Calo Pecas Ndahe

November 19, 2007 § 21 Komentar

No comment ah … 😀 … Meski memang saya pernah di sana dan kenal orang yang dimaksud itu. Cuma saya heran aja, kok bisa-bisanya itu berita jadi kesannya “jeruk makan jeruk”.

Kecelakaan? Sabotase?

Menurut sampean bagaimana? « Read the rest of this entry »

Milan Pecas Ndahe

November 19, 2007 § 52 Komentar

Kota Milan baru bangun dari tidurnya ketika kami berjumpa di trotoar depan Hotel Principe di Savoia, di Piazza Della Repubblica 17, yang berdiri pada 1920 itu.

Langit jingga, seperti warna dinding hotel yang diterpa sinar matahari pagi yang meletek. Bayang-bayang pepohonan lindap. Embun merabas. Burung-burung melayap di antara dedaunan.

Jalanan yang diaspal lancap itu lengang. Hanya satu dua prahoto lewat. Lampu jalanan mulai padam satu per satu. Angin November mengremus kulit. Pedih. Saya lihat papan penunjuk temperatur di depan hotel menunjukkan angka 3 derajat Celsius. Pantes!

Diajeng merapikan mafela dan mengancingkan jaket kulit merahnya rapat-rapat. Parasnya yang lawa kemerahan tanda kedinginan. Tubuhnya bau lavender. Bibirnya dari tadi tak berhenti cengar-cengir … iseng. Saya tak tahan untuk mengacak-acak rambutnya.

Pagi itu Diajeng mau mengajak saya pelesir keliling Kota Milan. Ia hendak memamerkan kota yang membuatnya betah dan lupa pada seluruh kepedihan yang ditinggalkannya di Jakarta.

“Jadi kita mau ke mana dulu nih, Mas?” tanya Diajeng. “Ke Basilica di San Simpliciano yuk!” « Read the rest of this entry »

Setahun Pecas Ndahe

November 17, 2007 § 63 Komentar

Hari ini, tepat setahun sudah saya pindah blog dari sini ke sini. Dan, tanpa terasa telah banyak hal terjadi selama 365 hari yang berlari kencang ini.

Sampean mungkin sudah lupa bahwa posting pertama blog ini tentang kedatangan Bush di Kebun Raya, Bogor, yang bikin heboh itu. Selanjutnya, hampir setiap hari saya publikasikan aneka posting di sini dengan statistik seperti ini.

Semula saya ndak punya keinginan muluk-muluk ketika membangun blog di rumah baru ini. Saya cuma kepengen bisa seperti Paklik Isnogud — lelaki dengan suara seorang Yudhistira: orang yang bicara tentang kebersihan dan perdamaian biarpun di ambang perang — lewat posting-posting di blog ini. « Read the rest of this entry »

Blogvertorial Pecas Ndahe

November 16, 2007 § 38 Komentar

Ini dia biang kerok yang sempat membuat saya pernah misuh-misuh sampai bikin dua posting ini dan yang ini.

Ya, ini tentang pabrik listrik ndesit (PLN) yang mendadak pasang stiker merah dan biru berisi pemberitahuan tentang perubahan batas waktu pembayaran tagihan listrik. « Read the rest of this entry »

Gelinjang Pecas Ndahe

November 15, 2007 § 52 Komentar

Pada suatu siang yang muram, di pintu masuk sebuah plasa. Di atas, mendung tebal menggantung. Sebentar lagi pasti hujan tumpah.

Saya melihat lelaki itu dengan keanggunan seorang Arjuna yang tengah berdiri di atas kereta sambil mengangkat gandewa, sesaat sebelum anak-anak panahnya melesat dan menerjang tubuh Bhisma hingga terjungkal di Padang Kurusetra.

Tubuh gagahnya dibalut kemeja kotak-kotak kecil warna hijau, senada dengan pantalon hijau tuanya. Parasnya bersih. Rambutnya yang ikal dipotong pendek.

Lelaki itu terlihat gelisah, berkali-kali melihat arloji di pergelangan tangan kiri. Sebentar kemudian pandangannya beralih ke pelataran depan plasa, memperhatikan setiap pengunjung yang datang.

Saya menduga lelaki itu tengah menunggu seseorang, mungkin temannya, istrinya, pacar, atau kekasih gelapnya. « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently viewing the archives for November, 2007 at Ndoro Kakung.