Agustus 19, 2011 12:40 pm
Nyatakan dengan jempol. Begitulah ungkapan yang sekarang sedang ngetren. Dulu kita mengacungkan jempol sebagai tanda menyatakan setuju atau mengatakan bagus. Orang Jawa mengacungkan jempol untuk mempersilakan orang lain berjalan mendahului. Sekarang, dengan bantuan jari-jemari, jempol juga dipakai untuk ikut upacara, menaikkan bendera, atau bersedekah.
Upacara digital dengan jari dan jempol itu digelar oleh komunitas Indonesia Optimis. Pada perayaan hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus, yang jatuh pada Rabu lalu, komunitas tersebut menggelar upacara bendera secara digital di situs ID-Optimis. Cukup dengan menggerakkan jari dan jempol di komputer, laptop, tablet, atau telepon pintar untuk masuk ke situs itu, pengunjung sudah menjadi peserta upacara. Dan seluruh prosesi upacara bisa diikuti di layar gadget.
Jika hendak mengikuti prosesi lainnya, seperti pembacaan teks proklamasi, mengheningkan cipta, atau pidato amanat pembina, peserta upacara bisa membuka akun Twitter @ID_Optimis.
Ada enam pembina yang menyampaikan pidato digital, di antaranya Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan dengan akun Twitter @aniesbaswedan; pendiri situs Kaskus, Andrew Darwis (@adarwis); serta pesepak bola nasional Bambang Pamungkas (@bepe20), sutradara Iman Brotoseno (@imanbr), penulis buku Iwan Setiawan, dan Valencia Meike Randa, ibu yang peduli terhadap anak anak autis & pendiri @Blood4LifeID.
Peserta upacara dipersilakan memilih sendiri pembina yang pidatonya dianggap menarik didengar. Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatuh Tholibin Leteh Rembang Kiai Haji Mustofa Bisri (@gusmusgusmu) menutup prosesi upacara dengan pembacaan doa.
Jempol juga dipakai untuk menaikkan bendera merah-putih pada Rabu lalu. Bekerja sama dengan Indonesia Optimis, situs 17an mengajak para pengguna Internet mengirim kicauan di Twitter dan pesan pendek (SMS). Seluruh SMS dan kicauan bertanda pagar #17an lalu dikumpulkan hingga mencapai 1.708.1945, agar sang saka Merah Putih berkibar di puncak tepat pada 17 Agustus 2011.
Maka beramai-ramailah di Twitter kicauan (tweet) bertanda pagar #17an. Server situs Salingsilang.com, yang menjaring seluruh kicauan itu, sempat mencatat lalu lintas tertinggi sebesar 2.900 kicauan/menit. Sampai sekitar pukul 12.30 WIB, terkumpul tweet sebanyak lebih dari 1,8 juta. Ditengarai, kicauan terbanyak dari perangkat bergerak. Artinya, banyak orang yang menggerakkan jempolnya untuk berpartisipasi menaikkan bendera sampai di puncak.
Jempol juga diandalkan oleh beberapa perusahaan untuk menggalang sedekah. Salah satunya kecap ABC. Bekerja sama dengan Dompet Duafa, ABC mengajak konsumen untuk menyumbang golongan yang tak mampu. Caranya gampang. Untuk setiap 10 orang yang mengklik tanda jempol (“Like”) di Facebook Kecap ABC, perusahaan tersebut menyumbangkan satu paket makan untuk kaum duafa. Di Twitter, setiap ada tiga orang yang mengikuti akun @abcdapurpeduli, perusahaan akan memberikan satu paket makanan kepada duafa.
Sampai tulisan ini dibuat, ada 71.875 orang memberikan “Like” di halaman Facebook ABC Dapur Peduli. Sedangkan akun @abcdapurpeduli di Twitter diikuti oleh 1.415 follower.
Perusahaan elektronik LG Indonesia juga menggelar aktivitas yang sama. Mereka meminta pengguna Internet memberikan dukungan di halaman Facebook. Untuk setiap “Like” di halaman LG Loves Indonesia di Facebook dan tweet dengan tanda pagar #CupOfFaith, perusahaan akan menyumbangkan satu cangkir beras untuk orang miskin.
Begitulah. Fungsi jempol kini semakin luas. Ia bukan saja menjadi simbol persetujuan, tapi juga pergerakan sosial dan kedermawanan. Internet dan media sosial berperan besar dalam memperluas fungsi jempol itu.
Apa yang akan sampean lakukan dengan jempol?
>> Selamat hari Jumat, Ki Sanak. Apakah hari ini sampean sudah mengacungkan jempol?
Diposkan oleh: Ndoro Kakung
Kategori: Indonesiana
Tag: 17an, gerakan, id-optimis, indonesia, merdeka, ramadan, sedekah, sosial
Mobile Site | Full Site
Get a free blog at WordPress.com Theme: WordPress Mobile Edition by Alex King.
Jadi pengen ikut ngejempol juga nih Ndoro.
By Adnanomatic on Agustus 19, 2011 pada 12:58 pm
kalo pake kelingking boleh nggak ndoro?
By Printer Barcode on Agustus 19, 2011 pada 1:05 pm
Sebelum ada FB jempol ini dipake sebagai moto salah satu TV swasta kita
By Mesin Kasir on Agustus 19, 2011 pada 1:07 pm
saya kasih jempol tanda like this ya kung, hihihi
salam kenal =)
By Febe fernita on Agustus 19, 2011 pada 1:10 pm
jempol? biasanya sih untuk ngetik sms, tapi sejak ada touchscreen, tdk lagi
By sanji0ne on Agustus 19, 2011 pada 1:13 pm
Liki postingan ini. orang jepara ini ngasih 4 jempol ke ndoro..
By amirul on Agustus 19, 2011 pada 2:00 pm
Ndoro, saya butuh jari telunjuk, jari tengah, jari manis, beserta jari kelingking untuk menemani ibu jari saya berbaris rapi, hormat kepada sang saka merah-putih yang tengah berkibar…
By mawi wijna on Agustus 19, 2011 pada 2:47 pm
jempolnya sibuk dipake mijit2 stik ps ndoro 😀
By solusidualapan on Agustus 19, 2011 pada 3:37 pm
kasih 4 jempol 😀
By andinoeg on Agustus 19, 2011 pada 9:40 pm
jempolku istirahat dulu ndoro, takut radang sendi
By monda on Agustus 19, 2011 pada 9:42 pm
Kok Ndoro nggak ikutan pidato, hehe….
By Ditter on Agustus 19, 2011 pada 11:01 pm
oh iya kelupaan,,jempol juga bisa buat cap jempol,,xixixixix,,,
By elang ajib on Agustus 20, 2011 pada 2:21 am
Jempol saya untuk ndoro kakung
By affan on Agustus 20, 2011 pada 7:19 am
wah saya baru tahu ternyata jempol kita berharga juga coba ah
By kodok kampus on Agustus 20, 2011 pada 10:00 am
yo angkat jempolnya dan goyangin….
assoy gan…!
salam kenal kang,
http://www.hajarabis.com
By hajarabis on Agustus 20, 2011 pada 1:46 pm
dulu cuma ada empat jempol, sekarang bisa ngasi seribu jempol berkat teknologi 😀
By Lee Sjara on Agustus 20, 2011 pada 3:17 pm
iya. klo ulu mau kasih 1000 jempol jempol siape aja tuh! hahahha
By PAI on Oktober 12, 2011 pada 10:01 pm
kasih jempol buat mas bro \m/
By gayuh on Agustus 21, 2011 pada 2:45 pm
Ndoro, masalah ngacungin jempol-jempolan jari itu memang sebagai bentuk penghargaan tentunya. trus, kapan-kapan diulas juga tentang acungan midle finger, Ndoro. mungkin ulasannya bisa jadi dapat dimengerti secara filosofis keberadaan acungan midle finger itu.
btw, salam kenal dari Aceh, Ndoro. disini, saya turut ngacungin jempol buat Ndoro.
By Reza Mustafa on Agustus 22, 2011 pada 2:52 am
mantebs blognya ndoro, salam kenal
By berita terbaru on Agustus 22, 2011 pada 8:51 pm
Lha, sekarang acara 17 an diadakan dengan berbagai media, kreatif. Apalagi kalo memang ngga sempat upacara atau brada di LN, bisa ikutan 🙂
By kaget on Agustus 22, 2011 pada 9:26 pm
jempol digoyang…*dangdutan
By TUKANG CoLoNG on Agustus 22, 2011 pada 10:25 pm
Wah semakin banyak aja fungsi dari jempol ya….Met kenal …salam
By Amin on Agustus 23, 2011 pada 8:27 am
tapi nge-klik atau nge-tap nya tetep pakai jari telunjuk hehehe
By jarwadi on Agustus 23, 2011 pada 9:41 am
di cover filem bajakan biasanya ada tulisan “two thumbs up!” artinya dua jempol ke atas…
By wegaclubban on Agustus 23, 2011 pada 11:11 am
wow, kreatip
By sudutmasdud on Agustus 24, 2011 pada 1:17 am
jempol ke atas..ayo teriak yo yo yo…:p
By Saung Kang Gugum on Agustus 24, 2011 pada 2:42 am
Nice posting, thx
By presentations skills tips on Agustus 24, 2011 pada 8:54 am
Jadi jempolers ndor
By robee on Agustus 24, 2011 pada 1:38 pm
Taaariiik maaaankk…!! 🙂
By Rafting on Agustus 25, 2011 pada 9:21 am
wah jempol nih ndor 😀
By Bimo Eko Laksono on Agustus 25, 2011 pada 1:24 pm
Saya ikut upacaranya, merinding juga ya… Rasanya kangen dengan upacara yang diadakan dulu di sekolah. Cukup mengobati kerinduan.
By Memez on Agustus 25, 2011 pada 1:28 pm
udah ikutan jempol, aku.
By Baha Andes on Agustus 26, 2011 pada 12:40 am
jempol buat #17an kemaren, bisa upacara bendera di mana saja berada.
By candra on Agustus 26, 2011 pada 3:11 pm
jempal jempol euy alva-net.blogspot.com
By alvareadyy anggiawan on Agustus 26, 2011 pada 4:00 pm
IKUTAN JEMPOL JG SY..HE
By LUKISAN MINIMALIS on Agustus 26, 2011 pada 4:16 pm
hohoho saya jg ikutan join tagar #17an ini untuk ngerek benderanya
dan ada juga video Pancasila Rumah Kita secara kolosal di 17 Agustus 2011 ini 😀
By Lynn on Agustus 26, 2011 pada 7:52 pm
Saya pergunakan jempol paling2 utk suit aja pak…izin singgah γ̥α ndoro…
By voucher hotel murah di rajakamar.com on Agustus 27, 2011 pada 2:02 pm
Yo wis.. aku kasih dua jempol ya ndoro.. hehe… “like this”
By toko bunga on Agustus 28, 2011 pada 10:17 am
Itu jempol Di tahun 2011,, Piye ndoro Di tahun 3000 Mungkin fungsinya lain lagi ya.,,.hehe
By karsinah on Agustus 28, 2011 pada 3:50 pm
g jadi kelingkingnya 4 jempol ane kasihhh
By Cyber Tech on Agustus 29, 2011 pada 12:42 pm
simpel tapi banyak arti..
By Home Shopping Indonesia on Agustus 31, 2011 pada 6:32 pm
Jadi ikutan untuk mengangkat jempol kiri dan kanan, ndoro…
By Rudy Devianto on September 1, 2011 pada 1:03 pm
4 jempol (2 tangan 2 kaki), Ndoro…. 😀
By bonageek on September 3, 2011 pada 10:27 am
emang jempol itu memang jempol
By jamanfit on September 3, 2011 pada 1:42 pm
Ulasan Ndoro Kakung ini membuka mata saya akan perkembangan fungsionalitas jempol 🙂
By mascayo on September 3, 2011 pada 11:00 pm
blognya bagus banget…
By divisi84 on September 4, 2011 pada 4:10 am
Selamat hari raya Idul Fitri 1432 Hijriyah. Mohon maaf lahir dan batin..
Pulang ke Condongcatur nggak, nih…. 😀
By Ditter on September 4, 2011 pada 9:17 am
salam kenal nih. jempol buat admin yg punya ide posting jempol. inspiratif. makasih bro.
