Pengumuman Pecas Ndahe

Oktober 4, 2007 § 34 Komentar

Baru Agustus lalu saya bikin posting soal stiker PLN ini.

Eh, pagi tadi saya menemukan stiker pemberitahuan dari PLN ini di wadah pelindung meteran setrum rumah saya.

Heran. PLN tuh maksudnya pigimana, seh? Bikin aturan kok mencla-mencle. Plin-plan. Ngeselin bener. Wis jan, pecas ndahe tenan …

Jangan-jangan PLN itu singkatan dari Pabrik Loenpia Negara?

Ubud Pecas Ndahe

Oktober 3, 2007 § 9 Komentar

Terus terang saya memang ndak punya kemewahan waktu sebanyak perempuan kemayu itu. Dia mengaku punya seminggu penuh untuk ikut reriungan di Ubud itu. Saya tidak.

Ndak apa-apa. Ini cuma soal quality of time. Yang penting, sebagai penulis blog kelas abal-abal, saya juga beroleh kaos ini. Dia malah belum tentu punya.

Hohoho … Tuhan memang Maha Adil.

[PS: ada salam dari penghuni Petulu Gunung buat kamu, Nduk!]

Godaan Pecas Ndahe

Oktober 3, 2007 § 48 Komentar

Pada sebuah motel di pinggir selatan Jakarta. Malam belum terlalu tua. Baru juga pukul 21.00. Sepasang lelaki dan perempuan tergolek telanjang di atas ranjang yang kusut masai. Baju mereka berceceran di lantai. Botol-botol air mineral kosong berserakan di atas meja. Sebuah asbak bundar dari beling nyaris penuh puntung.

Si lelaki terpejam. Si perempuan menatap wajah lelaki paruh baya itu nyaris tak berkedip. Keringat mengalir pelan dari dahi si lelaki, turun ke leher. AC di dinding berkekuatan 1 PK itu tampaknya tak kuasa mendinginkan ruangan.

Si perempuan mengusap pelan butir-butir keringat itu, khawatir sang lelaki terbangun. Ia tak mau kenikmatannya menatap telaga yang teduh dan tak setiap hari ada di depannya itu terganggu. Begitu tenang, begitu nyaman. Hangat. Menenangkan.

“Are you staring at me, dear?” lelaki itu tiba-tiba terjaga dan bertanya. “Something wrong?” « Read the rest of this entry »

Sutiyoso Pecas Ndahe

Oktober 2, 2007 § 43 Komentar

Ini namanya baru ramai. Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso — yang sebentar lagi akan diganti — kemarin secara resmi mencalonkan diri sebagai presiden Indonesia 2009.

“Saya tidak menilai memiliki kelebihan, tetapi biar masyarakat sendiri yang menilai apakah saya layak atau tidak,” katanya dalam acara deklarasi yang diselenggarakan di sebuah hotel di Jakarta kemarin. « Read the rest of this entry »

Aidit Pecas Ndahe

Oktober 1, 2007 § 51 Komentar

Siapakah Dipa Nusantara Aidit (D.N. Aidit) sebenarnya? Seorang panutan atau cuma si brengsek di sebelah rumah?

Bacalah buku-buku sejarah atau tontonlah film G30S/PKI yang legendaris itu. Dijamin sampean ndak akan mendapat kesimpulan yang tunggal.

Aidit, seperti halnya tokoh-tokoh nasional tempo doeloe, adalah sosok yang menggetarkan. Dalam usia 31 tahun, ia mengambil kursi kepemimpinan PKI — salah satu dari empat partai terbesar di Indonesia waktu itu. Tapi, hari ini, 42 tahun yang lalu, namanya berubah 180 derajat. Dia dituduh sebagai dalang tunggal Gerakan 30 September.

Hari ini, saya ingin mengajak sampean melakukan sebuah tamasya sejarah lima menit untuk mengenal Aidit. Sekilas saja. « Read the rest of this entry »