Kenikmatan Pecas Ndahe
September 25, 2007 § 15 Komentar
Setiap kali berpuasa, godaan itu terlihat semakin menawan. Es kelapa muda. Es blewah. Es jeruk. Es cendol. Baso urat. Soto ceker. Sate & sop kambing Casmadi. Halah.
Sampean mungkin bisa menyebutkan lebih banyak lagi daftar makanan dan minuman yang paling mengundang selera di bulan puasa ini.
Tapi, bayangkan ketika malam hari. Apa sampean ya masih pengen menjejali perut dengan aneka makanan itu? Apa sampean masih kebelet menenggak soda dingin dan teman-temannya itu? Rasanya kok tidak, kecuali sampean memang punya perut berisi tujuh kere lapar.
Begitu tanda waktu buka puasa tiba, seseruput teh manis dan secuil kurma manis rasanya sudah melebih segalanya. Kita seolah mendapatkan kenikmatan yang tiada banding.
Dari mana sebetulnya kenikmatan itu datang, Ki Sanak? « Read the rest of this entry »
Komunikata Pecas Ndahe
September 25, 2007 § 6 Komentar
Komunikata itu semacam kata-kata dari berita yang dibuang sayang, tapi enak dikomentari. Bakal muncul di kala ada yang memang layak dikomunikatakan, bisa juga di kala sempat belaka. Kalau sampean suka ya syukur. Bila ndak suka, ya itu urusan sampean, bukan urusan saya.

>> Berani nggak tolak gelar Putri Indonesia?

>> Untung nggak bikin retak gigi.
Ngembat Pecas Ndahe
September 24, 2007 § 22 Komentar
Setiap kali menjelang buka puasa, saya biasa ngabuburit bersama beberapa buruh di pabrik. Kelompoknya sih gonta-ganti, tergantung siapa yang kebetulan lagi sempat.
Nah, beberapa sore yang lalu, saya kebetulan ngabuburit dengan dua kawan baik saya. Kami memilih sebuah di kedai di dalam sebuah mal, di jantung ibu kota.
Kebetulan kami kebagian meja di sebelah meja tempat empat perempuan muda, kaum urbanis, tengah reriungan. Sepertinya mereka juga mau menunggu bedug adzan Maghrib karena mejanya masih bersih, belum ada minuman dan makanan.
Empat perempuan itu rata-rata berkulit putih, bersih, wangi. Dandanannya tres chic semua. Dan, ini yang penting, sore itu, beberapa menit sebelum bedug tanda buka puasa terdengar, mereka lepas blazer dan menggantungkannya di sandaran kursi.
Olala … Terlihatlah blus-blus sleevless yang memamerkan lengan-lengan pemiliknya yang mulus bin halus. Wadoh, moga-moga puasa kami sore itu ndak hanya mendapatkan lapar dan dahaga belaka deh … « Read the rest of this entry »
Masturbasi Pecas Ndahe
September 24, 2007 § 35 Komentar
Ini pertanyaan yang sering diajukan remaja-remaja pria pada guru ngajinya di bulan puasa: Apakah masturbasi itu dosa? Apakah kegiatan itu membatalkan puasa?
Hahaha … Terus terang saya jadi mesam-mesem sendiri bila kebetulan ikut mendengar pertanyaan itu. Jadi ingat waktu saya bau kencur dulu — bertahun yang lalu. Hehehe … « Read the rest of this entry »
Pesan Pecas Ndahe
September 22, 2007 § 16 Komentar
Mestinya Firman Firdaus itu punya setumpuk pekerjaan yang lebih penting ketimbang menyebarkan posting berantai. Eh lah kok dia malah memaksa saya membeberkan delapan sisi lain diri saya.
Ki Sanak, ini semacam pesan berantai sebenarnya. Lalu, saya pun harus meneruskan ini ke orang-orang yang saya pilih sendiri.
Aturannya begini:
Each tagged blogger must post these rules.
Each blogger starts with eight random facts/habits about themselves.
Bloggers that are tagged need to write on their own blog about their eight things and post these rules. At the end of your blog, you need to choose eight people to get tagged and list their names.
Don’t forget to leave them a comment telling them they’ve been tagged and to read your blog.
Tapi, karena sudah diminta, ya saya nyerah. Asyem. Baiklah Ki Sanak, ini delapan hal tentang saya: « Read the rest of this entry »





