Penyiar Pecas Ndahe
Oktober 17, 2007 § 13 Komentar
Sampean pernah memperhatikan ndak, daerah/kota mana yang paling sering disebut-sebut penyiar TV dalam dua pekan terakhir ini? Cikampek, Cirebon, Nagreg?
>> Bukan. Yang paling sering disebut itu daerah rawan macet.
Pantai mana yang paling kerap disebut? Pantai Kuta? Pantai Losari?
>> Bukan. Pantai utara (Pantura)
Pasar mana yang hampir tiap hari nongol di TV? Pasar Turi? Pasar Klewer? Pasar Beringharjo?
>> Bukan. Pasar tumpah.
Ya, ya, ya … ini memang tebakan ndak mutu bin wagu, Ki Sanak. Jayus. Basbang. Mohon maaf. Tapi, begitulah yang saya peroleh setiap kali saya menonton TV. « Read the rest of this entry »
Boros Pecas Ndahe
Oktober 16, 2007 § 17 Komentar
Lebaran ternyata membuat hidup kita semakin boros — paling tidak barang sejenak. Ndak percaya?
Mari kita lihat. Kapan sampean beli sekaleng biskuit Khong Guan kalau bukan menjelang Lebaran? Kapan sampean terakhir beli baju koko bila bukan mau salat Ied? Kapan sampean memborong berbotol-botol sirop kalau bukan saat Lebaran mau datang?
Sejak kapan sampean rela mengeluarkan uang [mungkin] dua kali lipat untuk mengganti karcis bus/kereta/pesawat? Ndak setiap hari kan sampean beli oleh-oleh buat sanak kadang di kampung?
Pada hari-hari biasa, sampean tentu ogah beli sekaleng biskuit, botol sirop, atau sekotak mie instan. Hari-hari sebelumnya mana mau sampean belanja kue lidah kucing dan kastengel. Beli tiket mahal? Ah, lebih baik adu mulut dengan kernet bus.
Itu belum seberapa, Ki Sanak. Sampean kan masih beli parsel untuk rekanan bisnis; ngasih uang saku buat pembantu yang mau mudik, tukang sampah langganan, satpam di kompleks; sedekah/zakat fitrah; dan sebagainya.
Apa artinya? Peningkatan belanja. Uang keluar yang lebih banyak. Boros. « Read the rest of this entry »
Aksi Pecas Ndahe
Oktober 15, 2007 § 15 Komentar
Hari ini saya mau mengajak sampean ikut memeriahkan Blog Action Day. Ini sebuah perhelatan akbar dengan peserta para bloger seluruh dunia. Penyelenggara aksi ini bertujuan membuat semua orang berbicara tentang masa depan yang lebih baik.
Bagaimana caranya? Pada hari ini, para bloger akan bersama-sama untuk menyuarakan satu isu penting kepada setiap orang, isu lingkungan hidup.
Setiap bloger akan menulis tentang lingkungan hidup dengan caranya masing-masing sesuai dengan topik blog mereka.
Lah, saya nulis apa dong? Begitu mungkin sampean akan bertanya. Maklum, buat sebagian orang sekarang masih hari libur, Ki Sanak, saat untuk leyeh-leyeh. Mosok harus bikin yang serius-serius? « Read the rest of this entry »
Telunjuk Pecas Ndahe
Oktober 14, 2007 § 15 Komentar
Saya selalu terheran-heran [sekaligus kagum] setiap kali menyusuri ranah digital dan menengok beberapa blog yang tetap “hidup” hari-hari ini. Karena, saya masih menemukan blog-blog yang tetap rajin menerbitkan beberapa tulisan terbaru dan mendapat komentar.
Di saat libur Lebaran begini kok ya ada yang masih rajin nge-blog? Ketika sebagian orang tengah asyik beranjang sana-anjang sini, bersalam-salaman dengan tetangga-sanak-kerabat, kok ya ada yang lebih memilih hanyut di alam digital: mencari inspirasi, membuka pc atau laptop, lalu ketak-ketik menjadikannya sebuah posting?
Siapakah yang mereka cari? Siapakah yang akan mereka temui? Siapakah yang mereka salami? Adakah yang mereka tunggu? Adakah sop iga di Internet? Adakah kehangatan pelukan pacar gelap di sana? « Read the rest of this entry »






