LSI Pecas Ndahe
Juni 11, 2009 § 96 Komentar
Haruskah lembaga survei independen? Bagaimana kalau ada yang memihak pada salah satu kandidat?
Pertanyaan itu menari-nari di kepala saya sepanjang siang ini. Pemicunya adalah SMS dari Budi Putra. Ia mengabarkan bahwa Denny J.A., Direktur Lembaga Studi Demokrasi, memasang iklan di sebuah koran yang isinya mengajak pemilih untuk mencontreng salah satu pasangan calon presiden dan wakilnya.
Kita tahu bahwa Denny juga Direktur Eksekutif Lingkar Survei Indonesia (LSI). Lembaga survei ini kerap menerima order jajak pendapat dari partai-partai politik, para politisi, calon pemimpin daerah, dan sebagainya. Dan ini bukan iklan pertama tentang dia.
Seperti yang pernah disampaikan beberapa kalangan, saya juga bertanya-tanya, bagaimana Denny menempatkan diri sebagai wakil lembaga survei yang diharapkan independen dan posisinya sebagai pendukung kandidat? Bagaimana Denny menghindari konflik kepentingan? « Read the rest of this entry »
Undangan Pecas Ndahe
Juni 10, 2009 § 105 Komentar
Juni tampaknya merupakan bulan baik untuk membuat acara dan mengundang para blogger. Pekan ini saja, setidaknya ada tujuh acara yang berkaitan dengan blog dan berharap kedatangan para blogger. Itu baru acara yang saya tahu, dan belum yang tak terpantau.
Lewat posting ini saya hendak berbagi dengan sampean tentang aneka acara dan undangan itu. Barangkali ada gunanya buat sampean. Siapa tahu pula sampean tertarik dan bisa menyediakan waktu luang untuk datang.
Acara pertama akan berlangsung hari ini, yakni XL LIBURAN SERU BLOGGER GATHERING, “How to leave your home but not your friends”.
Waktu: pukul 15.00 – 16.30
Tempat: Ruang Merak JCC, Senayan, Indonesia Cellular Show 2009
Acara: talkshow dengan tema di atas
Pembicara: Raditya Dika (blogger, novelist best seller, bintang film) dan Benny Wibowo (XL)
Moderator: Enda Nasution (blogger)
Untuk blogger yang hadir disediakan goodie bags, snacks gratis, serta door prize berupa satu buah BlackBerry Javelin. Nah, seru kan? « Read the rest of this entry »
Konsumen Pecas Ndahe
Juni 8, 2009 § 100 Komentar
Perilaku konsumen telah berubah. Sebelum membeli, mereka memanfaatkan Internet untuk membandingkan satu produk dengan produk lain. Konsumen semakin cerdas?
Bulan purnama membuat Sabtu pekan lalu terasa sangat lengas. Hawa panas menerpa sepanjang hari, membuat saya malas keluar rumah. Kebetulan juga karena sedang bokek, sekalian saja saya melewatkan weekend di rumah saja.
Iseng-iseng saya menyalakan televisi dan menemukan acara bincang-bincang yang menarik perhatian di Metro TV. Dipandu oleh Desy Anwar, acara itu menampilkan dua pembicara: Hermawan Kertajaya dan Philip Kotler. Tak sulit ditebak. Dari profil kedua pembicara ini sudah jelas terlihat bahwa tema bincang-bincang pasti mengenai pemasaran.
Benar saja. Begitu menyimak perbincangan mereka, saya tahu bahwa mereka memang tengah membahas perihal ilmu marketing dan perilaku konsumen masa kini.
Aha! Saya bukan ahli pemasaran seperti Hermawan atau Kotler. Pun bukan penulis blog mengenai marketing seperti teman saya yang kemlinthi tapi baik hati itu, Nukman Luthfie.
Nukman who? Ealah, sampean ndak kenal? Wah, kelewatan … « Read the rest of this entry »
Drama Pecas Ndahe
Juni 5, 2009 § 87 Komentar
If there’s not drama and negativity in my life, all my songs will be really wack and boring or something. ~ Eminem.
Yeah, hidup memang bisa menyebalkan dan membosankan tanpa drama. Hidup bakal datar-datar saja tanpa tangis dan air mata. Kurang greget. Itu sebabnya kita umumnya menyukai drama. Sesuatu yang dramatik membuat kita bergairah. Membuat kalbu tercabik-cabik. Membuat perasaan teraduk-aduk.
Begitulah pelajaran yang saya peroleh setelah menghadiri persidangan pidana perdana kasus Prita Mulyasari di Pengadilan Negeri Tangerang kemarin. Dalam sidang yang hanya berlangsung 15 menit, Prita didakwa jaksa telah mencemarkan nama baik dokter dan Rumah Sakit Internasional Omni Tangerang.
Sidang kemarin mirip sebuah pentas. Lengkap dengan panggung, lamput sorot, dan kamera-kamera yang siaga menembak setiap adegan. Pengunjung sidang ibarat penonton sebuah pertunjukan. Kilat mata-mata mereka yang penasaran menatap tanpa berkedip, khawatir kehilangan setiap potong adegan. Orang berharap sebuah drama. Sebuah adegan dramatik.
Adakah? « Read the rest of this entry »
Demo Pecas Ndahe
Juni 3, 2009 § 116 Komentar
“Apakah para blogger akan demo untuk mendukung Prita?”
Begitulah pertanyaan yang masuk lewat SMS ke handphone saya pagi ini. Pengirimnya kawan lama saya, seorang petinggi di sebuah stasiun televisi swasta. Saya tak tak tahu kenapa dia bertanya. Mungkin dia hendak memerintahkan anak buahnya meliput. Barangkali sekadar iseng. Bisa jadi karena sebab lain. Saya tak tahu.
Yang jelas, saya hanya termangu setela membaca SMS itu. Pagi bukan saat yang tepat untuk memikirkan persoalan serius. Kepala belum diinjeksi kafein, saya tak segera mampu berpikir jernih. Saya biarkan SMS itu tak terjawab. Selain karena saya sedang mengemudikan kendaraan, saya belum tahu bagaimana mesti menjawab pertanyaan itu.
Tapi kita semua tentu sudah mendengar sedikit cerita tentang Prita Mulyasari. Ibu berusia 32 tahun ini memang sedang dirundung masalah. Email keluhan terhadap Omni International Hospital, Tangerang, yang dikirimkan ke teman-temannya telah membuat Prita dipenjara. Ibu rumah tangga dengan dua anak yang masih balita itu dianggap mencemarkan nama baik rumah sakit itu.
Lantas apa hubungannya dengan blogger dan demonstrasi? « Read the rest of this entry »
