Komputerakt!f Pecas Ndahe

April 10, 2007 § 12 Komentar

Bukan Paman Tyo kalau di tengah kegalauan hatinya tak sempat kriuk-kriuk ngemil ketika saya meneleponnya tadi pagi. Ia justru asyik mengunyah sambil ngoceh di pagi hari persis prenjak di atas wuwungan. Saya menikmati garing dan renyahnya kudapan lewat telepon.

Semula saya cuma hendak mengirimkan simpati dan dukungan saya atas musibah yang sedang menimpa pabriknya. Tapi, obrolan di pagi hari tadi malah menyiratkan bahwa Paman belum habis. Ia masih menyimpan segudang gagasan untuk bertahan.

Teriring doa dan simpati saya untuk Paman dan teman-temannya di Komputerakt!f. Pabrik boleh tutup, blog jalan terus. Begitu kan, Paman?

Protes Pecas Ndahe

April 10, 2007 § 11 Komentar

Hari ini saya baca di koran-koran yang mengabarkan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kemarin meneken Peraturan Presiden tentang Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo. Badan ini menggantikan Tim Nasional Penanggulangan Semburan Lumpur di Sidoarjo (Timnas Lumpur Lapindo) yang selesai tugasnya bulan lalu.

Menurut Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2007 tertanggal 8 April 2007 itu, Badan Penanggulangan Lumpur bertugas menangani semburan dan luapan lumpur, masalah sosial, serta infrastruktur akibat luapan lumpur Lapindo di Sidoarjo.

Ah, saya jadi teringat lagi pada penderitaan penduduk Porong yang rumahnya tenggelam dalam lautan lumpur. Sejak Mei tahun lalu, dan setelah berbagai upaya dicoba, masalah ini ternyata belum selesai juga. Kasihan benar warga di Porong. Padahal apa salah mereka? « Read the rest of this entry »

Dongeng Pecas Ndahe

April 9, 2007 § 20 Komentar

Adakah situs web atau blog yang berisi dongeng anak-anak? Penyiar radio Female melontarkan pertanyaan menggelitik itu tadi pagi. Saya yang kebetulan ikut mendengar jadi tergoda.

Saya penasaran, ada ndak sih, blog khusus dongeng anak? Mosok dari berjuta-juta blog ndak ada satu pun yang isinya sangat niche, hanya bertutur tentang dongeng anak? Apakah sebetulnya anak-anak masih perlu didongengi? « Read the rest of this entry »

SST Pecas Ndahe

April 9, 2007 § 23 Komentar

Meski sudah belasan tahun meninggalkan Yogyakarta, hati saya masih tertinggal di sana. Terlalu banyak orang, tempat, makanan, jalanan, juga kejadian yang tak terlupakan — selalu jadi kenangan. Ngangeni.

Nah, salah satu yang membuat saya selalu kangen Yogya itu adalah kolom Sungguh-sungguh Terjadi di harian Kedaulatan Rakyat. « Read the rest of this entry »

Diproteksi: Paskah Pecas Ndahe

April 7, 2007 Masukkan password Anda untuk melihat komentar.

Konten berikut dilindungi dengan kata sandi. Untuk melihatnya silakan masukkan kata sandi Anda di bawah ini: