123 Pecas Ndahe
Maret 3, 2008 § 19 Komentar
Jadi begini ceritanya, Ki Sanak. Tiba-tiba saya dijawil (tagged) oleh Unspun. Jawilannya berupa permainan iseng-iseng yang disebut 123 meme.
Aturan permainan:
a. Buka halaman 123 dari sebuah buku yang paling dekat dengan sampean sekarang.
b. Cari kalimat kelima di halaman itu.
c. Tuliskan tiga kalimat yang muncul setelah kalimat kelima di halaman 123 itu.
Oke, saya sudah melakukannya. Buku yang saat ini kebetulan ada di dekat saya adalah sebuah novel terjemahan karya Mary Higgins Clark, Pretend You Don’t See Her (diterjemahkan menjadi Anggap Dia Angin Lalu).
Tentu saja, seperti tebakan sampean, ini sebuah novel lawas, terbit pertama sekitar sepuluh tahun yang lalu. Novel yang kebetulan ada di dekat saya itu dalam edisi bahasa Indonesia, terbitan Gramedia Pustaka Utama, cetakan ketiga, Mei 2005.
Judul novel itu sama dengan judul lagu yang dipopulerkan oleh Jerry Vale, Pretend You Don’t See Her. Novel ini bercerita tentang seorang wanita muda yang secara kebetulan menyaksikan sebuah peristiwa pembunuhan, dan untuk menyelamatkan nyawanya ia harus masuk Program Perlindungan Saksi. « Read the rest of this entry »
Netscape Pecas Ndahe
Maret 2, 2008 § 38 Komentar
Pertarungan di antara peramban Internet (web browser) memakan korban: Netscape. Situs BBC Online mengabarkan:
“Netscape Navigator, now owned by AOL, will no longer be supported after 1 March 2008.”
Kabar ini tentu saja cukup mengejutkan karena Netscape Navigator sangat mendominasi pada pertengahan 1990-an. Dia dipakai oleh lebih dari 90 persen pengguna untuk meramban Internet.
Kedigdayaan Netscape anjlok drastis setelah kemunculan Internet Explorer (IE) bikinan Microsoft dan si Rubah Api Firefox buatan Mozilla. Pangsa pasar Netscape tinggal sekitar 0,6 persen.
Dulu saya juga sempat menggunakan peramban ini sebentar, lalu pindah ke IE, dan sekarang merasa nyaman dengan Rubah Api itu. Kadang-kadang saja saya memanfaatkan Opera.
Kalau boleh tahu, sampean memakai peramban apa, Ki Sanak? Apa alasan sampean memakainya?
Kelimun Pecas Ndahe
Maret 2, 2008 § 14 Komentar
dalam kelimun
aku mendengar kau menyengau
mendesah dengan keluh
suaramu mirip pelaut majenun
yang menceracau parau
mengutuk hati yang rusuh
“ah, payah-payah dilamun ombak, tercapai juga tanah tepi,” katamu.
jadi apa lagi yang kau tunggu? ayo kita nge-blog lagi …
Serangan Pecas Ndahe
Maret 1, 2008 § 24 Komentar
Hari ini, 59 tahun yang lalu. Perang pecah di Yogyakarta mulai pukul 06.00. Tentara Indonesia menyerbu pasukan Belanda di Kota Gudeg itu.
Buku-buku sejarah anak sekolah mencatat peran Letnan Kolonel Soeharto, Komandan Brigade 10 daerah Wehrkreise III, dan Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kelak sejarah juga menyebut perang enam jam di Yogya itu dengan sebutan Serangan Oemoem 1 Maret. Tapi, kontroversi kemudian muncul. Siapakah sebetulnya penggagas Serangan Umum itu? Soeharto atau Sri Sultan HB IX? Atau ada orang lain?
Anhar Gonggong, sejarawan, pernah mengatakan penggagas Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta untuk menyingkirkan pasukan Belanda, bukan Soeharto, melainkan komandan berpangkat yang lebih tinggi. Soeharto, kata Anhar, hanya sebagai pelaksana di lapangan. « Read the rest of this entry »
Bergaul Pecas Ndahe
Maret 1, 2008 § 21 Komentar
Apakah sampean senang Bergaul? Kalau iya, silakan meluncur ke TKP.
Saya sebetulnya ndak terlalu paham ini situs apa. Mungkin semacam situs social networking. Tapi, rasanya saya ndak terlalu cocok bergabung, err … bergaul di situ. Entah kalau sampean …




