Terobosan Pecas Ndahe

Maret 22, 2010 § 83 Komentar

Bagaimana Wikipedia menjadi salah satu dari sepuluh situs Internet terbaik? Padahal mereka hanya memiliki selusin karyawan tetap dan tidak memiliki sumber pendapatan lain selain dari donasi-donasi kecil.

Pertanyaan itu tertulis dalam buku Tribes karya Seth Godin. Gara-gara penasaran dan ingin tahu apa jawaban atas pertanyaan yang menggoda itu pulalah saya melanjutkan membaca tulisan Godin.

Dalam buku itu, Godin mengisahkan tentang Jimmy Wales, salah satu pendiri Wikipedia. Cara Wales membangun tribe seperti Wikipedia adalah dengan menyediakan informasi yang bermanfaat.

Ia merangkul kelompok kecil — hanya lima ribu akun anggota untuk mengerjakan hampir keseluruhan artikel berjumlah besar — dan memberi mereka sebuah visi. Ia tidak menginstrusikan apa-apa. Ia tidak mengelola. Ia membiarkan mereka sendiri melakukannya. « Read the rest of this entry »

The BoBs Pecas Ndahe

Maret 18, 2010 § 81 Komentar

Entah bagaimana ceritanya, tiba-tiba saya mendapat kabar bahwa blog ini masuk dalam daftar finalis kompetisi The Bobs dalam dua kategori, yaitu Best Weblog Indonesian dan Blogwurst Award.

Tentu saja saya kaget karena merasa tak pernah mengirimkan blog ini sebagai peserta kompetisi itu. Saya bertanya-tanya, orang iseng mana yang telah sudi membuang waktu dan tenaga untuk saya? « Read the rest of this entry »

Demokrat Pecas Ndahe

Maret 15, 2010 § 56 Komentar

Syahdan pada saat cuaca buruk melanda sebagian Amerika Serika, Maret 1809. Seorang lelaki tua rnengendarai kuda dari kota Washington. Umurnya 66 tahun, tapi tubuhnya yang jangkung masih gagah — cukup kuat untuk terlonjak tegak di atas pelana selama 8 jam. Ia melintasi salju yang merintangi pandang. Ia seharusnya naik kereta tadi. Tapi begitu buruk dan roda kereta itu berkali-kali selip. Dan ia tak sabar lagi. Lain cepat-cepat pulang. Masa jabatannya telah selesai.

Dia Thomas Jefferson. Ia baru saja rampung sebagai Presiden setelah 8 tahun memerintah. Sebenarnya ia dapat dipilih kembali. Ia penulis utama Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat yang termasyhur. Ia pemikir dan tokoh politik terkemuka bagi negeri yang baru itu. Dan ia punya prestasi yang cukup mengesankan sebagai administrator selama jadi kepala negara. Maka, apa sulitnya untuk menduduki jabatan terhormat buat ketiga kalinya?

Toh dia tetap menolak. Mengapa? « Read the rest of this entry »

Kentang Pecas Ndahe

Maret 10, 2010 § 65 Komentar

Kentang Radio membuka website baru kemarin sore. Upaya untuk lebih mendekatkan diri dengan pendengar?

Ketika pertama kali saya mengetahui dan mendengar tentang Kentang Radio, terus terang saya bertanya-tanya: Ini nama stasiun radio siaran atau varietas kentang baru? Bukan apa-apa. Waktu itu, saya memang belum pernah mendengar sama sekali nama itu. Tapi saya langsung ngakak terguling-guling setelah mencari dan menemukan informasi soal Kentang Radio.

Mengapa? Buat saya, Kentang Radio itu sebuah keganjilan cara bersiaran yang mengasyikkan. Ia seperti pelangi yang muncul di malam hari. Warna-warni di sebuah hamparan yang seragam. « Read the rest of this entry »

Klakson Pecas Ndahe

Maret 9, 2010 § 50 Komentar

Pemain sinetron disangka menganiaya seorang pria hanya gara-gara klakson. Kemacetan telah membuat sumbu frustrasi jadi pendek?

Insiden itu terjadi pada Minggu, 7 Maret malam lalu. Menurut situs Okezone, pemain sinetron Rio Reifan terlibat cekcok dengan Pribadi Gunawan di kawasan Jatinegara. Cekcok dipicu oleh klakson yang dibunyikan Pribadi Gunawan terhadap mobil Rio yang berada di depannya.

Karena diklakson seperti itu, Rio pun naik pitam dan langsung menghampiri Pribadi Gunawan yang saat itu berada di dalam mobilnya. Bersama sang kakak, Rio mengeroyok Pribadi yang berada di balik setir mobilnya. Akibatnya, Pribadi pun babak belur.

Kenapa orang mudah naik pitam? « Read the rest of this entry »