Obrolan Pecas Ndahe

Mei 27, 2009 § 80 Komentar

Boediono, calon wakil presiden yang sederhana dan santun itu, menjagokan Manchester United dalam laga final Piala Champions nanti malam. Sampean pegang siapa?

boediono

Pertama Jusuf Kalla. Lalu Prabowo Subianto. Dan tadi malam Boediono. Itulah daftar politikus yang pernah bertemu blogger dalam tiga bulan terakhir ini. Jusuf Kalla bertemu blogger di Cafe Pisa, Mahakam, Jakarta Selatan, pada 19 Maret 2009 lalu. Prabowo Subianto tatap muka dengan blogger di Restoran Amigos, Bellagio Mal, pada 31 Maret 2009. Nah, Boediono memilih warung angkringan Wetiga sebagai tempat ngobrol bersama blogger pada 26 Mei 2009.

Tuan rumah acara tadi malam adalah Komunitas Langsat yang memberi tajuk pertemuan itu “Obrolan Langsat, Boediono Menjawab.” Komunitas Langsat didirikan oleh para pengurus Politikana dan dagdigdug di Jalan Langsat I/3A, Jakarta Selatan.

Acara itu sengaja diberi label “Boediono Menjawab” karena memang untuk memberi kehormatan bagi calon wakil presiden yang akan mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono menuju kursi RI-1 menjawab isu-isu yang menerpa dirinya, seperti neoliberal, pasar bebas, privatisasi BUMN, dan sebagainya. « Read the rest of this entry »

Politikana Pecas Ndahe

Maret 16, 2009 § 64 Komentar

politikanaBinatang apakah gerangan politik itu? Mengapa generasi iPod terkesan ogah bersentuhan dengan politik, dan mereka seolah menganggapnya semacam penyakit menular yang harus dijauhi?

Paklik Isnogud cuma tersenyum geli ketika saya menanyakan perihal politik dan bagaimana generasi muda menilai politik masa kini. Ia malah mengacak-acak kepala saya yang nyaris tiada berambut.

Saya maklum dan menerima nasib diperlakukan seperti itu. Selain usianya jauh di atas saya, Paklik yang telah menelan asam-garam kehidupan dan pentas politik tentu jauh lebih paham soal ini ketimbang saya. Jadi saya cuma bisa mengumpat dalam hati, “Semprul!” « Read the rest of this entry »

Summer Course Pecas Ndahe

Maret 13, 2009 § 66 Komentar

kompetiblog-banner

“Ke Belanda dengan Rp 4.000,” kata Paman Tyo.

Dalam hati saya membatin, “Ah, kemahalan. Anak-anak Jogja hanya perlu mengeluarkan Rp 1.000 agar dapat terbang ke Belanda.”

Loh memangnya ada apa ini? Ho-ho-ho … jangan bingung dulu, Ki Sanak. Saya dan Paman sedang membicarakan tentang kompetisi blog berhadiah utama summer course di Negeri Kincir Angin. Kompetisi ini resmi diumumkan pada Selasa, 10 Maret 2009.

Kompetisi yang dibuka untuk wartawan dan non wartawan ini akan berlangsung mulai 15 Maret dan berakhir pada 30 April 2009. Tertarik? Apa saja syarat dan ketentuannya? « Read the rest of this entry »

Hadiah Pecas Ndahe

Desember 24, 2008 § 74 Komentar

Dia lelaki yang menggenggam matahari dan rembulan. Memberi tak harap kembali. Mengguyurkan semangat dan keteduhan. Juga kejutan yang menyenangkan — seperti petang itu.

Tiba-tiba saja lelaki yang menggenggam matahari dan rembulan itu meletakkan sebungkus hadiah ke atas laptop saya sambil tersenyum. “Ini buat kamu,” katanya.

Kado Natal? Tentu saja bukan. Saya tak merayakan hari penting dan baik bagi umat Nasrani itu. Lantas apa?

Lagi-lagi lelaki yang menggenggam matahari dan rembulan itu tersenyum. “Buka saja. Baca juga pesan yang kukirim lewat email,” katanya.

Tak sabar saya membuka dengan hati-hati kotak kado itu, sambil membuka inbox. Saya baca dalam hati. Begini pesannya: « Read the rest of this entry »

Tiket Pecas Ndahe

November 19, 2008 § 36 Komentar

Pengumuman penting. Untuk sampean semua yang sudah melakukan reservasi dan mengkonfirmasi ulang kehadiran di Pesta Blogger 2008, mulai hari ini sampean sudah bisa mengambil tiket tanda masuk ke Pesta Blogger!

Panitia menyediakan mekanisme ini untuk mengantisipasi banyaknya jumlah peserta Pesta Blogger 2008 (kurang lebih seribu orang) dan kemungkinan akan terjadi antrean panjang di meja registrasi pada Sabtu pagi, 22 November nanti, yang mengakibatkan kekisruhan.

Tanda masuk bisa diambil di kantor dagdigdug mulai Rabu, 19 November 2008, pukul 14.00 – 17.00 WIB (bertemu dengan Febi) dan pukul 17.00 – 22.00 (bertemu dengan Iqbal, juragan Wetiga).

Untuk Kamis (20/11) dan Jumat (21/11) tanda masuk bisa diambil pada pukul 09.00 – 17.00 WIB (dengan Mbak Feby) dan pukul 17.00 – 22.00 (dengan Mas Iqbal).

Jangan lupa untuk membawa kontribusi sebesar Rp 50.000,- dan membawa print out email konfirmasi dari pestablogger08@yahoo.com atau dari dimas@maverick.co.id, lalu tunjukkan kepada Mbak Feby atau Mas Iqbal.

Jika tak bisa datang sendiri, sampean boleh titip teman untuk mengambilkan tanda masuk, asal tetap membawa bukti print out email konfirmasi dari panitia.

Bagaimana kalau tetap tak sempat datang ke dagdigdug, misalnya para peserta dari luar Jakarta? Sampean tetap bisa mengambil tanda masuk di lokasi acara pada hari H, yakni di Auditorium BPPT, Jalan MH Thamrin, Jakarta.

Kantor Dagdigdug/Wetiga berada di Jalan Langsat 1 / 3A, Gandaria, Jakarta Selatan. Kalau dari arah Blok M, menuju RSPP, lewat RSPP sedikit ada pertigaan, belok kanan, lalu ada pertigaan berikutnya belok kiri, carilah Cafe Safari yang terletak di sisi kiri jalan, lalu belok kiri di Cafe Safari. Kantor Dagdigdug/Wetiga berada persis di belakang kafe itu). Telepon Dagdigdug/Wetiga adalah 021 – 7208262.

Kalau masih ada yang ingin ditanyakan, hubungi saja Dimas Novriandi di dimas.novriandi@gmail.com.

Bagaimana dengan sampean yang belum mendaftar, tapi mau hadir? Silakan langsung saja ke Auditorium BPPT, Jalan MH. Thamrin, Jakarta, pada 22 November, sebelum pukul 10.00 WIB. Siapa tahu masih ada tempat duduk yang tersisa.

Untuk mengecek nama sampean yang sudah melakukan reservasi dan konfirmasi di halaman ini.

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with dagdigdug at Ndoro Kakung.