@America Pecas Ndahe

Desember 28, 2010 § 41 Komentar

Pusat kebudayaan ini diresmikan pada 1 Desember 2010 oleh Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat untuk diplomasi publik, penerangan & kebudayaan Judith A. McHale. Dilengkapi dengan fasilitas canggih. Pengunjung boleh meminjam iPad. Gratis.

Jakarta, kota yang disebut arsitek Marco Kusumawijaya sebagai “metropolis tunggang-langgang itu, terus menambah koleksi tempat khalayak. Tempat publik berkumpul dan beraktivitas.

Ruang publik itu tak selalu terbuka. Seiring menjamurnya gedung-gedung jangkung, mal, warga Jakarta pun hanya mendapatkan ruang khalayak di tempat tertutup.

Salah satu ruang khalayak yang relatif baru di Jakarta adalah Pusat Kebudayaan Amerika Serikat, @america. Berada di mal megah One Pacific Place di jantung Jakarta, @america terasa jauh berbeda dibanding pusat-pusat kebudayaan yang dikelola oleh negara-negara sahabat. Taruh kata British Council, CCF, Goethe Haus, atau Instituto Italiano di Cultura.

Pusat kebudayaan yang diresmikan pada 1 Desember 2010 oleh Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat untuk diplomasi publik, penerangan & kebudayaan Judith A. McHale, itu dilengkapi fasilitas teknologi canggih, seperti yang terlihat dalam video di bawah ini.

Para pengunjung dapat menjelajah, merasakan pengalaman langsung menimba pengetahuan tentang Amerika. Ada sejumlah pemandu yang dengan ramah membantu pengunjung. Seperti yang terlihat dalam video di atas, tersedia sebuah layar raksasa tempat kita dapat melihat Google Map seperti layaknya pilot pesawat menjelajah angkasa.

Dan, ini yang menarik, sampean boleh meminjam iPad, secara gratis untuk mengakses informasi mengenai keberagaman, kebudayaan, pendidikan, politik, sejarah Amerika, serta pelbagai topik lain. Jangan khawatir, jumlahnya cukup untuk sekitar 100 orang. Dan gratis!

Pekan lalu saya bahkan sempat manggung bareng Mbilung dan Nila Tanzil di sana. Kami berbincang-bincang pentingnya media sosial bagi konservasi alam. Kami bertiga ngoceh bareng di depan puluhan pengunjung yang duduk di ruangan menyerupai teater. Di belakang kami, terpampang layar raksasa yang menampilkan slide dan situs-situs yang sedang dibahas.

Kalau sampean punya waktu dan kesempatan, silakan ke mampir @america. Hanya saja, sampean harus siap-siap melewati pemeriksaan keamanan yang cukup ketat. Tas, ransel, harus dititipkan. Setiap pengunjung pun harus melewati pintu pemindai, seperti di bandar udara itu. Tapi percayalah, begitulah lolos pemeriksaan, sampean tak akan rugi sudah berada di @america.

>> Selamat hari Selasa, Ki Sanak. Eh, mau nggak kita kopdar di sana?

Iklan

Tagged: , , , , , , , , , ,

§ 41 Responses to @America Pecas Ndahe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading @America Pecas Ndahe at Ndoro Kakung.

meta

%d blogger menyukai ini: