Badminton Pecas Ndahe

Juni 20, 2011 § 69 Komentar

Seorang atlet tak lahir dalam semalam. Ia telah berjalan jauh sebelum akhirnya tiba di puncak kejayaan. Legenda bulutangkis Indonesia Rudy Hartono, juga “raja smash” Liem Swie King, atau Hastomo Arbi, Taufik Hidayat, misalnya, berbulan-bulan menggedor dirinya sendiri. Mereka mengibaskan raket ribu kali, berlari puluhan kilometer memutari lapangan, mengangkat barbel, senam, push-up, sit-up, dan seterusnya

Tubuh memang tak bisa dibiarkan terkulai seperti baju lusuh. Tubuh seorang atlet ibarat busur yang direntang sebelum sebuah performance ditembakkan.

Tubuh juga misteri. Banyak hal bisa terjadi pada saat yang menentukan tiba. Latihan berbulan-bulan pada dasarnya adalah untuk mengatur pelbagai hal yang mungkin itu ke dalam suatu tertib. Dan pertandingan, seperti yang terjadi sirkuit bulutangkis Djarum Super Serius, adalah ujian terpuncak untuk mengalahkan misteri itu.

Seorang atlet dengan demikian, jauh di dasar dirinya, adalah seorang yang sendirian.

Itulah yang umumnya tak terlihat oleh para penonton, ketika seorang atletbertanding. Memang ada lawan, tapi pada akhirnya lawan terutama ada dalam diri sendiri. Memang ada bendera, semangat nasional, lagu kebangsaan, janji-janji. Tapi jantung yang seperti digenjot kaki setan itu bukan milik jutaan orang. Juga ketegangan, juga kecemasan, sebenarnya tak dapat dibagi-bagi.

Tapi semangat bisa disuntikkan. Atlet badminton Indonesia yang sedang turun prestasinya perlu dukungan untuk memulihkan kepercayaan diri. Dulu kita pernah memiliki raja dan ratu penguasa All England, Thomas Cup, juga pasangan peraih emas Olimpiade Alan Budi Kusuma-Susi Susanti. Tapi sekarang tidak lagi. Prestasi Taufik Hidayat, Hayom Rumpaka, maupun Simon Santoso memprihatinkan.

Jika mereka sekarang mega-megap prestasinya, kita perlu mengulurkan bantuan. Salah satu yang ikut mendorong kembalinya kejayaan Indonesia adalah orang-orang yang menggulirkan gerakan dukungan di Kami Percaya.

Gerakan ini berawal dari inisiatif seorang Kaskuser yang ini ingin menumbuhkan optimisme kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa Indonesia adalah Nation of Badminton dan prestasi bulutangkis Indonesia pasti bangkit lagi.

Untuk memberikan dukungan pada gerakan Kami Percaya itulah dibuka situs ini. Setiap dukungan sampean sangat berarti … dan ada hadiahnya berupa 10 tiket untuk 5 pemenang setiap hari untuk pertandingan Djarum Super Series pada 21 – 24 Juni 2011; 6 tiket untuk 3 pemenang menonton semifinal 25 Juni 2011; dan 6tiket untuk 3 pemenang menyaksikan final 26 Juni 2011.

Sampean juga bisa ikut mendukung gerakan itu dengan pelbagai cara, di antaranya menunggah foto-foto ekspresi dukungan untuk tim bulutangkis Indonesia di situs kamipercaya.com. Sampean boleh menampilkan foto diri sampean sendiri, saudara, teman, pacar, suami, istri, atau anak dengan menggunakan atribut seperti kostum, topi, dan cat wajah. Foto-foto itu akan disandingkan dengan foto-foto milik fans lainnya di Wall of Support.

Semakin kreatif fotonya, semakin besar kesempatan mendukung tim bulutangkis Indonesia langsung di stadion akan semakin besar. Karena, ada hadiah 10 tiket untuk 5 pemenang setiap hari untuk pertandingan Djarum Super Series pada 21 – 24 Juni 2011; 6 tiket untuk 3 pemenang menonton semifinal 25 Juni 2011; dan 6tiket untuk 3 pemenang menyaksikan final 26 Juni 2011.

Dukungan kepada tim bulutangkis Indonesia juga bisa dilakukan melalui SupportIndonesia, mengikuti akun Twitter @Indonesia_NoB, bergabung di Facebook Fan Page Indonesia Nation of Badminton.

Para pengguna BlackBerry juga punya pilihan untuk mendukung dengan mengunduh aplikasi di halaman aplikasi ini. Dalam aplikasi itu ada berita, jadwal, hasil pertandingan,quiz berhadiah tiket.

Para pendekar badminton Indonesia menunggu dukungan sampean. Kita pasti mampu bersama-sama membangkitkan lagi kejayaan bulutangkis Indonesia.

>> Selamat hari Senin, Ki Sanak. Apakah hari ini sampean sudah memberikan dukungan?

Iklan

Tagged: , , , ,

§ 69 Responses to Badminton Pecas Ndahe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Badminton Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

%d blogger menyukai ini: