JK Pecas Ndahe

Maret 20th, 2009 § 106 Komentar

Kejutan sering datang tanpa memilih waktu. Seperti Rabu siang itu. Seseorang tiba-tiba menelepon dan mengajukan sebuah pertanyaan.

kopdar bersama JK

Jusuf Kalla berbicara kepada blogger - Foto: Tempo Interaktif

“Pak Jusuf Kalla ingin bertemu bloggers. Bisakah kau undang beberapa kawan?”

Saya terpana. Begitu mendadak. Begitu tiba-tiba. Saya balas bertanya. “Kapan?”

“Kamis. Tapi waktu dan jamnya nanti saya kabari,” jawab suara di ujung telepon. Seorang perempuan.

Telepon ditutup. Siang begitu panas dan lengas. Jakarta mendadak terasa begitu sibuk. Tapi pabrik saya masih lengang. Saya masih dalam kondisi antara percaya dan tidak. Seorang Wakil Presiden mendadak mengundang para blogger. Dia ingin mendengar suara para penulis daring. Kampanye?

Bisa jadi. Bendera start kampanye terbuka memang sudah dikabarkan mulai Senin awal pekan ini. Semua partai, calon legislator, dan juru kampanye mereka giat menjual diri. Tapi jika seorang Jusuf Kalla, wakil presiden dan ketua umum partai besar di negeri ini, tiba-tiba ingin bertemu blogger, saya rasa ini tentu bukan sekadar sebuah kampanye. Lalu apa?

Entahlah. Saya sih ndak terlalu ambil pusing. Mau kampanye atau cuma mau ngobrol, bukan masalah buat saya. Sekarang memang masa kampanye. Bahkan seorang JK pun berhak kampanye. Jadi apa salahnya bertemu dan saling mendengarkan?

Begitulah. Kamis pun datang seperti seharusnya. Seperti janji di telepon sebelumnya, orang itu kembali menghubungi dan memberi kepastian. “Confirm ya. Pak JK jadi mengundang teman-teman blogger. Tempat Kafe Pisa, Mahakam, pukul 20.00. Kalau bisa datang setengah jam sebelumnya.”

Mendengar kepastian itu, saya segera mengirim kabar ke delapan penjuru angin melalui aneka jenis media sosial, Plurk, Twitter, Jaiku, dan Facebook. Reaksi segera berdatangan. Ada yang bertanya-tanya kenapa tiba-tiba JK ingin bertemu blogger, ada yang meledek saya sebagai juru kampanye Golkar, ada yang langsung menyatakan bakal datang, dan sebagainya.

Salah satu teman mengingatkan bahwa pada jam yang sama, teman-teman Fresh mengadakan pertemuan di tempat lain. Anggota komunitas wikimu! pun punya acara kopdar. Adooooh! Pecas ndahe! Kenapa semua harus pada jam dan hari yang sama? Tiba-tiba merasa serba salah.

Well, hidup memang tak sempurna. Dan sering kali kita tak bisa mendapatkan yang kita mau. Setelah menimbang-nimbang, akhirnya saya memutuskan the show must go on. Semua harus berjalan seperti yang direncanakan tanpa saling membatalkan. Biarkan saja teman-teman memilih mana yang cocok dan diinginkan. Kita hidup di tanah demokrasi bukan?

Saya sendiri memilih tetap datang ke acara pertemuan antara blogger dan JK. Bukan apa-apa. Terlepas dari ini masalah kampanye atau bukan, bertemu dengan seorang Wakil Presiden adalah kesempatan langka bagi blogger. Seingat saya, baru kali ini ada seorang Wakil Presiden mengundang blogger untuk bertatap muka.

Saya merasa tak ada salahnya sesekali kita mendengarkan. Tak ada salahnya kita berbagi. Tentang apa saja. Meskipun itu dengan JK.

Pertemuan yang direncanakan itu akhirnya terjadi sekitar pukul 20.15, agak telat dari jadwal. Ada sekitar 130-an tamu, terdiri dari blogger, wartawan, rombongan JK. Di luar tempat pertemuan, saya tak tahu pasti berapa tentara bersenjata api yang ikut datang. Saya hanya sempat melihat satu pasukan berseragam hitam dengan senapan di bahu sedang menanti truk.

JK tampil santai. Berbaju batik lengan pendek warna kehijauan dan pantolan hitam, senyumnya menghiasi parasnya yang bersahabat. Ia memulai percakapan dengan mengucapkan terima kasih kepada para blogger dan tamu lain yang telah datang memenuhi undangan.

JK lalu bercerita tentang alasan pertemuan. “Saya melihat perkembangan teknologi begitu cepat. Dulu orang berkomunikas dengan asap, morse, lalu ada radio, televisi, kemudian handphone, dan sekarang Internet,” kata JK.

Ia lalu mengisahkan bagaimana Internet bahkan telah mengubah kehidupan di keluarganya. “Anak-anak dan cucunya, begitu bangun tidur langsung buka Facebook,” kata JK.

Ujung dari semua itu, kini informasi tak hanya berpusat. Semua orang bisa memproduksi informasi. Perkembangan ini bagus buat demokrasi. Demokrasi berkaitan dengan kebebasan informasi. Pers yang bebas bisa membantu orang yang kelaparan. Begitu ada orang kelaparan di sebuah desa, beritanya cepat menyebar dan sampai ke pemerintah. Blogger itu bagian dari kebebasan informasi. Mereka membuat informasi tak berpusat di satu tempat.

“Seperti zaman dulu, kalau ada kudeta, yang dikuasai RRI karena dia pusat infomasi. Sekarang kalau ada kudeta, siapa yang akan dikuasai. Informasi ada di mana-mana, tidak terpusat. Jadi blogger itu bagus,” kata JK.

Malam itu, acara berlanjut dengan dialog. Sebagai moderator, saya memberi kesempatan kawan-kawan lain bertanya. Ada yang bertanya soal niat JK sebagai calon presiden, hubungannya dengan SBY, dan sikap JK menghadapi kritik. Ada juga yang “curcol”.

JK menjawab semuanya dengan datar. Tapi seingat saya, ia nyaris tak menyebut satu kata pun tentang Golkar, kecuali ketika dia harus menjawab pertanyaan tentang soal pencalonannya yang merupakan amanah dari partai. Tak ada pembicaraan tentang kuning dan kuningisasi.

Malam semakin larut. Sekitar pukul 21.20, saya pun terpaksa mengakhiri pertemuan yang langka itu. Seperti laiknya sebuah kopdar, JK didaulat untuk foto bersama. Setelah mengucapkan terima kasih dan menyalami para tamu, JK dan rombongan pun berlalu.

Saya pulang dengan berjalan kaki bersama Iman Brotoseno, Enda Nasution, Muhammad Zamroni, dan Cornila Desyana. Langit di atas Jakarta semakin kelam. Jalanan masih ramai kendaraan lalu lalang di kawasan Mahakam-Barito. Perut keroncongan. Tenggorokan kering korantang. Iman lalu mengajak kami mampir sebuah warung nasi bakar untuk menenangkan cacing di perut yang sudah meronta dan melepas dahaga sejak sore.

Entah kenapa, Kamis malam itu, setelah bertemu JK, tiba-tiba saya merasa Indonesia sebetulnya tak buruk-buruk amat. Kami toh dapat berjalan kaki, bercanda, lalu makan di warung tenda, seperti biasa. Seolah tak ada apa-apa…. But, yes Iman, he’s stealing the show!

>> Selamat hari Jumat, Ki Sanak. Apakah sampean masih cinta Indonesia?

Tagged: , , , , ,

§ 106 Responses to JK Pecas Ndahe

  • Gum mengatakan:

    saya liat liputannya di rcti semalem sama tadi pagi :D

  • arista mengatakan:

    pertamax hehehehhehe
    wah JK….
    fenomena nya ada disini juga http://pasoepati.blogdetik.com/2009/03/12/jusuf-kala-ngeblog/

  • Tia mengatakan:

    kira2 JK punya FB juga ga ya? tapi bisa add jadi friend, bukan fans…

  • aad mengatakan:

    setelah pak JK, pak SBY bakal nyusul ndak ya ?

    • KOESnadi mengatakan:

      mudah2an SBY juga nyusul….btw kok judul postingnya mesti ada kata2 PECAH NDASE tho MAS?

