Batak Pecas Ndahe

Maret 30, 2007 § 11 Komentar

Saya cuma mau minta komentar sampean tentang nasib yang menimpa rekan kita di Medan ini. Tapi baca dulu tulisannya tentang amplop dan blog.

Sedikit penjelasan, abang kita ini mengaku wartawan idealis yang selalu menolak amplop. Sayang, nasib tak berpihak kepadanya. Gaji dari kantornya rupanya tak memenuhi kebutuhan keluarganya. Istrinya bahkan sempat mengancam minta cerai jika si abang tak sanggup mengurus keluarga lebih baik.

Akhirnya, dia berhenti sebagai wartawan, lalu ngeblog. Untuk menyambung hidup, dia membantu istrinya berjualan.

Ia memberi pelajaran: jangan kampanye tolak amplop saja, tapi perjuangkan dulu standar gaji jurnalis.

Ah, perut rupanya tak ma[mp]u menunggu idealisme … Simpati saya untuk Bung Jarar.

Chrisye Pecas Ndahe

Maret 30, 2007 § 24 Komentar

Chrisye pergi untuk selama-lamanya tadi pagi sekitar pukul 04.00. Saya tertegun ketika membaca posting Budi Putra mengenai kabar kepergian Chrisye. Begitu cepat?

Di Indonesia ini, siapa tak kenal Chrisye, penyanyi pria legendaris dengan timbre tak ada duanya itu? Siapa yang tak pernah mendengar lagu-lagu hitsnya?

Lahir di Jakarta, 16 September 1949, Chrisye mulai aktif merintis karier musik pada 1968 saat bergabung sebagai basis Sabda Nada. Pada kurun 1968 – 1969 Chrisye bergabung dengan Gipsy Band bersama Zulham Nasution, Keenan Nasution, Gauri Nasution, Onan dan Tami. « Read the rest of this entry »

Gedeg Pecas Ndahe

Maret 29, 2007 § 18 Komentar

Nama Robot Gedeg pernah begitu menyebalkan bagi banyak orang. Pria yang nama aslinya Siswanto ini adalah terpidana mati kasus sodomi dan kejahatan anak.

Saya — agak telat — membaca kabar bahwa dia meninggal pada Senin lalu dari situs ini.

Dia kena serangan jantung dan menjempul ajal setelah dirawat di rumah sakit selama tiga hari. Ketika masih hidup di penjara Nusakambangan, Robot Gedeg memelihara seekor kucing sebagai teman. Apa hubungan antara seorang psikopat dan kucing?

GPS Pecas Ndahe

Maret 29, 2007 § 30 Komentar

Saya baru tahu, ternyata sekarang ada situs pelacak lokasi telepon selular. Memang masih versi beta sih, tapi lumayan akurat karena pakai satelit GPS.

Sampean bisa mencobanya sendiri di sini. Dengan situs ini, siapa pun tak bisa bersembunyi.

Tapi awas, jangan disalahgunakan ya … 😀

Kata-kata Pecas Ndahe

Maret 28, 2007 § 14 Komentar

Harga naik atau disesuaikan? Kelaparan atau kurang makan? Miskin atau pra sejahtera?

Mengapa ada masanya ketika orang lebih suka menghaluskan-haluskan bahasa — bahkan hingga sekarang?

Paklik Isnogud cuma tersenyum ketika saya memberondongnya dengan pertanyaan-pertanyaan itu.

“Karena kata-kata juga punya sejarah, Mas,” kata Paklik singkat.

“Maksudnya?” « Read the rest of this entry »