Basuki Pecas Ndahe
Desember 13, 2007 § 26 Komentar
Desember 13, 2007 § 26 Komentar
Desember 12, 2007 § 44 Komentar
Ada yang bilang, beginilah bedanya antara bos di Barat dan bos di Timur. Juragan di sana biasanya berdiri sejajar karena merasa menjadi bagian dari sebuah tim. Juragan di sini memposisikan diri lebih tinggi, seperti dewa, dibanding anggota tim lainnya.
Juragan di sana berempati. Juragan di sini ndak peduli. Yang penting target dan tenggat terpenuhi.
Nah, bos sampean termasuk kotak yang kiri atau kanan, Ki Sanak?
:: gambar asli entah siapa yang punya. dia masuk begitu saja di kotak surat saya ::
Desember 11, 2007 § 43 Komentar
Ayo, ayo … dipilih … dipilih … yang sayang anak, sayang istri … pacar … Jual murah lo! Ini pulau bagus bak surgawi …
Sampean ndak usah takut meskipun Undang-Undang Dasar 1945 pasal 33 ayat 3 menyebutkan:
“Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.”
Bukankah ini “sangat Indonesia”? Dan sampean bukan rakyat, Ki Sanak. Maaf …
UPDATE: « Read the rest of this entry »
Desember 11, 2007 § 40 Komentar
Perhatikan kata-kata dalam lingkaran putih.
Apakah pembuatnya belum lulus SD?
Saya mendapatkan kiriman foto ini dari Mas Gandrik kemarin. Saya ndak tahu apakah foto yang sama pernah beredar sebelumnya. Mohon maaf kalau “basbang” … hehehe …
Desember 10, 2007 § 46 Komentar
| Mike Supandi pada Etiskah media menulis surat im… | |
| Rose June pada Begini cara media bertahan | |
| Rose June pada Restoran Pecas Ndahe | |
| morishige pada Begini cara media bertahan | |
| Rudy Rudyanto pada Begini cara media bertahan | |
| CNNI NEWS pada Begini cara media bertahan | |
| Tucker pada Luna Maya Pecas Ndahe | |
| Blogger Inspiratif -… pada Romansa Pecas Ndahe | |
| SupirKRL pada iPhone Pecas Ndahe | |
| Arie Susanto pada Begini cara media bertahan | |
| Toko Bunga pada Begini cara media bertahan | |
| Surya Adhi pada Begini cara media bertahan | |
| Alix Wijaya pada Begini cara media bertahan | |
| jrd2024 pada Jangan pakai Influencer lagi u… | |
| Wijaya Kusumah pada Etiskah media menulis surat im… |
