Kenikmatan Pecas Ndahe

Juni 24, 2015 § 70 Komentar

Ramadan membawa berkah. Juga kemacetan. Di Jakarta, saya merasakan jam kemacetan maju 30 menit lebih cepat dari biasanya. Kepadatan lalu lintas pada sore hari yang biasanya dimulai pukul 16.00, menjadi 15.30. Saya duga ini disebabkan oleh banyak orang mengejar waktu berbuka puasa.

Majunya waktu kemacetan ini membuat jalanan nyaris tak pernah sepi dari pagi hingga sehabis senja. Dan orang-orang pun merasakan kemacetan di Jakarta semakin parah.

Saya merasa kemacetan di Jakarta makin parah terutama karena ada proyek pembangunan yang tengah berjalan berbarengan, yaitu jalan layang Ciledug-Tendean dan MRT di sepanjang Blok M-Sudirman-Thamrin.

Proyek Manager Jalur Layang PT MRT, Heru Nugroho, mengatakan kecepatan berkendara di Jakarta pada pagi dan sore hari hanya 5 kilometer per jam. Sebab, jumlah populasi dan kendaraan saat jam pergi dan pulang kerja melonjak. « Read the rest of this entry »

Powerphone Pecas Ndahe

September 2, 2014 § 38 Komentar

Internet bagaikan mal raksasa dengan banyak pintu. Semua orang boleh masuk, tapi lewat pintu yang berbeda-beda ukurannya.

Ada orang yang memiliki pintu akses lebar, sehingga bisa mengunduh dan mengunggah dokumen-dokumen ukuran besar. Ada pula yang pintu aksesnya kecil, sehingga harus bersusah-payah hanya untuk sekadar melihat-lihat isi mal raksasa itu.

Besar-kecilnya pintu akses ke Internet ditentukan oleh jenis koneksi tiap orang. Tersedia banyak pilihan, bisa melalui jaringan kabel optik atau wifi. Ada juga akses 3G dan 4G untuk peranti bergerak.

Salah satu alternatif terbaru untuk mengakses Internet diluncurkan baru-baru ini oleh BOLT! Super 4G LTE, penyedia layanan 4G LTE pertama di Indonesia yang menyediakan paket telepon pintar dan kartu akses data, dijuluki powerphone. Pada dasarnya, powerphone ini adalah sebuah telepon genggam yang di dalamnya diisi oleh kartu SIM khusus yang mennyediakan akses Internet 4G.

Telepon pintar yang diberi nama Bolt! Powerphone tersedia dalam dua model, hasil kerja sama dengan dua pabrikan, yaitu ZTE dari Tiongkok dan IVO dari Indonesia. « Read the rest of this entry »

Panduan Pecas Ndahe

Oktober 21, 2011 § 84 Komentar

Penyanyi dan pemain sinetron Syaiful Jamil mengalami kecelakaan di jalan tol Cipularang, 3 September 2011. Kecelakaan tersebut merenggut nyawa Virginia Anggraeni, istri Saiful.

ethic, ethicsDalam tempo beberapa menit saja, kabar mengenai peristiwa nahas tersebut beredar cepat melalui Twitter. Lewat akunnya di Twitter, seorang wartawan bahkan mengirimkan twit berisi foto jenazah Virginia yang tergeletak di pinggir jalan.

Meski memancing keingintahuan khalayak, foto itu ternyata malah memicu kecaman para pengguna Twitter. Mereka menganggap menyebarkan foto jenazah merupakan tindakan yang tidak etis, tidak sensitif, dan melukai perasaan keluarga almarhumah. Sadar akan kesalahannya, si penyebar foto segera meminta maaf dan menghapus twit itu. « Read the rest of this entry »

Koneksi Pecas Ndahe

Juli 19, 2010 § 122 Komentar

Bayangkan sampean mahasiswa di Wates, Yogyakarta. Tapi sampean bisa mengikuti kuliah seorang dosen di ITB yang tengah menerangkan mesin traktor lewat konferensi video jarak jauh di telepon genggam.

Bayangkan sampean seorang petani di Gorontalo. Tapi sampean dapat mengikuti program penyuluhan pertanian hijau dari petugas lapangan di Bogor melalui siaran video jarak jauh di laptop.

Kualitas siaran video itu begitu jernih, koneksinya tak pernah terputus, sebagus sampean menonton siaran televisi saat ini.

Semua itu kemungkinan bisa terwujud bila di negeri ini sudah tersedia jaringan koneksi nirkabel dengan teknologi LTE.

Uji coba video streaming tiga dimensi (3D) yang diakses menggunakan teknologi Long Term Evolution (LTE).

LTE adalah generasi keempat (4G) dari teknologi radio untuk meningkatkan kapasitas dan kecepatan dari jaringan telepon selular. LTE konon lebih cepat dan efisien dibanding generasi sebelumnya (3G). « Read the rest of this entry »

RPM Pecas Ndahe

Februari 15, 2010 § 105 Komentar

Ini bukan cerita tentang RPM (revolutions per minute) di dashboard mobil itu. RPM yang sedang bikin geger di Indonesia adalah Rancangan Peraturan Menteri Kominfo tentang Konten Multimedia. Mengapa dia memicu kontroversi?

Yusuf Nurrachman bukan tokoh nasional. Dia juga bukan seseorang yang populer seperti para pesohor itu. Meski posisinya tinggi, bos perusahaan web hosting Rumah Web, Yusuf jauh dari liputan dari media massa.

Saya sering bertemu lelaki yang santun itu di kantor cabang Rumah Web di Jalan Langsat, Jakarta Selatan. Salah satu pertemuan terjadi Februari tahun lalu, ketika Rumah Web merayakan ulang tahun yang ke-7.

Malam itu, di antara riuhnya obrolan para tetamu, saya melihat Yusuf berbincang serius dengan seseorang berbaju batik. “Itu tadi perwira polisi dari unit cybercrime,” Yusuf menjelaskan kemudian, setelah kami akhirnya sempat ngobrol malam itu.

Polisi? Apakah Yusuf tersangkut urusan pidana? « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with internet at Ndoro Kakung.