Konsumen Pecas Ndahe
Juni 8, 2009 § 100 Komentar
Perilaku konsumen telah berubah. Sebelum membeli, mereka memanfaatkan Internet untuk membandingkan satu produk dengan produk lain. Konsumen semakin cerdas?
Bulan purnama membuat Sabtu pekan lalu terasa sangat lengas. Hawa panas menerpa sepanjang hari, membuat saya malas keluar rumah. Kebetulan juga karena sedang bokek, sekalian saja saya melewatkan weekend di rumah saja.
Iseng-iseng saya menyalakan televisi dan menemukan acara bincang-bincang yang menarik perhatian di Metro TV. Dipandu oleh Desy Anwar, acara itu menampilkan dua pembicara: Hermawan Kertajaya dan Philip Kotler. Tak sulit ditebak. Dari profil kedua pembicara ini sudah jelas terlihat bahwa tema bincang-bincang pasti mengenai pemasaran.
Benar saja. Begitu menyimak perbincangan mereka, saya tahu bahwa mereka memang tengah membahas perihal ilmu marketing dan perilaku konsumen masa kini.
Aha! Saya bukan ahli pemasaran seperti Hermawan atau Kotler. Pun bukan penulis blog mengenai marketing seperti teman saya yang kemlinthi tapi baik hati itu, Nukman Luthfie.
Nukman who? Ealah, sampean ndak kenal? Wah, kelewatan … « Read the rest of this entry »
Email Pecas Ndahe
Mei 14, 2009 § 77 Komentar
WordPress memberikan layanan baru mulai 12 Mei 2009: posting via email. Saya terkesima membaca pengumuman tersebut di sebuah tautan di dashboard blog yang numpang hosting di wp.com ini.
Posting lewat e-mail jelas sangat membantu para pengguna mobile phone, seperti BlackBerry maupun iPhone. Kini mereka tak harus membuka laptop dan mencari koneksi Internet untuk memperbarui blog. Tinggal nulis posting di perangkat mobile lalu kirim via email.
Seberapa andal layanan anyar itu? Untuk membuktikannya, saya langsung mencobanya. Posting ini saya bikin di BlackBerry. « Read the rest of this entry »
BlackBerry Pecas Ndahe
Mei 13, 2009 § 140 Komentar
Seorang teman mengungkapkan kekesalan hatinya lalu menulis di halaman note di Facebook. Dia, namanya Anindhita Maharrani (Dhita), kesal karena BlackBerry miliknya tiba-tiba “ngadat” setelah tiga bulan dibeli di sebuah gerai di ITC Fatmawati, Jakarta Selatan.
Ngadat? Maksudnya? BlackBerry Bold milik Dhita itu tiba-tiba tak bisa dipakai untuk berselancar di jalur Internet, mengirim dan menerima e-mail, dan chatting via BlackBerry Messenger atau Yahoo! Messenger. Peranti mobile office itu hanya dapat dipakai untuk berhalo-halo dan bertukar sandek (SMS).
Ada apa gerangan?
Olala, beginilah rupanya kejadian yang menimpa Dhita. Supaya tak bias, saya kutip langsung kronologi kasusnya menjengkelkan itu, seperti yang ditulis di Facebook. Tentu saja atas izin Dhita. « Read the rest of this entry »
