Archive for the 'Duniasana' Category

Ronaldo Pecas Ndahe

Bintang sepakbola Brasil Ronaldo tertipu waria? Hahaha … Begitulah berita yang saya baca di Channel 4. Kasusnya ini terjadi pekan lalu, tapi agak luput dari perhatian saya.

Ceritanya, pada sebuah malam, setelah bersenang-senang di diskotik, Ronaldo menawar seseorang yang disangkanya pelacur. Setelah harga disepakati, mereka berdua menuju sebuah motel di Rio de Janeiro.

Siapa sangka, begitu sampai di motel, dia baru mengetahui bahwa si wanita itu ternyata jadi-jadian alias waria. Ronaldo berniat membatalkan niatnya, tapi si waria ngotot minta dibayar. Akhirnya mereka bersitegang dan melibatkan polisi.

Ronaldo bersedia tetap membayar si waria meski tak jadi “memakainya”. Tapi salah satu waria kemudian meminta uang US$ 30 ribu sebagai tutup mulut agar rahasia ini tak bocor ke media … dan para blogger, hihihihi … Read more

32 comments

Mahathir Pecas Ndahe

Di hari yang sama Sandra Dewi meluncurkan blognya, Mahathir Mohamad juga menayangkan posting pertama di blognya.

blog mahathir mohamad

Tentu saja blog dua tokoh terkenal itu seperti bumi dan langit. Mahathir, kita tahu, adalah bekas perdana menteri Malaysia. Memimpin negeri jiran antara 1981 — 2003, Mahathir tergolong negarawan senior. Read more

14 comments

Keluhan Pecas Ndahe

If you don’t like something, change it. If you can’t change it, change your attitude. Don’t complain. — Maya Angelon

Berapa kali sampean mengeluh dalam sehari? Sekali, dua kali, sepuluh, atau berkali-kali? Apa sebabnya? Bangun kesiangan. Hujan deras. Ndak bawa payung. Jalanan becek. Angkot penuh. Jalanan macet. Waktu mau nyeberang, eh nyaris diserempet Metromini yang ugal-ugalan.

Huh, pasti sampean misuh-misuh sekencangnya dan mengeluh kenapa pagi-pagi sudah ditimpa kesialan datang bertubi-tubi.

Sewaktu sampean sampai di tempat kerja atau kuliah, eh kok ya nasib apes masih mengekor. Pekerjaan datang bertubi-tubi. Yang satu belum kelar, sudah datang yang lain. Teman kerja cuma enak-enak main game. Bos meeting di luar melulu. Koneksi Internet lelet. Sampean misuh-misuh lagi dan mengeluh kenapa dunia sungguh tak adil. Read more

28 comments

Fraud Pecas Ndahe

Aksi pemalsuan kartu kredit belakangan ini benar-benar semakin menggila. Anggota sindikat pemalsunya pun berasal dari berbagai negara.

Bulan lalu, polisi membekuk sindikat pemalsu kartu kredit internasional dari bank-bank besar dunia, di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Para tersangka memegang paspor dari beberapa negara, seperti Malaysia, Singapura, Hong Kong, dan tentu saja Indonesia.

Dalam penangkapan itu, polisi menyita barang bukti sebanyak 4.500 kartu kredit palsu dari 31 negara dan 80 kartu tanda penduduk (KTP) palsu. Polisi menyita beberapa mesin dan peralatan untuk memalsukan kartu kredit itu.

Menurut salah satu pelaku pemalsuan, selama dua tahun terakhir ini mereka telah memproduksi lebih dari 10.000 kartu kredit palsu dari berbagai bank, termasuk di Indonesia. Gila, kan? Read more

27 comments

Netscape Pecas Ndahe

Free Image Hosting at allyoucanupload.com

Pertarungan di antara peramban Internet (web browser) memakan korban: Netscape. Situs BBC Online mengabarkan:

“Netscape Navigator, now owned by AOL, will no longer be supported after 1 March 2008.”

Kabar ini tentu saja cukup mengejutkan karena Netscape Navigator sangat mendominasi pada pertengahan 1990-an. Dia dipakai oleh lebih dari 90 persen pengguna untuk meramban Internet.

Kedigdayaan Netscape anjlok drastis setelah kemunculan Internet Explorer (IE) bikinan Microsoft dan si Rubah Api Firefox buatan Mozilla. Pangsa pasar Netscape tinggal sekitar 0,6 persen.

Dulu saya juga sempat menggunakan peramban ini sebentar, lalu pindah ke IE, dan sekarang merasa nyaman dengan Rubah Api itu. Kadang-kadang saja saya memanfaatkan Opera.

Kalau boleh tahu, sampean memakai peramban apa, Ki Sanak? Apa alasan sampean memakainya?

38 comments

Malaysia Pecas Ndahe

Ini berita paling keren pagi ini dari koran The Jakarta Post. Terpasang di halaman depan, bagian bawah, berita itu menyebutkan tiga blogger kondang di Malaysia akan ikut mencalonkan diri dalam pemilu Malaysia pada 8 Maret 2008.

Free Image Hosting at allyoucanupload.com

Para blogger itu — Jeff Ooi, Tony Pua, dan Badrul Hisham Shaharin — akan mencoba peruntungan melawan calon-calon lain dari koalisi partai yang sudah mendominasi politik lokal selama lima dekade.

Mereka berharap keseleban kemasyhuran yang telah mereka peroleh di khasanah blog akan membantu mereka mendulang suara. Mereka hendak menguji apakah jumlah suara pendukung di ranah blog sama dengan jumlah suara pemilih mereka. Read more

44 comments

Next Page »