Dolly Pecas Ndahe

April 28, 2007 § 18 Komentar

Para lelaki penggemar “molimo” tampaknya harus mencari tempat nongkrong baru. Setelah Saritem Tbk. di Bandung ditutup pekan lalu, Dolly Inc. di Surabaya pun terancam gulung tikar.

Kenapa?

Saya baca di situs Earthtimes.org bahwa lumpur panas Lapindolah yang membuat Dolly, kawasan industri esek-esek terbesar Indonesia (?) itu, mulai memasuki masa-masa sulit.

Pelanggan luar kota jarang datang karena terhadang lautan lumpur. Roda bisnis pemuas syahwat itu pun terganggu. « Read the rest of this entry »

Bebek Pecas Ndahe

April 27, 2007 § 12 Komentar

Siapa yang jarang dicium? Donald Bebek atau pantat truk ini? 😀

Perjanjian Pecas Ndahe

April 27, 2007 § 11 Komentar

Hari ini pemerintah Indonesia meneken perjanjian ekstradisi dengan Singapura di Bali. Inilah perjanjian yang ditunggu-tunggu banyak orang, terutama kalangan penegak hukum. Penandatanganan perjanjian ekstradisi itu menandai babak baru hubungan kedua negara.

Singapura selama ini terkesan ogah meneken perjanjian itu, sementara Indonesia ngotot. Ada yang bilang, Singapura menolak perjanjian itu karena sama saja dengan menyerahkan tikus-tikus gemuk yang selama ini hidup aman dan nyaman di apartemen-apartemen pinggiran Marina Bay, Sentosa Island, ke aparat berseragam di Gedung Bundar, Jakarta.

Ada sebab lain. Apa itu? « Read the rest of this entry »

Sapi Pecas Ndahe

April 26, 2007 § 16 Komentar

Kita mengenal sapi sebagai hewan memamah biak berkaki empat yang gendut dan lucu. Tak heran bila anak-anak pun menyukai hewan jinak ini.

Bagi umat Hindu, sapi itu titihan dewa sehingga dianggap sebagai makhluk keramat. Dagingnya tak boleh dimakan.

Kita juga mengenal sapi sebagai hewan penghasil susu. Para peternaklah yang memerah susu sap untuk diminum atau dijual. Dari sinilah kemudian muncul istilah sapi perah untuk membedakannya dengan sapi yang tidak untuk diperah. Misalnya saja sapi pekerja yang dipakai membajak sawah.

Selain itu, ada sapi yang kalau diperah ndak keluar susunya, tapi keluar uangnya. Sapi jenis ini sangat disukai partai-partai politik, pejabat tinggi, dan mereka yang punya kekuasaan.

Kasihan sapi, ya … 😀

Ngadu Pecas Ndahe

April 25, 2007 § 12 Komentar

Ah, dunia memang semakin tua dan penuh tikungan mengejutkan. Lah wong lalu lintas kok diadu? Ra mudeng aku …

Kenapa ndak ngadu kirik, celeng, wedus, atau kucing? Atau ngadu praja IPDN saja? Haiyah … 😛