Kencan Pecas Ndahe

September 28, 2007 § 54 Komentar

Pada sebuah sore yang syahdu, ada seorang perempuan terlihat sedang berjalan-jalan di pusat perbelanjaan di jantung Jakarta.

Tiba-tiba teleponnya menjerit-jerit panjang. “Kriiing … kriiing … kriiing …”

Oh, rupanya sang kekasih hati yang menelepon, hendak mengajaknya berkencan. Dengan hati berbunga-bunga, perempuan itu pun menyanggupinya.

“I’d loved too, honey,” jawabnya dengan manja. “You just say where and when, Oom.” Halah …

Dasar perempuan, sebelum berkencan dia harus menyiapkan dandanan. Dia ndak mau terlihat jelek dan mengecewakan sang kekasih hati. Ia ingin terlihat cantik dan well dressed pada kencan di kedai tempat mereka biasa melakukan rendevouz itu.

Maka, berbelanjalah perempuan itu ke toko, mencari rok atau blus yang cocok buat berkencan nanti malam …

Anjrit! Tiba-tiba dia merasa ada sesuatu yang mendesak-desak hendak keluar …. Ah, dia pengen pipis rupanya.

Maka, berlarilah perempuan itu ke toilet … laki-laki!

[terima kasih untuk Mas Gandrik yang sudah mengirimkan foto koleksinya]

Iklan

§ 54 Responses to Kencan Pecas Ndahe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Kencan Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

%d blogger menyukai ini: