Picture Pecas Ndahe

Februari 10, 2010 § 67 Komentar

Jika gambar adalah puisi, berapa larik kalimat yang dituliskannya? Entah. Mungkin puluhan. Barangkali ratusan. A picture is worth a thousand words, kata orang.

Bagi saya, foto-foto yang terpampang di Poetic Picture memang bernilai lebih dari ribuan kata. Bagaikan puisi. Kita bisa melihat passion and soul di sana, juga kedalaman bahkan renungan fotografernya.

Sang fotografer, orang di balik Poetic Picture, Sasha namanya. Di Twitter, Sasha dikenal dengan julukan @poeticpicture alias Marrysa Tunjung Sari. Aha, siapakah dia?

Saya belum begitu lama mengenalnya. Seperti yang dia tulis di sini, perkenalan kami begitu singkat — dalam sebuah sesi obrolan tentang blog. Terjadi begitu saja.Tiba-tiba dia memberi kabar bahwa blognya sudah jadi.

Begitu saya buka, olala … saya terpana. Blog itu ternyata ditaburi foto-foto hitam-putih yang membuai mata. “Aku memang pakai black and white karena aku ingin menangkap soul mereka,” kata Sasha.

Jiwa. Ya saya melihat semua potret di blog itu bukan sekadar gambar yang beku, melainkan lukisan yang bernyawa. Hidup. Sasha berhasil mengabadikan setiap momen secara pas, menggambarkan citra dan suasana hati orang yang difoto.

Sasha memang fotografer dengan style berbeda. Karyanya tersebar di mana-mana, termasuk di FotograferNet. Pergaulannya luas. Dan, ini yang penting, ia membuka klinik tanya-jawab tentang fotografi lewat Facebook. Sesekali dia melakukannya secara offline.

Maka, adalah suatu kehormatan bagi saya ketika tiba-tiba Sasha meminta saya jadi modelnya. Soalnya saya merasa bukan siapa-siapa. Saya bahkan setengah tak percaya mendengar permintaan dia. Maklum, saya bukan model. Tampang saya jauh dari enak untuk dilihat. Tapi bukan Sasha namanya kalau tak mampu membujuk calon modelnya. Percayalah, dia sangat piawai, hihihi….

Jadilah pada sebuah sore yang lengas, saya menjadi model dadakan. Sasha menjepret wajah saya berkali-kali, menghabiskan beberapa gigabita stok memori kameranya, frame demi frame. Sampean juga bisa melihat salah satu hasilnya di sini.

Mana foto-foto sisanya? Ah, itu pertanyaan retorik ….

>> Selamat hari Rabu, Ki Sanak. Sampean mau difoto Sasha?

Iklan

§ 67 Responses to Picture Pecas Ndahe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Picture Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

%d blogger menyukai ini: