Presidenku Pecas Ndahe

Mei 1, 2009 § 122 Komentar

senyumnya itu lo, dooooh ...

senyumnya itu lo, dooooh ...

Time kemarin mengumumkan daftar 100 tokoh paling berpengaruh di dunia (The 2009 Time 100). Salah satu tokoh yang masuk daftar itu adalah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk kategori leaders and revolutionaries. Daftar lengkapnya bisa dilihat di sini.

Pengumuman itu mengakhiri polemik yang sempat merebak di milis, situs berita daring, blog, dan warung-warung kopi. Sebelumnya, beberapa kalangan menyangsikan berita pencalonan Yudhoyono di Time 100.

Mengapa SBY terpilih dan bagaimana kriteria pemilihannya? Saya ndak tahu. Tapi mantan Deputi Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menulis di situs Time:

The changes taking place in Indonesia today are among the most remarkable developments in the Muslim world. The country’s transition from authoritarianism has proved that as a democracy, Indonesia can be culturally vibrant and economically prosperous.

Since winning the presidency in 2004, Susilo Bambang Yudhoyono has managed to keep the nation afloat, even during the current global recession. However, significant challenges lie ahead. Poverty remains pervasive in Indonesia, and the government must press onward with improvements to the country’s ailing infrastructure. Businesses are confronted with a bewildering array of regulations, and the country pays a heavy price in corruption and bribery.

The coming presidential election promises to be good to Yudhoyono, 59, thanks in no small measure to his having for the most part delivered on his promises. The history of Indonesia’s democratic journey may not be that long, but it has thus far shown that the country’s people will not re-elect a President who falls short of expectations.

Saya sepakat. Pemimpin yang tak mampu memenuhi harapan rakyat yang mendambakan perbaikan dan kesejahteraan tentu tak akan terpilih lagi. Ini tantangan buat Yudhoyono.

SBY menjawab tantangan itu dengan maju kembali sebagai calon presiden berbekal persiapan matang. Tim suksesnya bahkan telah membuat situs dukungan SBY Presidenku yang baru muncul pekan ini. Situs tersebut melengkapi media daring Presiden SBY yang lebih dulu ada.

Anto, blogger Cahandong yang kondang itu, menilai situs SBY Presidenku memiliki logo “kayak aqua”, dan ia meledek, “Presiden kok tersipu-sipu.”

Moga-moga Anto tak mendapat masalah hanya karena menilai situs baru itu dengan gayanya yang “khas Jogja.” Ia tentu tak bermaksud menghina Presiden. Pun dia pasti hanya ingin mengekspresikan kesannya secara spontan.

Apa pun, kemunculan situs SBY Presidenku mengingatkan kita pada situs Presiden Amerika Serikat Barack Husein Obama. Desain dan warna kedua situs sangat mirip. Tapi tentu saja ada sejumlah perbedaan.

obama

Title situs Obama adalah “organizing America.” Title SBY Presidenku adalah “SBY Presidenku | Lanjutkan!” Mana yang terdengar inspiring?

Situs Obama menampilkan kutipan, “I am asking you to believe. Not just ability to bring about real change in Washington … I’m asking you to believe in yours.” Situs SBY memunculkan kutipan, “Mari lanjutkan perjuangan kita untuk hari esok yang lebih baik.” Mana yang sepertinya keluar dari mulut pemimpin yang passionate?

Satu lagi, fotonya … ya foto kedua tokoh itu di kedua situs. Situs Obama menampilkan presiden berkulit hitam itu sedang meneken sesuatu. Situs SBY Presidenku memasang foto wajah Yudhoyono yang sedang — seperti kata Anto — tersipu atawa senyum malu-malu. Mana yang citranya terlihat sebagai seorang pemimpin yang giat bekerja?

Situs Obama punya andil mengantarkan mantan Senator Illinois itu menuju Gedung Putih. Akankah situs SBY Presidenku juga berperan membawa warga Cikeas itu ke kursi RI-1?

>> Selamat hari Jumat, Ki Sanak. Nanti malam sampean hendak hang out ke mana?

Iklan

Tagged: , , , , ,

§ 122 Responses to Presidenku Pecas Ndahe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Presidenku Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

%d blogger menyukai ini: