Artikel Pecas Ndahe

Januari 7, 2008 § 29 Komentar

Kali ini tentang anak kandung sebuah komunitas yang mengasyikkan itu. Apa lagi kalau bukan Blogfam Magazine.

Media gratis itu kemarin menerbitkan satu artikel saya yang ndak mutu tentang makanan dan sebagainya.

Kalau sampean merasa tertipu setelah membaca tulisan itu, Daeng Amril-lah yang mesti bertanggung jawab, bukan saya, hehehe … Dialah yang tempo hari meminta saya menulis di sana. « Read the rest of this entry »

Lisa Pecas Ndahe

Januari 7, 2008 § 30 Komentar

Seorang petinggi perusahaan telekomunikasi, seorang ibu rumah tangga, seorang blogger. Dialah Ventura Elisawati, pemilik blog Vlisa.com.

Kawan-kawan lamanya memanggil dia: Lisa. Teman-teman kerja dan bisnisnya menyapanya Ve atau Ventura.

But what’s in a name. Pada akhirnya nama hanya penanda, untuk membedakan seseorang dengan orang lain. Yang lebih penting adalah aktivitas, jejak, prestasi dan, err … blognya, bukan? « Read the rest of this entry »

Homo Pecas Ndahe

Januari 2, 2008 § 28 Komentar

Tahun baru. Blog baru. Kenapa tidak?

Mumpung masih banyak gagasan dan angan-angan. Senyampang masih ada penyedia hosting gratisan. Bahwa hasilnya kurang memuaskan sampean atau sudah basi, ya itu urusan sampean, bukan urusan saya. « Read the rest of this entry »

Adsense Pecas Ndahe

Desember 28, 2007 § 42 Komentar

Ini pertanyaan iseng-iseng, seandainya saya memasang Adsense di blog ini, apakah sampean akan mengkliknya? Kenapa sampean mau mengklik?

Bukan … bukan … bukan. Jangan curiga dulu. Saya ndak mau benar-benar memajang Adsense di sini — sungguh. Saya juga bukan hendak meminta pendapat sampean soal Adsense dan iklan-iklan sejenis yang bertebaran di blog-blog. Posting ini juga bukan tentang apakah saya setuju atau menentang advertensi di Internet.

Saya cuma sedang penasaran saja, pengen tahu apakah benar pemasangan Adsense dan iklan sejenis yang memberi komisi berdasarkan jumlah klik pengunjung itu memberi berkah dan bisa menghidupi blogger?

Isu basi? Mungkin iya buat sampean. Tapi, tidak buat saya. « Read the rest of this entry »

Adab Pecas Ndahe

Desember 24, 2007 § 33 Komentar

Someone has told me this, “Just because we’re on the Internet doesn’t suddenly mean nobody needs manners anymore.”

Setujukah sampean?

Lalu, bagaimanakah sebetulnya adab bergaul di ranah blog, dan Internet? Perlukah kita menenggang rasa? Toleran? Or rejoice?

Ada yang bilang, kita bahkan tak memerlukan apa itu namanya, etika/etiket. Sebab, di sinilah kita bebas dan merdeka, semaunya. Tata krama cuma ada di alam nyata.

Internet itu jagad buram — maya. Jadi buanglah segala aturan, nilai dan norma, pepatah-petitih, petuah, juga basa-basi itu.

Mmm … begitukah?

Where Am I?

You are currently browsing the Blog category at Ndoro Kakung.