  • handaru mengatakan:

    Entah kenapa, Kamis malam itu, setelah bertemu JK, tiba-tiba saya merasa Indonesia sebetulnya tak buruk-buruk amat. Kami toh dapat berjalan kaki, bercanda, lalu makan di warung tenda, seperti biasa. Seolah tak ada apa-apa….

    Apa karena ‘tomat kuningnya’ mulai meranum dan waktunya dipanen ? :-)

    • Ndoro Kakung mengatakan:

      rasanya tak ada warna kuning tadi malam :D

  • aerapianggis mengatakan:

    ndak ditawarin ngeblog Ndoro, JK nya?

    • sofwan.kalipaksi mengatakan:

      kalo’ ndak salah, JK sudah nge-blog di Kompasiana.

  • tyogaptek mengatakan:

    Lalu apakah ini pertanda ada blogger akan merapat ke parpol tertentu?

    • Ndoro Kakung mengatakan:

      loh kan memang sudah ada blogger yang jadi caleg :P

  • lantip mengatakan:

    Entah kenapa, Kamis malam itu, setelah bertemu JK, tiba-tiba saya merasa Indonesia sebetulnya tak buruk-buruk amat. Kami toh dapat berjalan kaki, bercanda, lalu makan di warung tenda, seperti biasa. Seolah tak ada apa-apa…

    wogh.. hegemoni yang hebat dong ndoro hihi

    • Ndoro Kakung mengatakan:

      hegemoni rasanya bukan diksi yang tepat, tapi … ah sudahlah :D

  • seolah tak ada apa-apa? memangnya sebenarnya ada apa sih, Ndoro?

  • dony mengatakan:

    sip ndoro
    setidaknya itu langkah awal yang bagus, terlepas dari niatan beliau, tidak ada salahnya dengan langkah yang kita ambil
    mendengarkan toh … saya rasa juga dia tidak memaksa kita untuk memilih dia

    oh ya satu lagi
    ini mungkin langkah yang baik … setelah 2004 para calon pemimpin mengambil hati rakyat dengan datang ke acara pemilihan idola, mungkin saja 2009 mereka cenderung ingin bertemu blogger hehehehe :D

    saya tunggu yah … acara kopdar dengan SBY dan Megawati hehehehe

    *maaftadimalamtidakbisahadir*

  • mr.bambang mengatakan:

    Apakah nanti SBY juga akan melakukan hal serupa? Eh … dia malah tiap jumat malem ding :D

  • Epat mengatakan:

    ditunggu session 2,3 dan selanjutnya :D
    *yang gak bisa dateng*

  • Sharon mengatakan:

    Jadi inget serial tv : Commander in Chief. Mrs. President jalan-jalan ke daerah slum untuk melakukan tanya jawab. Waktu nonton episode itu saya mikir, “Mungkinkah presiden kita mengadakan tanya jawab langsung begitu?” Unik karena antara presiden dan masyarakat jaraknya dekat sekali dan ga banyak cing cong. Bisa jadi ini satu langkah awal, presiden atau wakilnya ketemu langsung sama masyarakat, tanpa banyak cing cong.

    Tapi ndoro, awalnya pake briefing dulu ga? Males amat kalau pake dibriefing.

    • Ndoro Kakung mengatakan:

      briefing? nggak ada tuh.

  • sawung mengatakan:

    jadi inget kemaren anak-anak pada demo jk waktu berkunjung ke peringatan dies emas itb. Orang kampus melarang anak-anak demo bahkan ngancem DO. Jk-nya malah minta ketemu dan nyuruh anak-anak masuk buat ngobrol sama die. :D

  • kian mengatakan:

    nda dapet makan di sana po Ndor?…pantes ada yg komen bosan..ehhh…aku pernah denger ceramah JK..bikin ketawa..orange lucu trus g pernah baca contekan…(tapi entah itu kan g bisa digenelarisi dink).

    tadi malam nda isa ikut merapat..hiks..ada amanat dari pelanggan kripik.

  • GiE mengatakan:

    Errr… Aku merasa dialog blogger dengan bapak JK kok kurang ‘menggigit’ ya, om?

