Sheila Marcia Pecas Ndahe

September 9, 2009 § 119 Komentar

Sheila Marcia hamil. Hah? Siapa tuh Sheila? Memangnya kenapa kalau dia hamil? Perempuan kan? Normal dong. Kenapa heboh?

sheilaSampean ndak perlu ikut-ikutan heboh, Ki Sanak. Santai saja. Kehamilan itu sesuatu yang normal, alamiah, manusiawi. Bahwa penyebab atau pelaku yang membuat Sheila hamil belum diketahui, itu bukan urusan sampean atau saya. Biarlah misteri siapa yang membuat Sheila berbadan dua menjadi santapan media-media hiburan hari-hari ini.

Lagi pula, siapa sih, Sheila Marcia?

Saya sih, cuma penasaran saja. Rasanya baru kemarin Sheila membuat berita karena masuk penjara lagi setelah Mahkamah Agung mengabulkan kasasi jaksa dalam kasus penggunaan narkotika. Dan Sheila yang pernah ditahan beberapa bulan itu pun harus menjalani sisa hukuman. Eh lah kok sekarang dia sudah menghiasi halaman-halaman media lagi. Ada apakah gerangan? « Read the rest of this entry »

Buku Pecas Ndahe

September 7, 2009 § 53 Komentar

Terlalu banyak buku yang perlu dibaca. Terlalu sedikit kesempatan membaca.

Dua bungkusan mampir di meja saya pagi tadi. Dua-duanya memakai kertas cokelat sebagai pembungkus. Dua-duanya bukan sesuatu yang biasa di awal pekan. Tapi begitu saya baca pengirimnya, saya langsung bisa menebak isinya: buku!

dua buku

Voila! Benar saja. Dua bungkusan itu memang berisi buku. Buku pertama adalah Telling True Stories kiriman seorang sahabat lama. Kami pernah satu kantor pada tahun-tahun awal saya mencari nafkah di Jakarta. Buku itu adalah janji yang ditunaikannya. Pekan lalu, menjelang kepulangannya dari Bali ke Los Angeles, dia memang berjanji akan mengirim buku yang katanya, “Kamu pasti suka.”

Buku kedua adalah sebuah kumpulan cerita berjudul Kekasih Marionette, karangan Dewi Ria Utari. Kami pernah satu pabrik selama beberapa tahun, sebelum dia kemudian meneruskan peruntungan ke tempat lain.

Dua buku. Dua perempuan. Dua mantan teman satu kantor. Aha … saya tahu kenapa hari ini saya merasa begitu tersanjung. « Read the rest of this entry »

Kemarau Pecas Ndahe

September 3, 2009 § 61 Komentar

:: untuk seseorang yang selalu tersenyum

kalungPerempuan wangi pandan rubuh di peraduan dengan perasaan remuk redam. Sembilan purnama sudah lelaki hujan melayap ke negeri atas angin. Tapi tak ada sebaris kabar maupun setangkai puisi yang terkirim.

Malam pun jadi ungu. Dan siang jadi merah. Angin bersekutu dengan hujan. Berubah menjadi badai.

Ditemani sepisau sepi, di tengah gamang yang menikam, perempuan wangi pandan melepas hasrat pada pucuk-pucuk cemara yang menari resah. Diambilnya sebilah buluh dengan surai-surai di ujungnya. Dicelupkannya ke dalam secawan tinta. Lalu dituliskannya bait-bait liris di atas selembar daun yang mengering. « Read the rest of this entry »

Ngerumpiers Pecas Ndahe

Agustus 31, 2009 § 50 Komentar

Mau berbuka dengan yang manis? Mau kenalan dengan pengelola Ngerumpi yang ayu, kinyis-kinyis, dan semok itu? Mau foto bersama para perempuan ceriwis di balik keberisikan Ngerumpi? Mau foto bersama para penulis Ngerumpi? Kenalan? Foto berdua? Minta tanda tangan?

undangan-ngerumpi

Aha! Ki Sanak, pengelola Ngerumpi — sampean tahu kan siapa mereka — yaitu duet maut Simbok Venus dan Silly Sableng, hendak bikin acara kopdar bersama para Ngerumpiers. Ini sebutan untuk anggota, penulis, komentator, pembaca setia, pemandu sorak, pokoknya komunitas penggemar situs Ngerumpi.

Kapan? Di mana? « Read the rest of this entry »

Epat Pecas Ndahe

Agustus 28, 2009 § 72 Komentar

Mari bermain dengan aplikasi web pengolah foto. Bebaskan imajinasi. Temukan sensasi.

poster dewi

Terus terang, saya ini bukan termasuk golongan orang yang suka ngulik apa pun. Bahkan kalau misalnya punya foto yang kurang bagus pun, saya malas merekayasanya dengan aplikasi seperti Photoshop. Bukan apa-apa, saya ndak terlalu berbakat dalam seni mengolah gambar.

Untunglah di dunia ini ada yang namanya teknologi dan Internet. Keduanya membantu orang-orang seperti saya ini mengerjakan sesuatu dengan cara yang lebih mudah. Uluran bantuan itu berupa dua situs pengolah foto yang sederhana tapi keren hasilnya: Tuxpi dan BigHugeLabs.

Berkat dua situs ini, saya seperti menemukan mainan baru. Saya betah berlama-lama mencoba aneka foto dan gaya. Apalagi penggunaannya ternyata sangat mudah. Sampean tinggal menyiapkan foto, pilih efek yang dikehendaki, unggah foto, tunggu sebentar … dan kelar!

Sampean bisa memilih lusinan efek dan frame foto di Tuxpi dan pilihan perekayasa foto di BigHugeLabs. Lumayan buat ngabuburit atau menunggu waktu sahur. « Read the rest of this entry »