Seleb Pecas Ndahe

Oktober 24, 2007 § 51 Komentar

Adakah jalan pintas untuk menjadi pesohor di ranah blog (baca: seleb blog)? Seorang kawan pernah mengajukan pertanyaan itu ke saya tempo hari. Dia bertanya karena tertarik membuat blog dan ingin langsung terkenal.

Karena merasa pertanyaan itu agak mengada-ada, saya pun balik bertanya, “Kenapa sampean mau jadi seleb blog? Kenapa sampean tak menjadi bloger saja dulu, menulis rutin, dan ajeg, baru setelah itu — kalau beruntung — sampean baru bisa menjadi seleb?”

Eh, dia menjawab dengan bertanya lagi, “Lah buat apa kita nge-blog kalau bukan untuk terkenal, Mas? Buat apa kita jadi bloger yang biasa-biasa saja? Selain itu, mengapa harus berlama-lama nge-blog kalau ada cara cepat jadi seleb blog? Ini zaman instant, Mas.” « Read the rest of this entry »

Garuda Pecas Ndahe

Oktober 23, 2007 § 19 Komentar

Sebagian teka-teki penyebab kecelakaan pesawat terbang Boeing 737 (GA 200) milik PT Garuda Indonesia di Bandar Udara Adisutjipto, Yogyakarta, Maret silam, terungkap sudah.

Kemarin, Komite Nasional Keselamatan Transportasi menyimpulkan kecelakaan itu disebabkan oleh kecepatan pesawat yang berlebihan (baca: ngebut).

Pesawat nahas itu menyentuh landasan pacu (touch down) dengan kecepatan 221 knot — 87 knot lebih cepat dari seharusnya.

Meski demikian, Komite menolak kecelakaan itu disebut sebagai kesalahan pilot atau human error, melainkan sistem. « Read the rest of this entry »

Balita Pecas Ndahe

Oktober 23, 2007 § 29 Komentar

Anak-anak memang makhluk yang luar biasa mencengangkan. Seperti spon, mereka menyerap apa saja. Seperti cermin, mereka meniru apa saja. Begitu juga ekspresi mereka yang selalu spontan dan di luar dugaan.

Lihat saja bagaimana anak-anak mengeksplorasi lawan jenisnya seperti foto di atas. Sampean pasti ndak pernah membayangkan bakal seperti itu, kan? « Read the rest of this entry »

Donuts Pecas Ndahe

Oktober 22, 2007 § 25 Komentar

Yang ini punya orang Indonesia: Johny Andrean.

Yang ini ada di Malaysia — menurut blog ini.

Mirip? Mmm …

Rasa Sayange jilid 2? Mungkin …

Hamilton Pecas Ndahe

Oktober 22, 2007 § 22 Komentar

Saya baru saja menyaksikan sejarah dipahat di Sirkuit Interlagos, Sao Paulo, Brasil. Pembalap Ferrari, Kimi Raikkonen, untuk pertama kalinya menjadi juara dunia Grand Prix Formula 1.

Menyelesaikan finish di urutan pertama, pembalap berjuluk The Ice Man itu mengungguli rekan setimnya, Felipe Massa, dan Fernando Alonso dari McLaren-Mercedes. Raikkonen sekaligus mengubur impian pembalap Inggris, Lewis Hamilton, menjadi juara dunia GP F1 termuda dalam sejarah.

Tapi, buat saya, bukan Raikkonen bintang balapan Interlagos, melainkan Hamilton. Dia bertarung seperti banteng ketaton dalam lomba yang sangat dramatik. Sayang, Dewi Fortuna sedang menjauh dari pembalap McLaren-Mercedes itu … « Read the rest of this entry »