Pedoman Pecas Ndahe

Februari 6, 2012 § 53 Komentar

Sejarah ditorehkan di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Jumat, 3 Februari 2012. Dewan Pers dan komunitas pers hari itu mengesahkan Pedoman Pemberitaan Media Siber. Pedoman itu menjadi panduan untuk seluruh pengelola media siber di Indonesia.

Penyusunan Pedoman ini, kata anggota Dewan Pers Agus Sudibyo, untuk merespons perkembangan pesat media siber di Indonesia dan meningkatnya jumlah pengaduan terhadap media siber yang diterima Dewan Pers.

Adapun proses penyusunan Pedoman Pemberitaan Media Siber dimulai sejak tahun lalu. Saya juga sempat diundang satu kali dalam diskusi perumusan draft pedoman.

Dewan membuka peluang pedoman ini direvisi di masa mendatang karena media siber terus berkembang pesat. « Read the rest of this entry »

Iklan

Etika Pecas Ndahe

Februari 2, 2009 § 65 Komentar

Perlukah blogger memiliki kode etik? Kalau iya, siapa yang membuat?

Pertanyaan itu menari-nari di kepala saya setelah seorang kawan mengajak ngobrol agak serius tentang kasus yang tengah dihadapi oleh seorang blogger yang dituduh mencemarkan nama baik seorang wakil rakyat.

Diskusi ringan itu terjadi di tepi sebuah pemakaman di Purwakarta sore tadi. Kami tengah mengantar kepergian seorang sahabat yang tutup usia tadi pagi setelah terkena serangan stroke. Langit mendung. Gerimis sesekali jatuh. Tanah liat becek dan membuat sol sepatu kami menebal.

Mula-mula kawan saya itu — tepatnya juragan di tempat saya bekerja — bertanya, apakah blogger itu memiliki kode etik sepertinya para jurnalis mempunyai kode etik jurnalistik? « Read the rest of this entry »

Sengketa Pecas Ndahe

November 18, 2008 § 58 Komentar

Inilah judul-judul berita yang menyeramkan hari ini dari beberapa situs berita daring. Tentu saja judul-judul itu sesuai selera dan sudut pandang pembuatnya.

sodok

sodok-3

sodok-4

Nah, judul yang ini lumayan adem.

sodok-2

Dan, setelah membaca berita-berita itu, saya merasa seperti mengalami deja vu. Been there, done that.

Semoga kasus ini tak perlu menjadi sengkarut berkepanjangan karena seperti yang dikatakan oleh anggota Dewan Pers Abdullah Alamudin, “Mahkamah Agung pernah mengeluarkan keputusan dalam kasus Tempo dengan Tomy Winata. Waktu itu, Ketua MA mengatakan, kalau ada perselisihan antara media dan masyarakat, hendaknya didahulukan UU Pers.”

Akankah sejarah berulang? Entah. Kalau Dewi Lestari sih, bilangnya, “Malaikat juga tahu, siapa yang jadi juaranya …” 😀

Perhelatan Pecas Ndahe

Oktober 26, 2008 § 48 Komentar

Kabar yang ditunggu itu akhirnya keluar juga. Secara resmi telah diumumkan bahwa Pesta Blogger tahun ini akan digelar pada 22 November 2008 di Gedung BPPT Lantai III, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Mohon maaf saya agak telat mengumumkan kabar ini lewat posting tertunda.

Pesta Blogger 2008

Pengumuman resmi itu disampaikan lewat konferensi pers di gedung BIP, Depkominfo, pada Rabu, 22 Oktober. Setelah acara konferensi pers tersebut, saya mendapat banyak pertanyaan mengenai kapan pendaftaran dibuka dan mengapa perhelatan akbar ini didukung oleh pemerintah Amerika Serikat melalui Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta.

Lewat posting ini saya kabarkan bahwa pendaftaran PB08 memang belum dibuka. Tapi, seperti tahun lalu, tata cara pendaftaran akan diumumkan lewat blog Pesta Blogger. Jadi ikuti terus beritanya di sana.

Gratis? Tidak. Tahun ini panitia memungut biaya tanda masuk Rp 50 ribu. Saya berharap teman-teman tak terlalu keberatan dengan ongkos yang tak seberapa ini. « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with pers at Ndoro Kakung.