PR Pecas Ndahe
Februari 21, 2007 § 17 Komentar
Ini sebetulnya pekerjaan yang mudah: membantu anak mengerjakan PR. Tapi, jadi sulit karena dua hal: pekerjaan rumah itu soal bahasa Inggris dan bapaknya bukan tipe penjelas yang sabar. Akhirnya, si anak tambah bingung, bapaknya apalagi.
Ki Sanak, sampean jangan tertawa dulu ya. Tulung, tenan iki. Sebab, ini true story.
Ceritanya, anak sulung saya yang masih kelas 1 Sekolah Dasar itu mendapatkan PR bahasa Inggris. Soalnya sebetulnya mudah-mudah saja, cuma mengisi titik-titik kosong dengan imbuhan “a”, “an”, “some” atau “any”.
Gampang, kan? « Read the rest of this entry »
Petani Pecas Ndahe
Februari 20, 2007 § 25 Komentar
Harga beras naik, orang miskin menjerit. Harga beras anjlok, para petani berteriak.
Beras itu dilema atau simalakama?
Entah. Yang jelas, beras itu selalu menjadi persoalan di negeri ini karena hampir semua orang makan nasi dari beras. Seandainya penduduk negeri yang gemah ripah loh jinawi ini makan roti dari gandum, masalahnya pasti lain lagi.
Tapi, masalah para petani tak pernah habis, ada atau tiada beras. Harga beras naik atau turun, petani tetap punya masalah.
Jadi, lebih baik kita membela petani? Mungkin. Bukankah petani yang resah bisa berakibat fatal? « Read the rest of this entry »






