Politik Pecas Ndahe
Februari 29, 2008 § 13 Komentar
Sampean, para bloger Endoneseah, boleh iri pada bloger Malaysia. Tiga bloger kondang negeri jiran itu sebentar lagi bertarung merebut kursi politik di pemilu mendatang.
Tapi, sampean ndak usah terlalu khawatir. Barangkali ini soal waktu saja. Kali ini giliran bloger tetangga, siapa tahu tahun depan giliran sampean semua.
Nah, sebelum waktunya tiba, barangkali ada baiknya kalau sampean mendengarkan cerita Paklik Isnogud tentang politik. Dia pernah bercerita ke saya soal itu beberapa hari yang lalu.
Menurut Paklik Isnogud, politik di Indonesia adalah “the politics of the talking heads”: orang “berpolitik” dengan cara omong dan dikutip koran. Mungkin ada pengaruh dan gemanya, tapi tak pernah menjadi sebuah mobilisasi.
“Kini tampaknya hal itu mulai dianggap kurang memuaskan: politik sebagai intrik di antara dinding, politik dalam bentuk seminar dan wawancara, adalah politik yang kesepian. Kesepian itu — tanpa pendukung dan pendeking — menimbulkan cemas, Mas.”
“Tapi, begini Paklik. Saya dengar politik itu seperti marketing. Orang menjual citra dan program. Apa benar begitu, Paklik?” « Read the rest of this entry »
Kutipan Pecas Ndahe
Februari 28, 2008 § 50 Komentar
Aduh, KRMT Roy Suryoooo … Kutipan sampean itu lo yang sering kali bikin penafsiran orang bermacam-macam.
“Anggap saja blog seperti orang membuang sampah. Saya capek melayani orang kayak gitu. Itulah yang tidak saya sukai dari blog. Blog tidak bertanggung jawab, bahkan blogger itu tukang tipu.”
Kapan-kapan, kalau ada waktu, kita ngobrol panjang deh …
>> Tautan : Nggo-Blog.
Roman Pecas Ndahe
Februari 28, 2008 § 44 Komentar

[olah foto digital: Paman Tyo]
Gage itu mungkin sejenis lelaki dari angkatan 1970-an. Makanya, waktu ketemu pujaan hatinya ituh, rayuannya sangat picisan. Dasarnya yang cewek juga rada jadul juga sih …
Malaysia Pecas Ndahe
Februari 27, 2008 § 44 Komentar
Ini berita paling keren pagi ini dari koran The Jakarta Post. Terpasang di halaman depan, bagian bawah, berita itu menyebutkan tiga blogger kondang di Malaysia akan ikut mencalonkan diri dalam pemilu Malaysia pada 8 Maret 2008.
Para blogger itu — Jeff Ooi, Tony Pua, dan Badrul Hisham Shaharin — akan mencoba peruntungan melawan calon-calon lain dari koalisi partai yang sudah mendominasi politik lokal selama lima dekade.
Mereka berharap keseleban kemasyhuran yang telah mereka peroleh di khasanah blog akan membantu mereka mendulang suara. Mereka hendak menguji apakah jumlah suara pendukung di ranah blog sama dengan jumlah suara pemilih mereka. « Read the rest of this entry »