By halobro on September 5, 2011 pada 10:59 am
Mantap Om…
By LaNo HTC on September 5, 2011 pada 7:53 pm
kira2 pada jaman penjajahan dulu sama gk ya fungsinya?
By Toko Herbal on September 6, 2011 pada 10:47 am
andai jaman sekolah dulu tiap senin bisa upacara ‘digital’ enak juga…
By ia on September 7, 2011 pada 2:34 pm
salam kenal buat dmin,, wokkee bangt jemponya om hahah
By jelly gamat on September 7, 2011 pada 3:20 pm
Jempol bisa juga buat gulat..
Adu yuk!
By Khasyi on September 8, 2011 pada 7:13 pm
Jempolan juga deh buat web blognya yang sudah ngasih kita semua infonya…..
nurhasan
By Nur on September 10, 2011 pada 12:35 pm
jempol bisa banyak gunanya, salah satunya buat pencet-pncet tombol.
By Mifta on September 10, 2011 pada 3:09 pm
good! (jempol ke atas)
By Moko on September 11, 2011 pada 4:51 pm
Bener banget ndoro kakung.. sepuluh jempol deh buat artikelnya *eh
By Sebungkus Informasi on September 13, 2011 pada 11:01 am
jempol selalu buat ndoro
By seycil on September 13, 2011 pada 3:30 pm
terima kasih atas informasinya
By srilutena on September 14, 2011 pada 8:17 pm
mantap doro…..kasih 5 jempol..jempol ane soalnya ada 5,,,hahah
By auto-girl on September 15, 2011 pada 1:43 am
Jempol Emang Sangat Berarti.. Bisa Untung Meninggikan Orang Juga Bisa Merendahkan Orang.. Hehe Berhati2lah Karena Jempolmu..
By gwyap on September 15, 2011 pada 1:26 pm
jempol tanda like this ya kung, hihihi
salam kenal =)
By Wirausaha on September 16, 2011 pada 12:38 am
mesti liat dulu nih jempolnya hadap mana 😀
By Kino on September 16, 2011 pada 9:05 pm
Oh geto ya om hahahay
By adjie2008 on September 17, 2011 pada 4:57 pm
yoweslah…. aku setuju.. wkwkwkwkw
By Jelly gamat on September 20, 2011 pada 10:07 pm
Tulisan yang menarik
By presentations skills tips on September 21, 2011 pada 8:57 am
Jempol bwt absen di kantor Ndor..
By hitamputih19 on September 23, 2011 pada 9:08 pm
hehehe…jempol penggerak ‘umat’
By raniyulianty on September 24, 2011 pada 7:31 pm
jempol akan memiliki banyak peran dan fungsi di era digital saat ini…
By awitara on September 24, 2011 pada 8:09 pm
artikel yang menarik..
pokonya dua jempol deh 🙂
By jelly gamat on September 25, 2011 pada 6:29 pm
haturnuhun mas atas infonya
By Rahmat on September 26, 2011 pada 8:00 am
nice posting …
saia kasi jempol deh satu *pelit*
By chikolah on September 26, 2011 pada 7:16 pm
Jempol Kang..
By Campuran joss on September 29, 2011 pada 10:35 pm
Sakarang sudah jaman nya +1 he he he..
Salam kenal yah mas ndoro
Mampir mapir ke blog ane
http://komunikan.com/10-negara-dengan-penduduk-yang-bertubuh-tinggi/
By Komunikan on September 30, 2011 pada 1:31 pm
pengen ikutan ngejempol .
empat jempol buat ini .
hhhhaaahhhaaa …..
