Jetlag Pecas Ndahe

Januari 21, 2007 § 17 Komentar

Terdampar di negeri antah berantah sendirian. Merem-melek ndak keruan di keheningan. Kiri-kanan sepi. Atas-bawah tak ada suara. Adoh biyung, piye iki? Padahal badan sudah nggreges-nggreges. Mata ayub-ayuben. Kepala berat. Konsentrasi buyar. Adakah yang pernah posting “10 Tips Mengatasi Jetlag”?

Ki Sanak, tolong saya dikasih “resep memejamkan mata” setelah terbang 20 jam melintas selusin batas wilayah waktu …

10 Pecas Ndahe

Januari 19, 2007 § 31 Komentar

Setiap hari saya punya ritual [wajib], yaitu jalan-jalan di ranah maya untuk melihat blog kawan-kawan, para pengunjung blog ini, dan blog-blog lain yang belum pernah saya kunjungi sebelumnya — biasanya karena nyasar.

Selain untuk mempererat tali silaturahmi [halah], saya mau cari ide [ngaku]. Saya juga ingin belajar dari blog-blog di luar sana supaya saya tetap sadar bahwa di atas langit masih ada langit.

Blog-blog yang sering saya kunjungi atau pernah saya lihat itu banyak yang menarik, tapi banyak juga yang membuat saya kapok datang lagi. Mengapa?

Inilah Top 10 Alasan mengapa saya enggan datang lagi ke sebuah blog: « Read the rest of this entry »

Ketombe Pecas Ndahe

Januari 18, 2007 § 11 Komentar

Ketombe ternyata tak cuma mengganggu kulit kepala dan rambut. Di Jalan Asia-Afrika, persisnya di depan putaran Plasa Senayan, Jakarta, ketombe katanya bisa mengganggu perjalanan. Aha, tentu saja ini pekerjaan tangan iseng yang mungkin kesal karena kena macet gara-gara ada proyek pembuatan jalur monorel di lokasi itu.

Tapi, mengapa ketombe yang dipilih sebagai kata tambahan? Mengapa bukan yang lain, misalnya kucing, salak, orang gila, atau apalah gitu? Setelah saya amati, ternyata tak jauh dari situ ada billboard raksasa yang mengiklankan sebuah produk sampo antiketombe. Pemilik tangan jahil itu mungkin terpengaruh oleh advertensi itu. Mungkin juga kepalanya memang sedang terganggu oleh ketombe. Siapa tahu? Menurut sampean?

Bengawan Pecas Ndahe

Januari 18, 2007 § 14 Komentar

Bengawan terjun ke kali mungkin sama absurdnya dengan apa yang digambarkan oleh pepatah Jawa, kebo nyusu gudel. Tapi, begitulah kejadian yang dialami rangkaian kereta api kelas ekonomi Bengawan, jurusan Solo-Jakarta, ketika terjungkal di sungai dan mengakibatkan lima penumpangnya tewas, Senin lalu.

Ini kecelakaan angkutan massal keempat dalam tempo sebulan, setelah kapal Tristar dan Senopati Nusantara, serta pesawat Adam Air. Jadi lengkap sudah lokasi bencana itu: laut, udara, dan darat. Tinggal kepolisian saja yang belum dapat giliran [ups!].

Masya Allah, musibah kok ndak berhenti-henti. Mungkinkah ada yang tak beres di negeri ini? Tapi, apanya yang tak beres ya? Siapa sih yang salah? Kendaraannya, penumpangnya, pengusahanya, ngaparat pemerintahnya, aturannya, alamnya, atau siapa? « Read the rest of this entry »

TNI Pecas Ndahe

Januari 17, 2007 § 15 Komentar

Horeee … bahkan TNI Angkatan Darat pun sekarang ngeblog, err … maksudnya bikin website. Situs TNI AD resminya diluncurkan pagi ini. Tapi, ketika saya lihat, sudah ada posting bertanggal 18 Desember 2006. Mungkin mereka perlu waktu sebulan untuk trial and error.

Apa pun, ini sinyal yang bagus. Sudah saatnya bapak-bapak itu buka-bukaan, transparan, membuka diri. Ndak perlu sampai buka baju. Cukup informasi tentang organisasinya saja. Jangan seperti dulu lagilah. Baru lewat depan markasnya saja, eh mata mas-mas penjaga itu sudah melotot. Padahal kan kita cuma numpang lewat. « Read the rest of this entry »