ini? Ho-ho-ho … jangan bingung dulu, Ki Sanak. Saya dan Paman sedang membicarakan tentang kompetisi blog berhadiah utama summer course di Negeri Kincir Angin. Kompetisi ini resmi diumumkan pada Selasa, 10 Maret 2009.

Kompetisi yang dibuka untuk wartawan dan non wartawan ini akan berlangsung mulai 15 Maret dan berakhir pada 30 April 2009. Tertarik? Apa saja syarat dan ketentuannya? « Read the rest of this entry »

iPhone Pecas Ndahe

Maret 10, 2009 § 173 Komentar

Direncanakan dijual sekitar Rp 10 juta, akankah iPhone laris manis tanjung kimpul?

iphone1Produk canggih yang dinanti-nantikan itu akhirnya datang juga. Kalau tak ada aral melintang, iPhone secara resmi akan mendarat di Jakarta pada 16 Maret 2009. Sepekan kemudian, sekitar 23 Maret, iPhone akan pertama kali diperkenalkan dan dijual ke publik.

Sampean mungkin juga sudah mendengar kabar itu. Saya yakin sampean juga sudah tahu bahwa Telkomsel adalah operator yang mendapatkan hak eksklusif menjual iPhone di Indonesia. Tapi pernahkah sampean mendengar gosip di balik gegap-gempita kedatangan iPhone di Indonesia?

Sumber-sumber saya menceritakan banyak hal tentang iPhone, bagaimana kerja sama dengan Telkomsel diperoleh, lika-liku perdagangan, juga prospek penjualan produk mutakhir buwatan Steve Jobs dkk. itu.

Sampean boleh percaya, boleh tidak. Saya memang belum mengkonfirmasi cerita kawan saya itu ke pihak-pihak terkait. Tapi sebagai obrolan di blog, kisah itu tampaknya perlu juga sampean ketahui. Seperti apa gosip panas itu? « Read the rest of this entry »

Ndoro Pecas Ndahe

Maret 9, 2009 § 112 Komentar

Ternyata wajah karikatural saya laku juga dijadikan barang dagangan. Setidaknya, seorang calon legislator sampai perlu meminjam tanpa permisi gambar saya yang menjengkelkan ini untuk kampanye. Ha-ha-ha-ha …

ndoro kakung jadi caleg

Siapakah caleg itu? « Read the rest of this entry »

Abdul Hadi Jamal Pecas Ndahe

Maret 4, 2009 § 218 Komentar

Bagaimanapun pandainya seseorang menyembunyikan borok, Internet sanggup membongkarnya. Bau busuk yang disimpan rapat-rapat bakal tercium juga.

shout boxSaya mendapatkan pelajaran itu dari kasus Abdul Hadi Djamal. Anggota DPR RI Komisi Perhubungan ini ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi karena diduga menerima suap pada Senin malam lalu.

Dalam sekejap, blog pribadi anggota Partai Amanat Nasional ini mendadak kena imbas. Pengunjung ramai-ramai meninggalkan komentar bernada caci-maki dan hujatan di shout box. Aksi kecaman ini bahkan diberitakan di media-media daring seperti Tempo Interaktif.

Mungkin agar tak membuat citra Hadi Jamal kian tercoreng, admin/tim suksesnya segera bergerak. Mereka memblokade akses ke blog itu. Penutupan sementara blog itu berlangsung sekitar pukul 18.00 – 19 WIB. Dalam kurun waktu tersebut, pengakses hanya mendapatkan satu halaman bertuliskan, “Blog ini terbuka hanya untuk pembaca yang diundang saja.”

Mulai tadi pagi ini, blog itu sudah bisa diakses lagi. Tapi tampilan dan isinya berubah total.

Header blog yang semula bertuliskan “Ir Abdul Hadi Djamal MM, Anggota Komisi V DPR RI (Saat Ini Kembali Mencalonkan Diri Sebagai Anggota Legislatif Dari Partai Amanat Nasional (PAN) Di Daerah Pemilihan I Sulsel meliputi Kota Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, dan Selayar” telah berubah menjadi “Perjuangan Tidak Berakhir di Ujung Terali Besi Pak!!!” « Read the rest of this entry »

PKN Pecas Ndahe

Maret 3, 2009 § 84 Komentar

Kali ini kita ngobrol tentang anak sekolah dan pekerjaan rumahnya. Syahdan ada seorang bocah lelaki dari salah satu kota satelit Jakarta. Dia masih duduk di bangku kelas 3 sebuah sekolah swasta cukup ternama, cabangnya ada di mana-mana.

Pada suatu hari, ibu guru meminta anak itu dan semua murid kelas 3 membuka buku pelajaran PKN atawa Pendidikan Kewarganegaraan. Pagi itu, ibu guru hendak menerangkan materi tentang harga diri. Setelah menerangkan panjang kali lebar, lengkap dengan contoh-contohnya, ibu guru mengambil kesimpulan atas pelajaran itu.

“Jadi harga diri adalah penilaian seseorang terhadap diri orang lain. Orang lain menilai diri kita berdasarkan tingkah laku kita. Paham anak-anak?” tanya ibu guru.

Murid-murid serentak menjawab, “Pahaaaaaaaaaam …”

Ibu guru melanjutkan penjelasannya. “Harga diri seseorang berperan penting dalam pergaulan. Orang yang harga dirinya baik adalah jika orang itu bertingkah laku sesuai norma. Sebaliknya, orang yang harga dirinya tidak baik adalah orang tingkah lakunya tidak sesuai norma. Tahu bedanya anak-anak?”

Anak itu menjawab berbarengan dengan teman-temannya, “Tahuuuuuuuuu …”

“Nah, kalau sudah tahu, sekarang ibu akan memberikan PR untuk kalian. Kalian harus membawa gambar-gambar contoh orang yang harga dirinya tidak baik. Tidak usah banyak-banyak. Satu saja sudah cukup. Besok dikumpulkan ya. Mengerti?” tanya ibu guru.

“Mengertiiiiiiiiiii …” jawab murid-murid. Dan bel tanda pelajaran berakhir pun berdentang. Murid-murid pulang dengan riang. « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently viewing the archives for Maret, 2009 at Ndoro Kakung.