semangat yya (y)
salam kenal dari kami http://www.hajarabis.com
By hajarabis on September 30, 2011 pada 2:13 pm
blog minimalis yang sangat informatif banget… jadi pengen bikin blog minimalis kayak gini… 😀
By ibupermanasari on Oktober 4, 2011 pada 2:05 am
baru tau ada yang kayak begini…
ikutan kasih jempol…
By muhammad alfin on Oktober 4, 2011 pada 6:40 pm
enakk
juga pake jempol
By obataman27 on Oktober 6, 2011 pada 1:11 pm
Jempol papat go pak ndoro hehehe 🙂
By Player on Oktober 7, 2011 pada 1:14 am
Jempol sekarang lagi jadi Trend Setter
By Busana Muslim on Oktober 13, 2011 pada 2:50 pm
kalo di negara Jerman Jempol dilarang gak tau kenapa ya
By tipsunik on Oktober 13, 2011 pada 9:20 pm
Wah tulisannya menarik pak :-bd
By heru on Oktober 14, 2011 pada 3:15 pm
Iya ya asal jangan jempol kaki pakde 🙂
By Kirana on Oktober 17, 2011 pada 4:13 pm
sekarang zamannya jempol
By Faceblogger | Blogger Community on Oktober 18, 2011 pada 11:03 am
Ndoro, saya butuh jari telunjuk, jari tengah, jari manis, beserta jari kelingking untuk menemani ibu jari saya berbaris rapi, hormat kepada sang saka merah-putih yang tengah berkibar
By pre wedding photo on Oktober 19, 2011 pada 11:17 am
jempol bisa banyak gunanya, salah satunya buat pencet-pncet tombol.
betul gak ndoro?
By australia job on Oktober 19, 2011 pada 11:19 am
boleh juga, mantap
By marble on Oktober 20, 2011 pada 6:56 am
Saya kasih jempol nie untuk ndoro kakung, sukses selalu buat blognya ya..
By Rina As on Oktober 20, 2011 pada 11:36 am
ankat jempolnya 🙂 .. goyangkan .
By ardiyansyahh on Oktober 21, 2011 pada 9:23 am
bagus….bagus….bagus
By yusuf sulaiman on Oktober 21, 2011 pada 3:29 pm
jempolers 🙂
By agam trueblue on Oktober 22, 2011 pada 9:21 am
lebih meriah dulu,,,bs ngumpul bareng satu kampung euy,,upacaranya..http://www.ejakulasidiniherbal.com
By witarto on Oktober 23, 2011 pada 11:43 am
ini saya kasih 4 jempol khusus buat ndoro kakung atas artikel nya
By membangun blog on November 2, 2011 pada 11:14 am
semakin dapat pelajaran lebih banyak karna baca artikel nya ditunggu yah artikel selanjut nya
By obatalami27 on November 9, 2011 pada 3:37 pm
jempol buat joget jg bisa,hehe lam kenal semua
By abbe on November 15, 2011 pada 11:39 am
hanya ingin mengikuti postingan agan .
postingan yang menarik
sempatkan mampir ke website kami
http://www.the-netwerk.com
By The-Netwerk on November 15, 2011 pada 4:05 pm
jem.. Pooool
By nita on November 17, 2011 pada 4:12 pm
Kadang heran dengan jempoler-jempoler ini… sukanya ngasih jempol,, tanpa ngasih testimonial sedikit pun,,,
untung di twitter gk ada jempol…
AMAN…
By Universitas Terbaik on Desember 4, 2011 pada 5:10 pm
Dari bayi kecil bangsa kita ‘kan udah biasa isap jempol ndoro …
By Salamov on Desember 12, 2011 pada 11:07 am
jempol is amazing
hahag
mampir balik yakk
http://www.the-netwerk.com
By The-Netwerk on Desember 15, 2011 pada 10:07 am
amazing posting ndoro..
kunjungi web kami http://www.soalcpns.com 🙂
By biuty lady on Agustus 7, 2012 pada 2:56 pm
hahaha jempolnya nambah lagii gan 😀
By samsul plur on Oktober 19, 2012 pada 2:30 pm
Kayaknya kasih jempol diunjuk ke atas merupakan bahasa Internasional yang artinya bagus kali ye.
btw, kelingking di jepang artinya pacar loh, hehehe
By Cool Japan Indonesia on Oktober 20, 2012 pada 10:11 am
nderek langkung ndoro…
By elangajibcom on Desember 18, 2012 pada 11:50 pm
setiap hari ku acungkan jempol untuk mengagumi karya orng lain ndoro,,,
By mesin kasir on Januari 23, 2013 pada 5:27 pm
hehehe , saya suka jempoll 😀
By Mesin Kasir Top on September 12, 2013 pada 1:42 pm
hahaha 😀
By Mesin Kasir Top on September 24, 2013 pada 12:46 pm
mantap infonya
By model baju sasirangan terbaru on Januari 19, 2015 pada 8:18 am