Che Pecas Ndahe
April 25, 2007 § 15 Komentar
Gara-gara Paman menulis tentang palu-arit, saya jadi ingat posting Kang Mbilung tentang angkot berstiker Che.
Dan, saya tiba-tiba merasa harus bertanya pada Paklik Isnogud tentang tokoh kita yang satu ini: Ernesto “Che” Guevara. Soalnya, saya kadang terheran-heran. Che itu datang dari negeri yang jauh, tapi entah kenapa banyak anak muda di sini mengidolakannya.
Stiker dan kaos bergambar Che dijual di mana-mana. Saking terkenalnya sampai ada yang menyangka itu foto Che itu gambarnya pelawak Betawi Benyamin S di masa muda. Ada pula yang mengira itu gambar penyanyi reggae. Halah. « Read the rest of this entry »
Iyo Pecas Ndahe
April 24, 2007 § 11 Komentar
Saya lupa kapan pertama kali mampir di blog Simply Iyo ini. Saya cuma ingat saya langsung terkesan dan kagum pada posting-posting di blog anak muda ini sejak pertama datang.
Seperti namanya, blog Iyo memang sangat simpel, tapi renungan-renungannya yang tertuang lewat posting-nya sering kali jauh dari kesan sederhana. Bahkan semula saya hampir tak percaya blog itu dikerjakan oleh Iyo sendiri. « Read the rest of this entry »
Dressel Pecas Ndahe
April 23, 2007 § 21 Komentar
Saya kaget ketika membaca berita utama koran ini. Sejumlah tokoh terkenal tertipu oleh bisnis investasi oleh PT Wahana Bersama Globalindo — agen produk penanaman modal Dressel Investment Limited.
Yang bikin saya tercegang, selain karena kasus ini menyangkut uang triliunan rupiah, korbannya adalah nama-nama kondang di Indonesia. Ada Ketua DPR Agung Laksono, artis Sandy Harun, Peggy Melati Sukma, Iwan Fals, sutradara Mira Lesmana, Riri Reza, pengacara O.C. Kaligis, konglomerat Sukamdani Sahid, budayawan Goenawan Mohamad, dan banyak lagi.
Dalam hati saya bertanya-tanya, kok bisa? Bagaimana mungkin mereka masih percaya pada bisnis akal-akalan seperti Dressel itu? « Read the rest of this entry »
Golf Pecas Ndahe
April 23, 2007 § 9 Komentar
<div class=”gambar”
Ndoro Juragan Bos memberi saya perintah untuk mencari tahu kebenaran rumor bahwa seorang menteri telah mengundurkan diri. Halah, tugas kok berat betul ya? Kenapa nggak tanya soal lain sih?
Tapi, karena ini perintah, dari Ndoro Juragan Bos pula, terpaksalah saya melakukannya. Masalahnya, bagaimana caranya? Saya ini bukan siapa-siapa je. Presiden bukan, menteri bukan, pejabat pun bukan. Piye yo?
Aha, kebetulan saya punya kenalan, seorang ajudan menteri. Kenapa ndak tanya dia? Sip. Saya pun mengirimkan SMS. Biasa, taktik pancingan. Beginilah korespondensi saya dengan Mas Ajudan itu melalui SMS. « Read the rest of this entry »
Bumi Pecas Ndahe
April 22, 2007 § 13 Komentar
A: “Kok gambar buminya bulat, Mas?”
B: “Lah memang bulat seperti bola je.”
A: “Dari mana sampean tahu bumi berbentuk seperti bola? Ngarang ya?” « Read the rest of this entry »





