Demo Pecas Ndahe

Juni 3, 2009 § 116 Komentar

“Apakah para blogger akan demo untuk mendukung Prita?”

Begitulah pertanyaan yang masuk lewat SMS ke handphone saya pagi ini. Pengirimnya kawan lama saya, seorang petinggi di sebuah stasiun televisi swasta. Saya tak tak tahu kenapa dia bertanya. Mungkin dia hendak memerintahkan anak buahnya meliput. Barangkali sekadar iseng. Bisa jadi karena sebab lain. Saya tak tahu.

Yang jelas, saya hanya termangu setela membaca SMS itu. Pagi bukan saat yang tepat untuk memikirkan persoalan serius. Kepala belum diinjeksi kafein, saya tak segera mampu berpikir jernih. Saya biarkan SMS itu tak terjawab. Selain karena saya sedang mengemudikan kendaraan, saya belum tahu bagaimana mesti menjawab pertanyaan itu.

Tapi kita semua tentu sudah mendengar sedikit cerita tentang Prita Mulyasari. Ibu berusia 32 tahun ini memang sedang dirundung masalah. Email keluhan terhadap Omni International Hospital, Tangerang, yang dikirimkan ke teman-temannya telah membuat Prita dipenjara. Ibu rumah tangga dengan dua anak yang masih balita itu dianggap mencemarkan nama baik rumah sakit itu.

Lantas apa hubungannya dengan blogger dan demonstrasi? « Read the rest of this entry »

Putusan Pecas Ndahe

Mei 6, 2009 § 56 Komentar

Blog dan Bloger memiliki peran yang sama dengan pers, yaitu sebagai salah satu wujud kedaulatan rakyat yang berasaskan prinsip demokrasi, keadilan dan supremasi hukum.

Begitulah salah satu catatan penting Mahkamah Konstitusi dalam putusan atas gugatan Edy Cahyono, Nenda Inasa Fadhilah, Amrie Hakim, PBHI, AJI, dan LBH Pers atas pasal 27 ayat 3 Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Permohonan pengujian pasal tersebut didasarkan pada kekhawatiran bahwa ayat tersebut dapat mengekang kebebasan berekspresi dan berpendapat, khususnya di Internet.

Kabar itu saya dapat dari siaran pers yang dikeluarkan pada 5 Mei 2009 oleh Tim Advokasi untuk Kemerdekaan Berekspresi di Indonesia. Siaran pers berisi pernyataan sikap Tim yang kecewa atas putusan Mahkamah Konstitusi yang menolak gugatan para pemohon. « Read the rest of this entry »

Aceh Pecas Ndahe

April 24, 2009 § 54 Komentar

acehjourneySEJARAH kembali berderak-derak di Nanggroe Aceh Darussalam. Pernah jadi negeri yang dikoyak-koyak oleh operasi militer, dihembalang tsunami, kawasan itu kini mencoba bangkit dan menyongsong masa depan. Luka-luka masa lalunya yang pedih nyaris 100 persen sembuh.

Saya melihat Aceh yang kembali hidup di warung-warung kopi yang tak pernah sepi sepanjang hari. Gampong-gampong yang pikuk selepas magrib, Pantai Lampuuk dengan debur ombak yang tak putus dan pasir putihnya yang lembut, juga para blogger Aceh yang ramah dan bersahabat.

Saya beruntung sempat ke Aceh pada 22 April lalu untuk bertemu dengan kawan-kawan blogger di sana, sekaligus menghadiri acara peluncuran dua situs baru, Aceh Journey dan AcehPedia. Acara bertema Mari Menuliskan Aceh ini diselenggarakan di Aceh Community Center, Banda Aceh, dan dihadiri lebih dari 200 peserta. « Read the rest of this entry »

Prabowo Pecas Ndahe

April 1, 2009 § 138 Komentar

Tak lama setelah Wakil Presiden Jusuf Kalla mengadakan pertemuan dengan teman-teman blogger pada 19 Maret lalu, saya dikontak seseorang dari lingkungan tim pendukung Prabowo Subianto. Ia mengutarakan niat mempertemukan Prabowo dengan blogger.

Saya oke saja. Kenapa tidak? Tapi saya mengajukan syarat. Pertemuan dilakukan di tempat netral, bukan markas partai. Tempat pertemuan juga harus steril dari simbol dan atribut partai.

Deal. Maka terjadilah pertemuan itu di Amigos, Bellagio Mall, Mega Kuningan, Jakarta, 31 Maret 2009.

Acara direncanakan berlangsung mulai pukul 19.00, diawali dengan registrasi dan makan malam. Jakarta baru saja diguyur hujan lebat. Lalu lintas menuju lokasi acara padat merayap. Beberapa blogger terlambat datang.

Prabowo sampai di lokasi sekitar pukul 19.15, dan langsung masuk ruang khusus sambil menunggu semua tamu datang. « Read the rest of this entry »

Enda Pecas Ndahe

Maret 21, 2009 § 58 Komentar

Blogger Indonesia mencatat sejarah baru. Setelah diundang berbincang-bincang santai oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, blogger juga diundang Ketua Umum Partai Golkar itu mengikuti perjalanan kampanyenya.

Inilah untuk pertama kalinya dalam sejarah modern Indonesia ada orang partai, politikus, ketua partai besar, dan orang nomor 2 di negeri ini yang mengajak wakil dari wilayah penulisan daring (online) mengikuti perjalanan politiknya menemui konstituen.

Dan blogger yang beruntung itu adalah Enda Nasution, blogger terkemuka dan pendiri Politikana, situs diskusi politik web 2.0.

Tapi jangan berprasangka buruk dulu, Ki Sanak. Enda bukan pendukung dan sedang berpromosi untuk JK. Dia juga bukan kader Golkar. Seperti yang ditulis Enda di Twitter:

To make it clear. I am not campaigning for JK nor a kader partai. Just invited on the campaign trail. I’ll welcome invitation from others.

Buat saya, Enda adalah blogger yang sangat beruntung mendapatkan kesempatan pertama mengikuti perjalanan politik seorang ketua partai ke daerah. « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with blogger at Ndoro Kakung.