Amplop Pecas Ndahe
November 2, 2010 § 66 Komentar
Pada mulanya adalah sebuah amplop. Isinya undangan bertemu dengan sejumlah orang, para blogger, di sebuah kafe di Jakarta Selatan. Lalu ada pertemuan. Diskusi. Disusul sejumlah pertemuan dan diskusi lain.
Dari sepucuk amplop undangan pada suatu pagi yang cerah di tahun 2007 itulah lahir gagasan tentang Pesta Blogger. Selanjutnya adalah sejarah yang berulang setiap tahun.
Sabtu, 30 Oktober 2010, Pesta Blogger kembali berlangsung untuk keempat kalinya di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta. Sekitar 1.500 orang hadir di sana, saya salah satunya.
Tapi terlalu banyak peristiwa untuk ditulis. Terlalu sedikit untuk menangkap semua yang berkelebat cepat. Saya memilih melaporkannya lewat gambar hidup. Sebab gambar katanya lebih bermakna dari sejuta kata.
Survei Pecas Ndahe
Mei 21, 2010 § 83 Komentar
Mayoritas blogger memiliki akun Facebook dan Twitter. Mereka juga tak keberatan membuat posting berbayar di blognya. Begitulah sekilas hasil survei termutakhir mengenai blogger di Indonesia.
Survei dilakukan secara daring pada perhelatan Pesta Blogger 2009, Oktober silam, dan hasilnya baru diumumkan secara resmi oleh Maverick kemarin.
Survei daring itu digelar untuk mengetahui perilaku blogger di Internet. Survei diikuti oleh 1471 responden, terdiri dari 1005 laki-laki dan 443 perempuan. « Read the rest of this entry »
Brand Pecas Ndahe
Desember 24, 2009 § 81 Komentar
Paras Fany Ariasari terlihat berseri-seri siang itu. Meski peluh membanjir di tubuhnya, senyum selalu terkembang di bibirnya. “Capek sih, tapi senang,” kata narablog asal Semarang itu.
Fany, juga dua narablog lainnya, Pitra Satvika dan Aulia Halimatussadiah alias Ollie, tengah mengikuti fun game yang diselenggarakan oleh PT Acer Indonesia di Gili Trawangan, Lombok. Fun game adalah acara selingan dari workshop teknologi termutakhir yang digelar oleh produsen laptop merek Acer itu pada 15-17 Desember lalu. « Read the rest of this entry »
Undangan Pecas Ndahe
Juni 10, 2009 § 105 Komentar
Juni tampaknya merupakan bulan baik untuk membuat acara dan mengundang para blogger. Pekan ini saja, setidaknya ada tujuh acara yang berkaitan dengan blog dan berharap kedatangan para blogger. Itu baru acara yang saya tahu, dan belum yang tak terpantau.
Lewat posting ini saya hendak berbagi dengan sampean tentang aneka acara dan undangan itu. Barangkali ada gunanya buat sampean. Siapa tahu pula sampean tertarik dan bisa menyediakan waktu luang untuk datang.
Acara pertama akan berlangsung hari ini, yakni XL LIBURAN SERU BLOGGER GATHERING, “How to leave your home but not your friends”.
Waktu: pukul 15.00 – 16.30
Tempat: Ruang Merak JCC, Senayan, Indonesia Cellular Show 2009
Acara: talkshow dengan tema di atas
Pembicara: Raditya Dika (blogger, novelist best seller, bintang film) dan Benny Wibowo (XL)
Moderator: Enda Nasution (blogger)
Untuk blogger yang hadir disediakan goodie bags, snacks gratis, serta door prize berupa satu buah BlackBerry Javelin. Nah, seru kan? « Read the rest of this entry »
Drama Pecas Ndahe
Juni 5, 2009 § 87 Komentar
If there’s not drama and negativity in my life, all my songs will be really wack and boring or something. ~ Eminem.
Yeah, hidup memang bisa menyebalkan dan membosankan tanpa drama. Hidup bakal datar-datar saja tanpa tangis dan air mata. Kurang greget. Itu sebabnya kita umumnya menyukai drama. Sesuatu yang dramatik membuat kita bergairah. Membuat kalbu tercabik-cabik. Membuat perasaan teraduk-aduk.
Begitulah pelajaran yang saya peroleh setelah menghadiri persidangan pidana perdana kasus Prita Mulyasari di Pengadilan Negeri Tangerang kemarin. Dalam sidang yang hanya berlangsung 15 menit, Prita didakwa jaksa telah mencemarkan nama baik dokter dan Rumah Sakit Internasional Omni Tangerang.
Sidang kemarin mirip sebuah pentas. Lengkap dengan panggung, lamput sorot, dan kamera-kamera yang siaga menembak setiap adegan. Pengunjung sidang ibarat penonton sebuah pertunjukan. Kilat mata-mata mereka yang penasaran menatap tanpa berkedip, khawatir kehilangan setiap potong adegan. Orang berharap sebuah drama. Sebuah adegan dramatik.
Adakah? « Read the rest of this entry »

