Handphone Pecas Ndahe

Januari 20, 2009 § 61 Komentar

Sampean jangan coba-coba lagi menyalakan handphone atau alat elektronik lain yang bisa mengganggu navigasi penerbangan. Kalau bandel dan masih cas-cis-cus ketika pesawat akan lepas landas atau mendarat, dan selama penerbangan, sampean bisa dipenjara maksimal dua tahun atau kena denda Rp 200 juta.

Begitulah penjelasan Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal tentang salah satu sanksi yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan yang hari ini diteken oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Setelah membaca berita itu, saya jadi teringat lagi perdebatan lama mengenai keselamatan penerbangan dan penggunaan handphone di dalam pesawat. Benarkah sinyal handphone mengganggu sistem navigasi? Benarkah gelombang radio yang dipancarkan telepon genggam akan membuat pesawat jatuh? « Read the rest of this entry »

Matt Pecas Ndahe

Januari 19, 2009 § 89 Komentar

Rambutnya ikal pirang kecoklatan. Bibirnya merah. Badannya yang langsing dibungkus kemeja putih lengan panjang, kaos dalam hitam, dan jins biru. Sedang kakinya memakai sepatu kets merah tua.

matt-sittingonstair1

Senyum hangat selalu menghiasi paras pria 25 tahun itu. Bila berbicara, matanya yang biru menatap mata lawan bicaranya dengan akrab, agak malu-malu.

Dialah Matt Mullenweg. Ya Matt yang itu, salah satu dewa di ranah blog dan co-founder WordPress blogging platform asal Texas, Amerika Serikat. Siapa tak kenal? « Read the rest of this entry »

Suluk Pecas Ndahe

Januari 16, 2009 § 33 Komentar

Kali ini aku akan bercerita tentang perempuan perajut malam. Dialah perempuan yang bertemu dengan lelaki rudin dari pulau gosong pada sebuah musim gugur. Dari lelaki rudin pulau gosong itulah aku mendapatkan kisahnya.

Konon perempuan perajut malam lahir dari rahim benang dan sepotong kayu. Mimpi dan imajinasi adalah bidan kelahirannya.

Perempuan perajut malam suka mengembara, dari satu bukit ke bukit lainnya. Dari satu lurah, ke lurah berikutnya.

Lelaki dari pulau gosong menggambarkan sosok perempuan itu seperti suluk, puisi yang dinyanyikan dalam pertunjukan wayang. Suluk tidak bercerita apa-apa tapi menggambarkan suatu suasana: murung, senang, perang, damai. « Read the rest of this entry »

Kupu-kupu Pecas Ndahe

Januari 15, 2009 § 43 Komentar

:: untuk mereka yang ditinggal sendiri ::

Orang tuanya menjuluki perempuan itu Balam Penari. Meski parasnya sama sekali tak mirip burung balam, perempuan itu memang pintar menari. Geraknya luwes. Gemulai. Dan setiap kali dia menari, bunga-bunga di taman bermekaran. Matahari bergilar-gilar. Angin melambai-lambai.

Perempuan Balam Penari lahir pada musim semi. Ketika langit dipulas selarik pelangi. Wajahnya berpendar-pendar bagaikan baiduri. Rambutnya harum mewangi.

Ia dibesarkan oleh hujan dan diasuh oleh peri-peri hutan nan rupawan. Embun di pucuk daun adalah menu sarapannya. Cahaya menemani siangnya. Gelap malam menyelimuti tidurnya.

Setelah beranjak dewasa, paras Balam Penari kian bercahaya, seperti sinar rembulan di musim panas. Tubuhnya nyaris sempurna, mulus seperti patung pualam yang dipahat para seniman Yunani. Matanya yang hitam kelam membuat semua lelaki yang menatapnya pasti bakal rela melakukan apa saja. Bahkan memetik bintang pun mereka akan dengan senang hati melaksanakan.

Tapi Balam Penari bukan perempuan sembarangan. Ia satu bintang di langit kelam. Begitu jauh, tapi begitu cemerlang. Sinarnya rimba pesona bagi banyak pria. Terasa dekat, namun tak terjangkau. Ia datang setiap malam, tapi bukan demi satu orang. « Read the rest of this entry »

Belanda Pecas Ndahe

Januari 13, 2009 § 42 Komentar

Sampean pengen lihat kincir angin berputar menderu-deru? Melihat warna-warni tulip bermekaran sepanjang hari? Atau sampean sekalian mau menimba ilmu di Belanda?

belanda

Ndak usah bingung, ndak perlu pusing memikirkan ongkos dan cara menuju ke sana. Sampean bahkan tak perlu mahir “holan spreken” alias bahasa Belanda.

Kenapa? Karena kuliah berlangsung dalam bahasa Inggris. Selain itu, ada peluang mendapatkan beasiswa.

Serius? Apa syaratnya supaya bisa kuliah di Belanda? « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently viewing the archives for Januari, 2009 at Ndoro Kakung.