    Topiknya kurang kritis gitu…

    • Ndoro Kakung mengatakan:

      bukan salah topiknya, tapi yang nanya kurang kritis sih :D

  • mikow mengatakan:

    mungkin partai2 lain akan segera ikut kopdar sama bloger :)

  • Palembang mengatakan:

    Hello
    salam kenal ya..
    ku indra
    senang berkenalan dengan kamu

    By :
    http://palembang-musi.blogspot.com/

  • BayuHebat mengatakan:

    kepekiran gak ndor kalau jk sebenernya mau publikasi gratis bareng blogger :D . ?

    *dan tiba tiba blogosphere penuh dengan keyword JK :D

  • mbakDos mengatakan:

    seolah tak ada apa-apa.. ironis juga ya :D

    • Ndoro Kakung mengatakan:

      got my point, eh? you read between the lines, mbak dos. as always

  • [...] last night during a “kopdar” between Vice President Jusuf Kalla (JK) and bloggers. The casual meet-up between JK and bloggers was initiated by the VP himself (and his publicist, we suppose); and was announced to bloggers [...]

  • hanny mengatakan:

    saya masih lebih suka mendengarkan piwulang Ndoro Kakung saja. PS: ngomong-ngomong, Cornila itu siapa ya, Ndor? *ehem, ehem*

    • Ndoro Kakung mengatakan:

      dia, eh, anu … *lirik zam*

      • Billy Koesoemadinata mengatakan:

        saya tau cornelia yang mana,, dia yang sering ngeplurk juga tuh.. :P yang gara2 ngeplurk justru kena tegor.. karena sama2 ngubah status di FB.. :D

        • hanny mengatakan:

          mengapa yang jawab malah @billy? @zam, sini klarifikasi! jangan mainan kucing terus!

  • Zam mengatakan:

    acara kemarin agak mengecewakan, karna malah semacam acara dialog warga dengan pak lurah. curhatnya kok saya kira salah sasaran. (mungkin karena si penanya jg bingung mo curhat ke siapa)

    mungkin karena kekuatan blogger emang “terpecah” di beberapa even itu, ditambah “pesimisme” dari temen-temen blogger, sehingga yg datang di acara tersebut rasanya jadi agak gimanaaa gitu.. :)

    ini opiniku, sih..

  • Giyem mengatakan:

    ditawari jadi tandem di pilpres gak ndor?

  • Nursohib mengatakan:

    Ndoro kakung, saya masih cinta indonesia.. Kan katanya gak buruk-buruk amat. Hidup indonesia.. Blogger buat hidup lebih hidup. (*bukan iklan lho?..)

  • hedi mengatakan:

    apakah acara itu juga dalam rangka melakukan tebar pesona walau tanpa kuning dan pernik golkar?

  • dwiprayogo mengatakan:

    Pak JK mungkin minta untuk di ajarkan ngeblog sama ndoro mungkin……

  • snydez mengatakan:

    lalu, kira kira hal apa yang di ‘dapat’ JK dari pertemuan itu?

  • aditya sani mengatakan:

    Baru mau nanya soal Cornelia, malah keduluan hanny..(doh)

    • Ndoro Kakung mengatakan:

      koplok. cornila itu reporter koran yang cerdas itu, dit (idiot)

  • ibunk mengatakan:

    Mulai deh deket pemilu..nyari masa semua..dulu aja…pada cuek….dasar…..dasar…

  • Rusa Bawean™ mengatakan:

    sebagian dari kampanye :)

  • Chic mengatakan:

    hiks.. ga jadi Fresh, ga jadi ke Pisa Cafe… semalem riweuh ternyata saya..
    padahal abis nganterin Vio ke RS YPK yang ngga terlalu jauh dari Pisa Cafe :cry:

  • ekowanz mengatakan:

    ahh kok ga malem minggu aj biar aq bisa ikut :(

  • Obi-Wan mengatakan:

    Mungkin kalo pengumumannya lebih jauh dan gak bentrok sama acara laen yang udah jadi favorit para blogger, yang dateng bisa lebih banyak dan nanyanya lebih kritis. Kali laen usulin aja biar undangannya agak jauh, Ndoro. :D

  • yudhi mengatakan:

    owalah… piye om, sido tuku apartemen ning tower piro ? wekekek jadi kemarin itu nilik tower yang kosong yooo *nyegat jet*

  • suryaden mengatakan:

    terlepas dari apapun, ini cukup menggembirakan…

  • ricoh sanusi mengatakan:

    jadi intinya pertemuannya…?

  • racheedus mengatakan:

    Lantas para blogger dapat apa dari kopdar dengan JK itu, Ndoro? Sekedar curhat antara lurah dengan masyarakatnya doang, seperti kata Zam?

  • trisoer mengatakan:

    strategi jitu buat kampanye…

    CashSwim
    - Formula yang terbukti AMPUH menjadikan KAYA.

  • mesin kasir mengatakan:

    backlink nya blogger ke Jk gimana yah?

  • si tono mengatakan:

    ngga ada yang seru ternyata..
    hmm..

    trus acara freshnya gimana bos..??

  • bodrox mengatakan:

    jadi mikir. Jadi golput nggak yah? habis ikut seneng juga seh JK care ame blog gr… :p

  • [...] antara JK dengan para blogger pada Kamis malam yang lalu dapat disimak di blog milik Ndoro Kakung. Salah satu pernyataan JK yang patut digaris-bawahi yaitu: Semua orang bisa memproduksi informasi. [...]

  • Billy Koesoemadinata mengatakan:

    ah,, menyebalkan..

    kan saya juga pengen ketemu orang nomor 2 di Indonesia – pada masa inih..

  • silent reverie mengatakan:

    mungkin sengaja gak ada kuningisasi… taktik baru :roll:

    *hebyaaaat dah ndoro! mangkin seleb… nungul dimana-mana* ;)

  • Aris Heru Utomo mengatakan:

    Selamat Ndoro telah menjadi moderator yang baik. Waktu pertemuan yang singkat memang tidak memungkinkan untuk mengajukan lebih banyak lagi pertanyaan. Mungkin bisa disarankan pada tim JK agar lain kali pertemuan diadakan siang hari sehingga waktunya bisa lebih panjang. Akan lebih menarik apabila JK sebagai new blogger disandingkan dengan another new blogger lainnya yaitu Prabowo Subianto dalam suatu kopi darat.

    Soal komentar pertemuan tsb bisa dilihat disini:
    http://arishu.blogspot.com/2009/03/kopi-darat-dengan-wapres-jk.html

    Btw dalam kesempatan tsb sebetulnya saya sudah berusaha untuk say hello dengan sampeyan. Namun karena sampeyan sibuk dgn para penggemar, saya urungkan niat. Coba kalau sempat say hello kan saya bisa ikutan ke warung nasi.

  • gilang mahardika mengatakan:

    yahh,, seharusnya blogger muda yang mempunyai pikiran idealis dan skeptis tetapi mempunyai wawasan yang baik yang ndoro undang…
    karena begitu banyak anak muda yang hanya ikut-ikuan dan apatis dalam politik di negara kita dewasa ini.. (jika memang indonesia tidak buruk2 amat pasti JK dengan senang hati menyambut semua pertanyaan anak2 muda dewasa ini)..
    yahh,, ternyata sudah dilaksanakan yah..

  • omeng mengatakan:

    Apapun itu tanggapannya, sy mnganggap JK memang pemimpin kita yang merakyat!

  • syaifuddin mengatakan:

    ndoro kakung calon menpen ya….hehehe…..

  • eviwidi mengatakan:

    Ealahhh..gitu ajah toh..pertemuane..?

    Kayaknya sih…itu juga salah satu sarana JK untuk lebih mendekatkan dengan rakyat diri di era kampanye ini…segala cara asal halal…hayuuuk…….

    Dan tentu efeknya, para blogger dengan sukarela dan suka cita akan menulis reportase dengan masing-masing gaya tulisannya di blog masing-masing…tentang acara itu.

    Promosi gratisan….:)

    Apakah setelah masa kampanye lewat, JK akan terus ‘menjalin hubungan’ dengan para blogger?

    Just wait en see….

  • Audi mengatakan:

    Wah selamat ya ndoro bisa ketemu sama Pak JK. Btw, kalau ngelihat fotonya, nggak kalah keren lho. :D

  • leebizniz mengatakan:

    Wah salut bwt ndoro bs ketemu wapres, Hidup Blogger!
    kayaknya cocok ni jadi jurkam

  • abdee mengatakan:

    paling tidak… JK tak mengharamkan bloger.
    gak kayak RS…

    JK 1 – RS 0

  • syukriy mengatakan:

    Selamat..selamat…selamat…bagi para blogger…
    Meski menjelang kampanye (waktunya tepat ndak ya untuk menyapa bloggers?), setidaknya eksistensi kita diakui. hehehhee

  • wongbagoes mengatakan:

    Hmm,,,

    pak Jk bisa aja…

  • mas stein mengatakan:

    hoho, saya lagi nunggu komen pak mbel yang pernah bilang kalo capres layak pilih cuma esbeye sama prabowo

    jadi sebenernya apa niat jk ngundang sampeyan ndor? sampeyan akan mendapat sebatas yang diniatkan kata mbah saya

  • Admin mengatakan:

    Tunggu yang lainnya ikutan ketemu bloger…. JK dilawan….

  • DV mengatakan:

    Siang ini nyalain monitor kaget kok websitenya Ndoro jadi kuning, eh jebul monitor saya yang agak soak, digoyang-goyangin dikit monitornya… nah dah jadi putih lagi:)

    Good move!

  • sukem mengatakan:

    caleg dari seluruh Indonesia mestinya juga kampanye di blognya para blogger… lebih murah, sayang ndak ada DAPIL blog ^_^

  • detnot mengatakan:

    foto bloger di atas, keknya saya kenal ndoro.
    Rambut njegrak-nya ituyg gak nguati :mrgreen:

  • candra mengatakan:

    kontribusi pak JK pada para bloger apa ndor? setelah kopdar tentunya.

  • WangMuba mengatakan:

    Info yang menarik…

    Makasih tuk infonya ya :)

  • faithfabian mengatakan:

    jangan jangan mo beli saham blogger neh……..:D

  • wlt arsy mengatakan:

    kumisnya JK bikin geli saja

  • sigonda mengatakan:

    mulai deh !!
    saat kampanye parpol dan capres menyapa kaum Blogger !!!
    poning awak !!!
    ekekeke,….

  • Fa lho... mengatakan:

    Indonesia memang nggak buruk2 amat kok Ndor, kan masih ada saya yg tercatat sebagai warga negara…
    *ngumpet*

  • londoxz84 mengatakan:

    hello mas, sak iki jamane susah golek mangan we susah opo meneh mikirne politik.
    capeeeeeeeeeeeeeek deeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeh…………………………!

  • Unsilster mengatakan:

    pertamax nge-blog, terus ikutan Facebook dech, dh gitu pasti pake BlackBerry :)

  • edratna mengatakan:

    Langit di atas Jakarta semakin kelam. Jalanan masih ramai kendaraan lalu lalang di kawasan Mahakam-Barito. Perut keroncongan. Tenggorokan kering korantang. Iman lalu mengajak kami mampir sebuah warung nasi bakar untuk menenangkan cacing di perut yang sudah meronta dan melepas dahaga sejak sore.
    ————————————————-

    Lho, ndoro, kan di Piza Cafe…kok perut keroncongan? Atau keasyikan ngomong sama JK, jadi lupa nggak makan?

  • Ben mengatakan:

    lebih bagus lagi kalau blogger diundang utk mengikuti kegiatannya sbg wakil presiden :)

  • [...] sangat.. meski, sebenernya saya semalem sempet kuciwa karena tanpa direncanakan sebelumnya, salah satu tokoh penting negeri ini pada periode ini, ngadain hal yang-hampir-sama di tempat lain, yang nyebabin beberapa orang2 yang se-’jalan’ kepecah.. *begitu juga saya pada [...]

  • arya mengatakan:

    saya bukan fans JK, tapi model kampanye yg dibikin JK ini cerdas ya ndoro. harus dibudayakan nih dialog2 spt ini.

  • cahsholeh mengatakan:

    *ndorokakung dapat rating -1 promosi diri…
    *yusuf kalla dapat rating -1 -1 promosi diri keterlaluan…

  • Kampanye Damai mengatakan:

    1001 jalan melakukan “kampanye” :)

  • Man58 mengatakan:

    pecas ndahe…

    ho ho ho ho ho …. ndor… ndak terkejut ya ndor…
    kalau dunia sudah semakin renta …..

