Kapolri Pecas Ndahe

September 25, 2008 § 67 Komentar

Begitu Komisaris Jenderal Bambang Hendarso Danuri terpilih sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia yang baru, para jurnalis segera mewawancarai dia. Begini petikan wawancara itu …

>> Selamat hari Kamis, Ki Sanak. Apakah hari ini sampean sudah menemukan polisi yang jujur dan baik hati?

Udik Pecas Ndahe

September 23, 2008 § 65 Komentar

Ada satu hal yang membuat saya suka pada Agus Condro Prayitno. Apa itu? Mantan anggota DPR yang telah mengaku menerima sogokan berupa cek pelawat Rp 500 juta ini selalu terus terang.

berita di koran tangkas dan cergas hari ini

berita di koran tangkas dan cergas hari ini

Salah satu contoh keterusterangannya saya baca di koran hari ini. Setelah kembali memberikan keterangan di KPK kemarin, Agus secara blak-blakan menyebutkan nama-nama koleganya yang juga menerima cek serupa. « Read the rest of this entry »

Penculikan Pecas Ndahe

September 18, 2008 § 67 Komentar

Tiga nama terseret dalam sebuah pusaran sejarah dan terpelanting ke ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kemarin.

Mereka adalah almarhum Munir, Desmon Junaedi Mahesa, dan Muchdi Purwoprandjono. Tiga orang ini memiliki satu kata yang menjadi benang merah hubungan mereka: penculikan.

desmon sang pembela

berita hari ini di koran yang tangkas dan cerdas

Munir, kita tahu, adalah aktivis hak asasi manusia yang terbunuh di atas pesawat Garuda Indonesia. Bersama beberapa aktivis, Desmon pernah diculik pada awal Januari 1998 dan dilepaskan pada 3 April 1998. Sebagai orang Kontras, Munirlah yang waktu itu memberikan advokasi kepada aktivis korban penculikan.

Siapakah para penculik mereka? Sejarah mencatat, beberapa anggota pasukan khusus Angkatan Darat (Kopassus) terlibat dalam penculikan itu. Para pelaku bahkan sudah divonis. Muchdi diduga kuat juga terlibat dalam aksi itu. « Read the rest of this entry »

Cek Pecas Ndahe

September 17, 2008 § 72 Komentar

Sampean pernah melihat cek? Bukan sembarang cek tentu saja, tapi cek pelawat yang setiap lembarnya bernilai Rp 50 juta?

headline koran yang ringkas dan cergas (10 september 2008)

Saya belum pernah. Rasanya banyak di antara sampean yang juga belum pernah.

Apa? Pernah? Halah. Sudahlah. Mengaku sajalah. Usahlah menipu. Kita toh sama-sama kaum rudin dari tanah gersang.

Kita bukan tuan-tuan terhormat di gedung beratap keong itu. Mereka jelas beda, terutama 41 orang yang namanya tercantum dalam daftar penerima cek @ Rp 500 juta.

Siapa sajakah mereka? Satu orang sudah mengaku. Namanya Agus Condro Prayitno dari PDI Perjuangan.

Empat puluh orang rekannya dari komisi yang sama belum juga mengacungkan tangan. Entah mereka menunggu apa. Mungkin wangsit. Barangkali keberanian … atau pemaksaan keterpaksaan. « Read the rest of this entry »

THR Pecas Ndahe

September 15, 2008 § 90 Komentar

Bagaimana rasanya bila hari ini sampean mendapat kiriman kartu ucapan dari tempat kerja sampean yang isinya begini,

“Mohon maaf lahir dan batin, tahun ini perusahaan tidak memberikan THR”?

Aha, tentu saja sampean sedih dan kecewa. Untunglah kartu itu hanya imajinasi saya saja. Saya yakin ada beberapa di antara sampean yang hari ini malah sudah menerima THR alias tunjangan hari raya. Kelihatan tuh, dari dompet sampean yang tebal.

Selamat buat sampean yang sudah menerima THR. Jangan lupa sisihkan sebagian untuk fakir miskin atau sanak saudara yang masih membutuhkan uluran tangan sebelum sampean kehilangan kesempatan bersedekah dan berzakat.

Dan, harap sabar untuk sampean yang belum beruntung mendapatkannya. Barangkali sebentar lagi sampean juga akan memperolehnya.

Ngomong-omong soal THR, ingatan saya melayang ke sebuah email yang baru saja beredar dari milis ke milis. Mungkin sampean juga pernah membacanya. Email itu menjelaskan bahwa THR itu bukanlah “kebaikan tuan-tuan majikan”, tapi hak para buruh rudin seperti kita ini. Mengapa? « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing the Indonesiana category at Ndoro Kakung.