    ‘tentang dunia yang semakin tua dan hidup yang penuh kejutan’

  • nenden mengatakan:

    wah maaf ndoro ndak bisa dateng, kalo aku dateng pasti ada penanya yang kritis deh hehehe, tapi kok kelaparan yaaa ndoro? apa karena itu kemudian para blogger jadi kurang kritis ?karena pasokan logistik kurang joss hehehe

  • 5 cm mengatakan:

    gak suka JK… tapi tim kampanyenya cerdas…

  • fickry mengatakan:

    Errrrrr….

    kapan JK showan ke Jogja dan bertemu CA.. hahaha…

  • antown mengatakan:

    gak grogi ndoro?

  • sagung mengatakan:

    Wah, strategi baru nih

  • arsyad mengatakan:

    apakah JK dan SBY akan benar2 cerai di Pilpres nanti??

  • dukun cabul mengatakan:

    wah jamane koyo ngene isih mikirne gawean. capeeee dehhhhhhhhhhhh. yang penting jangan koropsi. okeeeeeeeeeeeeee bossss!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!11

  • Enaknya JK cerai sama SBY atau gimana…..?

    • Inty mengatakan:

      Banyak temen yang sedih JK mau cerai sama SBY… andaikan partai demokrat tidak terlalu sombong dalam mengklaim keberhasilan bersama sebagai keberhasilan demokrat pastinya saya juga tidak setuju sby cerai dgn JK. Saya dukung keberanian JK untuk membuat perubahan dalam peta politik!!

  • agthor mengatakan:

    Eh kayak nya nggak JK tuh.

    Note: JK ( Just Kidding )

  • Silly mengatakan:

    Silly [thinks] sepertinya kalian terbius sama pesona JK yang memang bawaannya lebih friendly (pengusaha biasa begini kok, murah senyum dan bersahabat)…

    Kenapa tidak ada yang bertanya…. Ngapain waktu jalan2 ke Belgia, sampe bawa pasukan bodrex sebanyak 120 orang???….

    Ada sumber yang bilang gini… Pasukan Bodrex itu dengar2… consist of 60 men who will take bullet for mr. VP,… 40 who be able to kill 10 men instantly, 10 man who able read the location for a plan of the assasination of JK (masa sihhhh??? setahu saya belgia itu negara yang gak peduli sama org),… 5 who are a professor in each human body,…. 1 Musfida Yusuf Kalla,… 1 head of BKPM,… 2 protocol, and 1 man who can conquer belgia in 3 hours. Sofyan Wanandi, Steve Sondakh, Eric Domb, Kris Bogert n Paul Dejardin ngikut karena abis dimarahin :)

    *hoax*

  • wah semua nya pada kampanye ya… Potensi blogger saya begitu kuat sampai2 bapak wakil presiden menyempatkan waktu untuk bertemu langsung..

    Btw, SBY kapan nih? :D

  • ramaputra mengatakan:

    Lebih Cepat Lebih baik itu bagus tapi jgn sampe mengorbankan kualitas gtu dunx coba liat bandara internasional makasar yg cepat selesai tapi coba ada perhatikan sekilas saja terlihat kalo finishing nya dibuat asal-asalan

  • [...] dengan cara yang berbeda, (saya mengerti ndoro pasti sudah berusaha mati-matian bersikap netral. JK diberi bahasan ke arah positif, sementara PS lebih ke arah negatif. Kita bisa nilai sendiri dari komentar-komentar masuk yang [...]

  • Bangun Watono mengatakan:

    halo semua ……

  • kalo bukan musi kampanye kira-kira mau ga yah wakil presiden itu bertemu dengan para blogger ??
    hayo tebak ndoro mau ga dia nya :D

    • aiva mengatakan:

      yah… namanya juga kampanye… apa saja bisa terjadi.. hehhehe—

  • [...] pasangan calon presiden dan wakil presiden, bertatap muka dengan para penulis dunia maya. Yang pertama, dilakukan menjelang kampanye legislatif, Maret silam, di kawasan Mahakam, Jakarta Selatan. [...]

  • [...] http://ndorokakung.com/2009/03/20/jk-pecas-ndahe/ [...]

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

Please log in to WordPress.com to post a comment to your blog.

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading JK Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 253 pengikut lainnya.